All Posts - SUARA MERDEKA HARI INI

Wednesday, March 6, 2019

Makmurkan Masjid, Kapolrestabes Medan Gelar Safari Sholat Subuh Berjamaah


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Kapolrestabes Medan Kombes Pol.DR.Dadang Hartanto bersama Team 23 melakukian giat Sholat Subuh berjamaah dan menyapa subuh bersama warga Komplek Pondok Surya di Mesjid Al Ikhlas, kelurahan Helvetia Timur, kecamatan Medan Helvetia pada Rabu (06/03/2019).

Kehadiran Kapolrestabes Medan bersama Team 23 Sholat Subuh di Mesjid Al Ikhlas di sambut Ketua Yayasan Al Ikhlas Komplek Pondok Surya dan Bapak H.Amri Nasution Kepala Bidang Peribadatan dan Dakwah Yayasan Al Ikhlas serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat yang turut hadir dalam Sholat Subuh berjamaah.

Usai kegiatan Sholat Subuh, Kapolrestabes Medan sempat berkomunikasi dengan beberapa Jamaah Masjid Al Ikhlas Komplek Pondok Surya, kelurahan Helvetia Timur, kecamatan Medan Helvetia.

Kapolrestabes Medan menerangkan maksud dari kegiatan sholat subuh ini, hanya semata-mata untuk beribadah yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu tentunya bisa bersilahturahmi langsung dengan warga mashyarakat.

"Program kami memakmurkan Masjid yaitu dengan cara Sholat Subuh Berjamaah, Maghrib Mengaji dan Jum'at Barokah yang mana, kami laksanakan serentak di setiap hari Jum'at di jajaran Polrestabes Medan dan untuk mendapatkan Ridho Allah SWT dan bersilaturahmi kepada warga, sekaligus menyampaikan informasi yang berkembang saat ini," kata Dadang.

Sholat Subuh Berjamaah, imbuh Kapolrestabes, bagi Personil Kepolisian bertujuan untuk membangun personil yang memiliki keimanan dan ketaqwaan yang kuat, sehingga dalam pelaksanaan tugas dapat terkontrol dengan baik serta dapat melayani masyarakat dan menjadi contoh suri tauladan di mata masyarakat.

"Inilah cara kami memakmurkan Masjid, agar semakin banyak yang datang, dengan harapan berjuang menebar kebaikan dan bersilaturahmi dengan masyarakat," pungkasnya.

■ Aini Halim

Panglima TNI: TNI Siap Bantu Bawaslu RI Demi Kelancaran Pemilu 2019


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Tentara Nasional Indonesia (TNI) siap  mendukung dan  membantu  Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) dalam melaksanakan tugasnya demi kepentingan dan kelancaran Pemilu Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. usai menerima audiensi Bawaslu RI terkait pelaksanaan pengawasan Pemilu Pilpres dan Pileg tahun 2019 yang dipimpin oleh Abhan S.H., M.H. sebagai Ketua Bawaslu RI, bertempat di Subden Mabes TNI, Jl. Merdeka Barat No. 2, Jakarta Pusat, Rabu (6/3/2019).

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI didampingi oleh Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI, Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos dan Wakil Asisten Intelijen (Waasintel) Panglima TNI, Brigjen TNI (Mar) R. Widad. P. Ajie, M.B.A.

Panglima TNI mengungkapkan bahwa sesuai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, sudah menjadi tugas dan tanggung jawab TNI dalam menjaga keselamatan bangsa dan negara.  “TNI tetap komitmen dan menjunjung tinggi netralitas, hal ini tidak bisa ditawar-tawar lagi karena netralitas TNI adalah harga mati”, tegasnya.

“Sebagai Panglima TNI saya mempunyai kewajiban mengamankan Pemilu Pilpres dan Pileg tahun 2019.  TNI selalu siap membantu, kalau itu untuk kepentingan dan keselamatan bangsa,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu RI Abhan yang didampingi oleh Fritz Edward Siregar (Anggota), Labyoni (Kepala Biro Teknis Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu) dan Ali Imron (Kasubag Kerja Sama Antar Lembaga) dalam audiensinya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beserta jajarannya atas komitmen TNI yang menjunjung tinggi netralitas TNI.

Abhan juga menyampaikan kepada Panglima TNI bahwa jajaran Bawaslu RI akan banyak berkoordinasi dengan aparat TNI, khususnya yang berada di wilayah-wilayah rawan dan terpencil serta sulit terjangkau, seperti di Papua.

“Bawaslu sangat membutuhkan dukungan bantuan transportasi termasuk pengamanan dan keamanan dalam menghadapi berbagai dinamika dan situasi pelaksanaan Pemilu Pilpres dan Pileg tahun 2019”, ucapnya.

■ Rasyid/Puspen TNI 

Kasum TNI : Penegak Hukum TNI Harus Profesional dan Berintegritas


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Satuan penegak hukum TNI memiliki komitmen untuk memperkuat soliditas dan mampu bersinergi. Begitu juga dengan sumber daya manusia, aparat penegak hukum dituntut untuk profesional, solid dan berintegritas terhadap tugasnya.

Demikian amanat tertulis Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Joni Supriyanto yang dibacakan oleh Kepala Badan Pembinaan Hukum (Kababinkum) TNI, Mayjen TNI Joko Purnomo, S.H., M.H., pada saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Hukum (Rakorniskum) TNI Tahun 2019 yang diikuti 145 peserta, bertempat di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur, Rabu (6/3/2019).

“Dalam menghadapi dinamika perubahan lingkungan strategis yang begitu cepat dan dinamis telah dapat diantisipasi oleh TNI dengan mentransformasi diri menjadi suatu organisasi yang profesional, modern dan tangguh”, katanya.

Menurut Letjen TNI Joni Supriyanto, khusus bidang hukum, satuan penegak hukum di lingkungan TNI harus cepat menyesuaikan diri, membangun satuan dan aparat penegak hukum dengan kualifikasi sumber daya manusia berbasis kompetensi, untuk mencapai standar prajurit yang profesional, berjiwa satria, militan dan loyal.

Kasum TNI juga mengatakan bahwa dalam mengatasi permasalahan hukum dilakukan dengan langkah-langkah yang tepat dan bermanfaat untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI. Menurutnya, hal ini sangat sesuai dengan tema Rakorniskum yang diangkat “Dilandasi Profesionalisme dan Sinergitas, Babinkum TNI beserta Komunitas Hukum TNI, Siap Melaksanakan Tugas Pokok TNI”.

Lebih lanjut dikatakan bahwa langkah-langkah solusi yang diambil dapat segera diwujudkan piranti-piranti lunak yang mampu menjadi kekuatan payung hukum bagi TNI terhadap penanganan penyelesaian permasalahan.

“Kompleksitas permasalahan yang ada saat ini, telah berkembang cepat dan membutuhkan metode atau pola penanganan tertentu, namun tetap berprinsip sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, tanpa mengabaikan kepentingan militer guna mendukung tugas pokok TNI”, ujarnya.

Kasum TNI mengingatkan pula bahwa dalam kerangka integrated criminal justice system, agar semakin ditingkatkan upaya-upaya nyata untuk mewujudkan peradilan yang jujur, benar, dan adil. “Menjaga independensi dalam tercapainya pemberian bantuan hukum dan dukungan hukum serta percepatan proses penyelesaian perkara di lingkungan TNI secara cepat dan tepat”, katanya.

 ■ Rasyid/Puspen TNI 

Panglima TNI Terima Pengurus Besar IDI



SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi oleh Aspers Panglima TNI Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S., Aster Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos dan Kapuskes TNI Mayjen TNI dr. Ben Yura Rimba, MARS, menerima kunjungan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Rombongan IDI yang beranjangsana tersebut terdiri dari dr. Daeng M. Faqih, S.H., M.H. (Ketua Umum), dr.  Moh.  Adib Khumaidi, Sp.OT., Ek. (Wakil Ketua Umum), dr. M. Nasser, Sp.KK, LLM, D.Law. (Anggota Dewan Pertimbangan), dr. Fery Rahman, M.KM. (Wakil Sekjen I) dan dr. Iqbal Mubarak (Bidang Mitigasi dan Penanggulangan Bencana), bertempat di Subden Mabes TNI, Jl. Merdeka Barat No. 2, Jakarta Pusat, Selasa (5/3/2019).

Penegakan Hukum Harus Dilaksanakan Secara Transparan


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Dalam rangka mendukung tugas pokok TNI serta untuk mewujudkan jati diri TNI yang profesional, maka penegakan hukum harus dilaksanakan secara cepat, akuntabel dan transparan.

Demikian sambutan tertulis Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto S.I.P., yang dibacakan oleh Irjen TNI Letjen TNI M. Herindra, M.A., M.Sc, dihadapan ratusan Komuniti Perwira Hukum TNI di lingkungan Mahkamah Agung, Kementerian dan Mabes TNI, bertempat di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (5/3/2019).

Panglima TNI mengatakan perlu adanya payung hukum bagi TNI dalam melaksanakan tugas, sehingga perlu dukungan seluruh Perwira Hukum TNI yang ada di Kementerian dan Lembaga terkait yang membidangi hukum untuk mendukung program TNI di bidang Legislasi.

“Saat ini masih dibahas antar Kementerian, RUU tentang Rahasia Negara, RUU tentang Persandian, RUU Pemasyarakatan Militer, RUU tentang Perbantuan TNI Kepada Polri Dalam Rangka Tugas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, RUU tentang KUHPM, RUU Hukum Pidana dan beberapa rancangan Peraturan Pemerintah serta Peraturan Presiden”, jelasnya.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakatan bahwa pada dasarnya TNI dibentuk untuk menyelenggarakan tugas negara di bidang pertahanan negara dalam menghadapi berbagai ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.  “TNI juga disiapkan untuk melaksanakan tugas dalam rangka mendukung kepentingan nasional sesuai peraturan perundang-undangan”, ucapnya.

“Aparat penegak hukum di lingkungan TNI harus sinergi dan memahami betul tugas dan tanggung jawab serta memperhatikan aspek kepentingan hukum, kepentingan umum dan kepentingan militer”, ujarnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, peran Perwira Hukum sangat penting sehingga harus mengerti dan paham tentang operasi TNI.   “Penerapan dan antisipasi aturan hukum yang tepat dalam operasi TNI, tidak saja menjadikan pasal-pasal hukum sebagai perisai, tetapi sekaligus sebagai peluru atau pedang untuk mengalahkan lawan yang membahayakan keamanan nasional”, tegasnya.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menekankan kepada seluruh komuniti Perwira Hukum TNI agar meningkatkan kemampuan, kapasitas dan perluas wawasan.  “Jadilah Perwira TNI yang mumpuni, sehingga mampu berbicara di forum-forum TNI, forum nasional, dan bahkan internasional,” pungkasnya.

 ■ Rasyid/Puspen TNI

Panglima TNI: Berita Hoax Melemahkan Moral Anak Bangsa


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Siswa-siswi SMA Taruna Nusantara yang memliki keunggulan karakter jangan mudah mempercayai berita-berita hoax, apalagi  sampai menjadi citizen journalism atau pewarta warga bagi berita-berita hoax.  Berita-berita hoax itu akan melemahkan moral anak bangsa dengan tujuan untuk memecah belah bangsa.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat memberikan pembekalan kepada 367 siswa dan siswi SMA Taruna Nusantara Kelas XI, bertempat di Gedung Serba Guna Suharnoko Harbani Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (5/3/2019).

Panglima TNI mengatakan bahwa apabila moral bangsa sudah lemah maka Indonesia pasti akan menuju kehancuran.  Oleh sebab itu, persatuan dan kesatuan bangsa sebagai salah satu karakter bangsa harus kuat dan jangan mudah dipengaruhi oleh berita-berita yang tidak bertanggungjawab (hoax).

“Apabila kita mudah menerima informasi-informasi yang tidak benar, maka karakter moral kita sudah terganggu. Kita tidak boleh menerima informasi dengan mudah tanpa didukung fakta dan data yang akurat”, tegasnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, SMA Taruna Nusantara berbeda dengan sekolah lainnya.  Di SMA Taruna Nusantara, para siswa dan siswi dididik dengan disiplin yang tinggi serta mampu memilih dan memilah informasi.  “Saya yakin karakter yang di bentuk SMA Taruna Nusantara ini adalah karakter yang unggul”, katanya.

Selanjutnya Panglima TNI mengatakan bahwa dengan terbentuknya karakter, lulusan  SMA Taruna Nusantara sudah berkiprah dan telah menunjukan kerja yang sangat baik dan berprestasi. “Saya yakin kalian semua juga ingin mengikuti senior-senior kalian”, ucapnya.

“Saat ini mereka yang menjadi TNI sudah berpangkat Kolonel dan banyak yang menjadi Atase Pertahanan serta duduk di tempat-tempat yang strategis,” ungkapnya.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengharapkan siswa dan siswi SMA Taruna Nusantara bisa mencontoh senior-senior lulusan SMA Taruna Nusantara untuk berbuat yang terbaik.  “NKRI tanpa ada sumber daya manusia yang tangguh dan unggul tidak akan bisa cepat maju, apalagi tahun 2045 mendatang Indonesia sudah mencanangkan Indonesia Emas”, tuturnya.

“Kalian semua yang mengawaki dan akan mendorong Indonesia menjadi hebat, dengan ekonomi yang tinggi untuk menyongsong masa depan Indonesia Emas,” harapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Agung Prasetiawan, M.A.P., Aspers Panglima TNI Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S., Aster Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos., Askomlek Panglima TNI Laksda TNI Lutfi Syaefullah, S.H., M.M., M.M.D.S., dan Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi.

■ Rasyid/Puspen TNI

Tuesday, March 5, 2019

Kunjungi Hifzul Mursalin Tasikmalaya, Brigif Raider 13 Kostrad Bagikan Sembako


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-58 Kostrad, prajurit bersama Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XI Brigif Raider 13 Kostrad melaksanakan kegiatan bakti sosial anjangsana dan pembagian sembako kepada Yayasan Hifzul Mursalin di Ds. Sukarindik, Kecamatan Bungursari, Tasikmalaya, Senin (04/03/2019).

Danbrigif Raider 13 Kostrad Kolonel Inf Khabib Mahfud S.I.P yang diwakili Kasbrigif Raider 13 Kostrad Letkol Inf Ryzaldy ST S,Sos. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-58 Kostrad yang merupakan kegiatan rutin anggota Brigif Raider 13 Kostrad dimana Yayasan Hifzul Mursalin ini merupakan salah satu yayasan yang dibangun oleh Satuan Brigif Raider 13 Kostrad.

"Melalui kesempatan baik ini kami dari satuan Brigif Raider 13 Kostrad minta do'anya agar diberikan keselamatan dan kelancaran kepada satuan kami yang sedang melaksanakan tugas diantaranya satuan Yonif Raider 321 Kostrad melaksanakan Satgas Pengamanan daerah rawan Papua dan Yonif Raider 303 Kostrad yang akan melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-Malaysia," pungkasnya.

Selain itu kegiatan anjangsana dan pembagian sembako ini merupakan bentuk kepedulian anggota dan Persit KCK Brigif Raider 13 Kostrad dan berharap bisa membantu sebagian kebutuhan yang ada di Yayasan Hifzul Mursalin ini.

Antusias dan sambutan yang baik dari Yayasan Hifzul Mursalin terhadap kegiatan ini karena merasa diperhatikan dan berharap agar hubungan baik antara anggota dan Persit KCK Cab. XI Brigif Raider 13 Kostrad dapat selalu terjaga.

■ Rasyid/Penkostrad

Panglima TNI Teken MoU dengan Tiga Bank BUMN


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Tentara Nasional Indonesia (TNI) memperkuat kerja sama dalam bidang Penyediaan dan Penggunaan Jasa Layanan Perbankan di lingkungan TNI dengan tiga Bank Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan  PT Bak Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.I.P. dengan Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmojo,  Direktur Utama BRI Suprajarto dan Direktur  Utama Bank BNI Achmad Baiquni di Gedung Sudirman Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (4/3/2019).

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menerima audiensi dari ketiga Direktur Utama Bank BUMN. Dalam pertemuan tersebut di bahas antara lain tentang pelayanan perbankan bagi keluarga besar TNI dan Kredit Kepemilikan Rumah untuk prajurit yang tersebar di seluruh penjuru tanah air.

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara TNI dengan ketiga Bank milik pemerintah tersebut dianggap penting karena dapat menguntungkan antara pihak TNI dan perbankan.  TNI memandang sangat perlu untuk memanfaatkan layanan perbankan secara lebih optimal.

Personel TNI dan keluarga besar TNI yang menggunakan layanan perbankan dan berbagai kegiatan operasi yang dilaksanakan TNI membutuhkan dukungan layanan keuangan dari perbankan.

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, Irjen TNI Letjen TNI M. Herindra, M.A., M.Sc., Danjen Akademi TNI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., para Asisten Panglima TNI dan Kas Angkatan serta Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi.

■ Rasyid/ Puspen TNI

Monday, March 4, 2019

Warga Banjar Sambut Antusias Karya Bakti Yonif R 323 Kostrad


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-58 Kostrad, Danyonif Raider 323 Kostrad Mayor Inf Afriandy Bayu Laksono, S.Sos., M.I.Pol. memerintakan jajaran Kompi untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial di daerah desa binaan masing-masing kompi, hal ini disampaikan agar hubungan yang selama ini terjalin baik serta mampu mengatasi kesulitan masyarakat khususnya di Kota Banjar, Minggu (03/03/2019).

Dalam kegiatan bakti sosial tersebut dihadiri oleh perangkat desa, masyarakat, prajurit Yonif Raider 323 dan Persit 323 Kostrad. Kegiatan bakti sosial yang dilakukan diantaranya penyuluhan kesehatan tentang hidup bersih, pengobatan gratis, fogging, karya bakti bersama masyarakat, sunatan door to door, penyerahan tali asih kepada janda jompo berupa sembako, pemberian minuman tambahan gizi dan pemberian alat tulis kepada anak-anak sekolah, pemberian alat olahraga ke pemuda karang taruna dan pemberian bendera merah putih untuk digunakan jalan kampung serta halal bihalal.

Kapten Inf M. Deri Saputra menyampaikan bahwa begitu sangat pentingnya hidup berbudaya, dalam hal ini adalah budaya sosial antar sesama. Mengingat dalam hal ini bersamaan dengan HUT ke-58 Kostrad, kami salah satu satuan Kostrad yaitu Yonif Raider 323 Kostrad yang berada di wilayah Kota Banjar hadir dan turut berkarya di tengah-tengah masyarakat sekalian.

"Kami akan selalu berbakti dan bersosial terhadap bangsa dan negara ini demi terciptanya kerukunan kelangsungan hidup," tambah Kapten Deri.

Pak Yayat merupakan salah satu Kepala Desa di Kota Banjar menyampaikan atas nama warga masyarakat Kota Banjar bahwa sangat berbangga atas kehadiran TNI khususnya  terhadap satuan Yonif Raider 323 Kostrad yang sudah sekian lamanya berbaur dan berkiprah dengan warga.

"Kehadiran prajurit Kostrad khususnya Yonif Raider 323 Kosttad selalu membawa dampak positif dan membawa suasana nyaman dikalangan masyarakat," ungkapnya.

 ■ Rasyid/Penkostrad

Tingkatkan Kinerja Aparat Intelijen, Divif 2 Kostrad Gelar Rakernis di Malang


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Dalam rangka meningkatkan kinerja aparat intelijen, para staf Intel sejajaran Divif 2 Kostrad melaksanakan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Intel/Pam tahun 2019 di Gedung Sandoyo, Markas Divif 2 Kostrad,  Singosari, Malang, kemarin.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wakil Asisten Intelijen Kasdivif 2 Kostrad, Letkol Inf Deni Eka Gustiana ini mengusung tema “Dilandasi Profesionalisme, Loyalitas Dan Kemanunggalan Dengan Rakyat, Aparat  Intelijen Dan Pengamanan Serta Insan Penerangan Siap Mendukung Tugas Pokok Divif 2 Kostrad,”.

Tema tersebut selaras dengan tujuan dilaksanakannya Rakernis, yakni para aparat intelijen harus memiliki sikap yang berjiwa kesatria, semangat tinggi, loyal serta setia kepada pimpinan, mempunyai keterampilan/kecakapan khusus bidang intelijen yang memiliki sikap maupun cara berpikir sesuai dengan tuntutan zaman, sehingga siap melaksanakan tugas di bidang Intelijen dan Penerangan.

Disamping itu, pada Rakernis tersebut dipaparkan juga Program Kerja dan Anggaran Divif 2 Kostrad bidang Intel/Pam oleh Letkol Deni, sebagai penjabaran dari pokok-pokok kebijakan Pangkostrad bidang Intel/Pam.

Letkol Deni juga membacakan sambutan Asintel Kasdivif 2 Kostrad, Kolonel Inf Putra Widyawinaya, S.H. yang mengatakan bahwa memasuki TA. 2019 ini para aparat intellijen akan menghadapi tugas yang tidak ringan yaitu pengamanan Pemilu Calon Legislatif serta Calon Presiden dan Wakil Presiden yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 mendatang. “Tidak menutup kemungkinan banyak kerawanan yang akan terjadi," terang Kolonel Putra dalam sambutannya.

“Dengan adanya kerawanan tersebut, saya perintahkan kepada para pejabat intel untuk segera memetakan potensi kerawanan Pemilu di wilayah masing-masing dan menggelar aparat intelijen dalam rangka memonitor wilayah rawan tersebut, bahkan sampai dengan merencanakan tindakan kontijensi bila terjadi konflik/kerusuhan dampak dari Pemilu. Jaga netralitas TNI AD selama Pemilu," tegasnya.

■ Rasyid/Penkostrad

Jelang Pilpres, UAS Ajak Umat Islam 17 April Jangan Tidur Sampai Dzuhur


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Tabligh Akbar "Merajut Ukhuwah Islamiyah" bersama Ustadz Abdul Somad, Lc, MA digelar di Bukittinggi - Agam pada 3 Maret 2019.

Dalam kesempatan itu, Ustadz Abdul Somad mengajak seluruh umat islam untuk mendatangi TPS (Tempat Pemungutan Suara) pada hari pencoblosan Pemilu 17 April 2019 mendatang.

"Sebelum ke TPS, subuhnya shalat dulu, lalu dzikir. Setelah itu baru datang ke TPS. Pokoknya, pada 17 April, jangan tidur sampai dzuhur," kata Ustadz Abdul Somad saat memberikan tausyiah di Lapangan Pacuan Kuda Bukik Ambacang Bukittinggi, pada Minggu (03/03)

Ulama super terkenal ini juga mengingatkan kepada masyarakat untuk menghindari politik uang dan tidak mencoblos caleg yang memberikan uang.

"Saya bukan orang politik, bukan juga tim kampanye. Saya hanya menyampaikan pesan KPU dan Bawaslu. Kira-kira KPU dan Bawaslu terbantu tidak dengan penyampaian saya ini? Kalau terbantu kok saya tak pernah dapat penghargaan?" kata Somad guyon, lalu disambut tawa hadirin.

Pada bagian lain, Ustadz Abdul Somad berpesan kepada para jamaah untuk tetap menjaga silaturrahmi, meski harus berbeda pilihan.

"Jangan gara-gara beda pilihan putus silaturrahmi. Jangan gara-gara beda pilihan ribut di WA (Whatsapp) lalu banting HP-nya. Kalau HP-nya rusak, calonnya yang menang juga tidak ganti HP-nya yang rusak kan?," katanya.

Acara Tabligh Akbar ini diikuti oleh lebih dari seratus ribu jamaah yang memadati Lapangan Pacuan Kuda Bukik Ambacang Bukitinggi-Sumbar.

Para jamaah tidak hanya berasal dari Bukittinggi, tapi juga datang dari berbagai daerah di Sumbar. Mereka datang berombongan dengan menggunakan berbagai jenis kendaraan bus.

 ■ IIN

Sunday, March 3, 2019

Dihadapan 70.000 Santri Jatim, Panglima TNI Ajak Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Persatuan dan kesatuan seluruh komponen bangsa sangat penting, karena hanya dengan persatuan dan kesatuan yang kokoh, Indonesia sebagai bangsa yang besar akan dapat memaksimalkan upayanya menjadi negara yang terkemuka dan maju. Oleh karena itu, untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju maka hendaknya diawali dengan memberikan pendidikan yang baik.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dihadapan 70.000 santri/santriwati, para Alim Ulama, Pengasuh Pondok Pesantren dan masyarakat Malang pada acara Haul Maha Guru Al-Ustadzul Imam Al-Habr Al-Quthub Al-Habib Abdul Qodir bin Ahmad Bilfaqih Al Alawy ke-58 di Pondok Pesantren Darul Hadits Al-Faqhiyyah, Jl. Aries Munandar No. 8A-10, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (3/3/2019).

Panglima TNI mengatakan bahwa sebagai bangsa Indonesia yang ber-Bhinneka Tunggal Ika, tugas kita semua (Warga Negara Indonesia) untuk membina diri agar dapat mengolah berbagai potensi alam dan potensi bangsa ini menjadi negara yang maju dan sejahtera.

“Hanya melalui pendidikan yang majulah, maka bangsa ini akan dapat menjadi bangsa yang besar, bangsa yang bersatu, bangsa yang dapat mengolah potensi alamnya yang sangat kaya”, katanya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, tantangan di masa mendatang akan semakin kompleks. Indonesia bersaing dengan berbagai negara yang juga pasti tidak mau tertinggal. Untuk itu, kemajuan yang ada harus disikapi dengan baik, dengan membangun umat yang berkualitas. “Umat yang berkualitas adalah umat yang mengamalkan ajaran agamanya dengan baik, sekaligus membina diri dengan berbagai ilmu pengetahuan dan wawasan”, ujarnya.

“Pondok pesantren adalah samuderanya ilmu pengetahuan karena pondok pesantren tempatnya mencetak dan melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan hebat.  Pondok pesantren adalah Center Of Excelen dan tempat samuderanya ilmu pengetahuan,” ungkapnya.

Panglima TNI menegaskan bahwa perbedaan jangan menjadi kelemahan, keanekaragaman haruslah menjadi kekuatan yang saling mengisi dan melengkapi. “Mari kita songsong masa depan yang lebih cerah dengan menyiapkan diri sejak sekarang serta menjaga ke-Bhinneka Tunggal Ika-an bangsa,” ajaknya.

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya, Wakasau Marsdya TNI Fahru Zaini Isnanto, S.H., M.D.S., Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Wisnoe Prasetja Boedi, Pangdiv 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr.(Han), Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI Marsda TNI Kukuh Sudibyanto, Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Purnomo, Kapusbintal TNI Laksma TNI Budi Siswanto, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Drs. Toni Harmanto, M.H., Kadisadaau Marsma TNI Abdul Wahab, S.Sos., M.M., Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak dan Walikota Malang H. Sutiaji.

 ■ Rasyid/Puspen TNI

Bawaslu Ajak Mahasiswa Ikut Pantau Pelaksanaan Pemilu


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang terus menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif kepada masyarakat. Setelah sebelumnya menggelar sosialisasi di kawasan Resosialisasi Argorejo atau yang populer disebut Sunan Kuning, kemarin Bawaslu Jateng melaksanakan acara serupa di Kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes), Gunungpati.

Menurut Komisioner Bawaslu Kota Semarang, Naya Amin Zaini dipilihnya Unnes karena pihaknya menilai mahasiswa merupakan bagian dari pemilih milenial yang jumlahnya mencapai 30-40% dari daftar pemilih tetap (DPT) secara nasional.

Selain itu, katanya, mahasiswa juga banyak yang menjadi bagian swing voters sehingga suaranya kerap diperebutkan kontestan pemilu.

"Bawaslu berharap dengan adanya kegiatan ini akan menggerakkan para mahasiswa untuk membuat gerakan yang sistematis dalam mengampanyekan gerakan anti money politics, anti-SARA, dan anti ujaran kebencian melalui media sosial," ujar Naya dalam siaran pers yang diterima redaksi, hari ini. (03/03).

Menanggapi acara ini, Ketua DPC Persatuan Mahasiswa Hukum (Permahi) Semarang, Alex Pamungkas, mengaku siap menindaklanjuti hasil sosialisasi dengan Bawaslu tersebut. Bahkan, Permahi Semarang siap mengerahkan anggotanya sebagai pemantau pemilu melalui lembaga yang sudah ada di Semarang, seperti Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro)

"Permahi terkendala administrasi dan pendanaan, sehingga bergabung dengan pemantau pemilu yang sudah ada menjadi pilihan yang strategis," ujar Alex.

Dalam acara sosialisasi bertajuk Ngerumpi Bareng Pemilu itu turut hadir beberapa aktivis mahasiswa yang tergabung dalam BEM Fakultas Hukum dan UKM Matahati. Acara kemudian ditutup dengan pembacaan ikrar bersama menolak money politics.  (rls)

Panglima TNI : Achmad Wiranatakusumah Merupakan Sumber Inspirasi Bagi Generasi Penerus


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. sebagai salah satu pembicara pada acara peluncuran buku Letjen TNI (Purn) Achmad Wiranatakusumah : “Komandan Siluman Merah”, di Gedung Serba Guna Galeri Nasional, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat malam (1/3/2019).

Panglima TNI mengatakan bahwa Letjen TNI (Purn) Achmad Wiranatakusumah adalah satu diantara sesepuh TNI yang menjadi legenda.  “Beliau terkenal karena menjadi sikap, teladan, serta kepemimpinan yang menonjol, tidak hanya di masa damai, tetapi juga di masa perang dan perjuangan”, ucapnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, cerita kehidupan Letjen TNI (Purn) Achmad Wiranatakusumah sesungguhnya tidak sekedar bagian dari catatan sejarah TNI dan bangsa ini, tetapi lebih penting lagi, merupakan sumber inspirasi bagi generasi penerus.

Pembicara lain pada acara peluncuran buku tersebut, diantaranya Marsda TNI Kisenda Wiranata (Kepala BAIS TNI), Eduard Lukman (mantan Editor Majalah Angkasa dan Dosen UI), serta Kusnanto Anggoro (Peneliti dan Pengamat Militer dan Pertahanan).

Buku Letjen TNI (Purn) Achmad Wiranatakusumah “Komandan Siluman Merah”, ditulis oleh Pak Aam Taram R.H. Sastanegara dan Iid D. Yahya dengan editor Pak Hendri F. Isnaeni.

Letjen TNI (Purn) Achmad Wiranatakusumah berperan penting dalam berbagai peristiwa sejarah Indonesia.  Pada masa itu, beliau telah menyadari bahwa Indonesia akan merdeka dan membangun pasukan di Ciwidey.

Pada masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan,  Letjen TNI (Purn) Achmad Wiranatakusumah bersama pasukannya Batalion Siluman Merah A3W (Ayax en drie Willem, kontak radio Achmad) bergabung dengan Divisi Siliwangi. Sebagai Komandan Batalion Siluman Merah, beliau menjalani peristiwa penting bagi Divisi Siliwangi yaitu hijrah ke Jawa Tengah dan longmarch kembali ke Jawa Barat.

Letjen TNI (Purn) Achmad Wiranatakusumah juga memimpin rombongan terakhir yang terbesar mencapai 2.500 orang. Dalam perjalanan yang panjang dan lama, beliau bersama pasukannya harus menghadapi dua musuh sekaligus, yaitu Belanda dan DI/TII SM Kartosoewirjo.

Selain itu juga, Letjen TNI (Purn) Achmad Wiranatakusumah terlibat dalam penumpasan gerakan merongrong Republik Indonesia, yaitu pemberontakan PKI di Madiun, Republik Maluku Selatan dan pemberontakan Angkatan Perang Ratu Adil serta peristiwa Zulkifli Lubis.

Dalam rangka Trikora, Letjen TNI (Purn) Achmad Wiranatakusumah mendapat tugas membangun Tjaduad (Tjadangan Umum Angkatan Darat) yang kemudian menjadi Kostrad.  Beliau menjabat Kepala Staf dengan komandannya Mayjen TNI Soeharto.  Pasca Operasi Trikora, beliau ditunjuk menjadi Ketua Tim Serah Terima Kekuasaan atas Irian Barat dari Belanda kepada Indonesia.

 ■ Rasyid/Puspen TNI

Ex-Combatan Kembali Serahkan Senjata di Republik Demokratik Kongo


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Empat orang warga ex-combatan yang kembali serahkan senjata merupakan perwujudan dari keberhasilan pembinaan territorial atau Civil and Military Coordination (Cimic) Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga)  XXXIX-A Rapidly Deployable Battalion (RDB) Mission de l’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO) di Republik Demokratik Kongo.

Demikian dikatakan Komandan Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO Kolonel Inf  Dwi Sasongko di Markas Satgas RDB, Soekarno Camp, Kalemie, Propinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo, beberapa waktu yang lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO menyampaikan bahwa penyerahan senjata tersebut dilaksanakan di tiga tempat yaitu Kampung Lekengwe, Mukondo dan Kashege.

Menurut Kolonel Inf  Dwi Sasongko, penyerahan empat pucuk senjata jenis AK-47 yang diserahkan oleh warga Ex-Combatan tersebut merupakan tindak lanjut dari penyerahan tiga pucuk senjata yang telah dilakukan dua minggu yang lalu di Kapung Bakari, Kabulo dan Kashege.

Pada kesempatan tersebut, Komandan Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO mengatakan bahwa dari empat pucuk senjata tersebut satu pucuk senjata jenis AK-47 berasal dari Kelompok Mwamba Moket asal Kampung Lekengwe, satu pucuk senjata jenis AK-47 berasal dari Kelompok Kibinja Mpalila Majifu asal Kampung Mukondo, satu pucuk senjata jenis AK-47 berasal dari kelompok Amisi Kakuji atau Mbwa ya Kanda asal Kampung Kashege dan satu pucuk senjata jenis AK-47 serta satu butir amunisi berasal dari kelompok Assani Piere Kampung Kilasi.

Selanjutnya Kolonel Inf  Dwi Sasongko menuturkan bahwa ketiga wilayah kampung tersebut merupakan daerah Red Zone atau terlarang yang berada di Axis Bendera dan Axis Nyunzu, Propinsi Tanganyika.

Proses penyerahan senjata dari warga ex-combatan kepada Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO dilanjutkan dengan pendataan dan proses administrasi yang dilakukan oleh staf Disarmament Demobilization Repatriation Reintegration and Resettelement (DDRRR) MONUSCO yang bermarkas di Kalemie.

Friday, March 1, 2019

Giat Pengobatan Door To Door Satgas Pamtas di Perbatasan Diapresiasi Warga Papua


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Kegiatan pengobatan secara gratis diberikan kepada masyarakat di perbatasan yang memang membutuhkan pelayanan kesehatan. Menyadari akan hal itu, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328 Pos Mosso yang dipimpin oleh Serda Rizal bersama team kesehatan Pos Mosso berkeliling mendatangi rumah-rumah Warga yang dalam kondisi sakit, kemarin.

Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai salah satu bentuk kepedulian personel Satgas kepada masyarakat Kampung Mosso yang merupakan daerah binaan personel Satgas.

“Pengobatan Door To Door tidak hanya bertujuan untuk memberikan pelayan kesehatan saja, namun kami juga ingin bertemu dan menyapa langsung masyarakat sehingga dapat membangun hubungan yang harmonis antara personel Satgas dengan masyarakat,” ujar Serda Rizal.

Aksi sosial yang mendapat apresiasi warga ini, menurut Serda Rizal karena didorong faktor ekonomi yang merupakan salah satu kendala bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di Kampung Mosso, selain terkendala oleh jarak yang jauh untuk bisa berobat ke Puskesmas.

Dengan adanya kegiatan pengobatan Door To Door secara gratis kepada masyarakat yang dilakukan oleh personel Satgas Yonif PR 328 kostrad memberikan dampak yang positif terhadap kesehatan dan juga tanggapan masyarakat terhadap personel Satgas yang bertugas menjaga perbatasan untuk dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Terlihat masyarakat pun sangat senang dengan adanya kehadiran personel Satgas yang memberikan pelayanan kesehatan secara gratis berupa pengobatan Door To Door dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian personel Satgas yang selalu hadir ditengah-tengah masyarakat.

■ Rasyid/Penkostrad

Jumat Berkah, Sandiaga Kunjungi Ulama Tegal dan Ponpes At-Tauhidiyyah Giren Talang


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno, selama berada di Tegal tidak hanya mengunjungi destinasi Wisata Pasar Slumpring, Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa, dan obyek wisata pemandian air panas Guci, tetapi bersilahturahmi juga dengan sejumlah ulama Tegal dan Ponpes At-Tauhidiyyah Giren Talang Tegal, Jawa Tengah pada Kamis (28/2/2019) malam.

Kunjungan penuh berkah ini pun diciutkan Sandiaga melalui akun resminya @sandiuno, beberapa saat yang lalu.

"Pengajian yang rutin dilakukan setiap malam Jum’at di Ponpes At-Tauhidiyyah Giren Talang Tegal ini bisa sampai diikuti puluhan ribu warga sekitar. Masya Allah. Yang membuat saya senang lagi, ratusan jajanan di sekitar ponpes ini laku dibeli oleh warga yang hadir ke pengajian ini," kicaunya.

Tak hanya itu, dalam kesempatan ini, Sandiaga juga bersilaturahim ke Kyai Ahmad Said bin Said At-Tauhidiyyah Giren Talang Tegal. "Saya percaya bahwa setiap silaturahim itu membawa banyak berkah dan juga membuka pintu rejeki," imbuhnya.

Sebelumnya Sandi mengunjungi destinasi Wisata Pasar Slumpring, Desa Cempaka, Tegal. Dirinya dibuat kaget dengan kondisi lokasi yang padat akan warga. Kepadatan itu bahkan dimulai dari jalanan di sepanjang lokasi wisata.

Suasana pedesaan yang begitu indah menjadikan Pasar Slumpring di Desa Cempaka, Bumijawa, Kabupaten Tegal sebagai salah satu destinasi wisata yang dikunjungi banyak wisatawan, bukan hanya lokal tapi juga mancanegara.

Dari atas mobilnya, Sandi kerap melayani warga yang ingin berjabat tangan hingga berfoto demi mengabadikan momen tersebut.

Sandi pun tak lupa mengucapkan rasa terimakasihnya karena telah disambut dan diterima dengan baik. Sesampainya di lokasi, dirinya diarak menuju saung dengan latar belakang gunung dan air jernih kolam ikan, serta kabut tipis yang mulai perlahan turun.

“Terimakasih atas sambutan yang luar biasa ini. Antusias dengan semangat perubahan. Saya berterimakasih diterima dengan baik," ujar Sandi dihadapan warga Tegal itu.

Melihat langsung lokasi wisata Desa Cempaka itu, Sandi menyebut jika tempat seperti itulah yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dan UMKM yang ada di sana.

Dalam kesempatan itu juga salah seorang warga yakni, Ketua Kelompok Sadar Wisata Desa Cempaka, Ikhsanudin menyampaikan harapan-harapannya kepada Sandi. Dirinya meminta ada perbaikan infrastruktur sehingga jumlah wisatawan bisa meningkat.

"Seperti lahan parkir yang becek dan lingkungan wisata gelap, butuh penerangan," ungkap Ikhsanudin.

Sementara itu, para penjual makanan di daerah wisata Desa Cempaka yang diwakili Ibu Umi, berharap agar bahan-bahan untuk makanan tradisional bisa lebih murah.

“Sekarang semuanya serba mahal pak, seperti gula, tepung dan bahan-bahan membuat kue. Satu lagi, pengajuan modal dimudahkan,” keluh Umi kepada Sandi.

Mendengar itu, Sandi menegaskan akan menampung aspirasi dari Ikhsanudin dan Umi. Dirinya mengatakan akan membuat harga-harga bisa lebih stabil dan memperbaiki infrastruktur.

"Fokus Prabowo-Sandi adalah ekonomi. Harga-harga kebutuhan pokok yang stabil terjangkau serta penciptaan dan penyediaan lapangan kerja,” ucap Sandiaga Uno yang disambut gemuruh tepuk tangan dari warga yang hadir di Wisata Pasar Slumpring Desa Cempaka itu.

■ Sri Suciani / PAS 

IWO Purwakarta: Jangan Lupakan Wartawan yang Telah Membesarkan Namamu Dedi Mulyadi


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Para jurnalis di kota Purwakarta menggelar aksi damai, aksi tersebut dilakukan Ikatan Wartawan Online (IWO) Purwakarta dan solidaritas Wartawan se-Jabar di depan BTN jalan Sudirman, Senin (25/2/2019) bukan tanpa alasan.

Para jurnalis ini guna menyikapi tindakan mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi yang diduga mengusir 10 wartawan saat akan melakukan peliputan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) pada Rabu,(20/2/2019) lalu di plaza hotel BIC Purwakarta.

Selain itu, dalam orasinya para jurnalis juga mengungkap tuntutan yang ditulis pada spanduk, misalnya ada bentangan spanduk poster "Dedi Mulyadi harus minta maaf kepada kami jurnalis", Stop diskriminasi terhadap jurnalis, lawan premanisme terhadap jurnalis, kami dibungkam pena kami akan mengguncang, jangan lupakan wartawan yang telah membesarkan namamu dedi mulyadi.

Ketua IWO Purwakarta, Dadang Aripudin mengatakan, demo yang diikuti 50 wartawan ini merupakan permulaan aksi kita untuk menuntut agar Dedi Mulyadi minta maaf dan itu merupakan gerakan murni tidak ditunggangi kepentingan politik.

"Kalau pun tidak ada reaksi dan tanggapan, Kami jamin akan datang lagi dengan menggelar aksi lebih besar," tegasnya.

 ■ Tatang

Thursday, February 28, 2019

Panglima TNI Terima Courtesy Call Pangab Diraja Brunei


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menerima kunjungan kehormatan (Courtesy Call) Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Diraja Brunei Yang Mulia Mejar Jeneral Pengiran Dato Paduka Seri Aminan bin Pengiran Haji Mahmud di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (28/2/2019).

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.,  menyampaikan bahwa  peningkatan kerja sama bidang pendidikan saling tukar menukar perwira karir kedua Angkatan Bersenjata dalam pendidikan Sekolah Komando Kesatuan/Sekolah Lanjutan Perwira.

“Pelatihan instruktur menembak mudah-mudahan nantinya banyak petembak-petembak ulung yang juga dihasilkan oleh prajurit-prajurit Angkatan Bersenjatan Brunei bila berlomba di Australia juga mendapatkan medali emas”, tutur Panglima TNI.

Panglima TNI juga menyampaikan kerja sama petukaran informasi intelijen terkait dengan terrorism dapat ditingkatkan antar kedua Angkatan Bersenjata.

Rangkaian kunjungan kehormatan Pangab Diraja Brunei diawali dengan peletakan karangan bunga dan doa di Monumen NKRI serta melaksanakan Upacara Penghormatan Militer (Guard of Honor).

Kegiatan kunjungan Pangab Diraja Brunei dalam rangka memimpin Sidang ke-3 Brunesia High Level Committee (Pertemuan Tingkat Tinggi) Tahun 2019 antara TNI dengan Angkatan Bersenjata Diraja Brunei di Markas Komando Strategi Angkatan Darat (Makostrad) Jakarta Pusat.

Pusdalops TNI Miliki Peran Strategis Dalam Kesiapan Operasi


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) TNI, Angkatan dan Komando Utama Operasi (Kotamaops) TNI memiliki peran sangat strategis dalam menjamin kesiapsiagaan operasi dan Kesatuan Komando (Unity of Command).

Demikian sambutan tertulis Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI, Mayjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. yang dibacakan oleh Kapusdalops TNI, Brigjen TNI Ferry Zein pada saat membuka Rapat Koordinasi Pusdalops TNI Tahun 2019 yang diikuti sekitar kurang lebih 52 peserta, bertempat di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (28/2/2019).

Asops Panglima TNI mengatakan bahwa dinamika perubahan fenomena global, regional, nasional yang sedemikian cepat dan dinamis telah menghadirkan berbagai ancaman kontemporer yang lebih sulit untuk diantisipasi. “Ancaman tersebut muncul sebagai akibat dari berbagai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi di era Revolusi Industri 4.0. Ancaman kontemporer tersebut diatas bersifat asimetris, proxy dan hibrid (campuran)”, ungkapnya.

“Begitu juga ancaman lain diantaranya terorisme, radikalisme yang semakin sulit dihadapi dan serangan siber yang tak kalah dahsyatnya dibandingkan dengan serangan konvensional serta ancaman regional konflik batas teritorial di sekitar laut Natuna”, katanya.

Selanjutnya disampaikan bahwa mengacu kepada pembangunan kekuatan Minimum Essential Force (MEF) TNI pada Rencana Strategis (Renstra) ke-II (2015-2019), Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. telah mencanangkan 11 Program Prioritas Pembangunan TNI.

Salah satu dari 11 Program Prioritas Pembangunan TNI tersebut adalah Pengembangan Sistem Operasi Tri Matra Terpadu berbasiskan Teknologi Network Centric Warfare, Cyber Warfare dengan merevitalisasi Pusdalops TNI, guna mengembangkan kemampuan sistem Komando Pengendalian Operasi (Kodalops) dan sistem informasi yang terintegrasi antar angkatan (interoperability system).

“Network Centric Warfare merupakan konsep pertempuran dengan memanfaatkan keunggulan informasi, untuk meningkatkan daya tempur”, ujarnya.

Disisi lain, Mayjen TNI Ganip Warsito mengingatkan kesiapan TNI dalam menghadapi pelaksanaan Pemilu tanggal 17 April 2019 yang akan berimplikasi meningkatnya suhu politik dan berbagai potensi kerawanan lainnya. Untuk itu, TNI dituntut mampu mewujudkan stabilitas keamanan nasional dalam mendukung terselenggaranya Pemilu 2019 dengan lancar dan aman.

“TNI harus tetap konsisten pada nilai-nilai luhur Jati Diri TNI dan Netralitas TNI, dalam mengawal dan menjaga integritas Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sesuai dengan Amanat Konstitusi”, tegasnya.

Asops Panglima TNI mengatakan bahwa tema Rakornis Pusdalops TNI tahun 2019 “Melalui Rakornis Pusdalops TNI Tahun 2019, Kita Tingkatkan Profesionalitas dan Soliditas Guna Mendukung Tugas Pokok TNI”, hendaknya dapat dijadikan sebagai acuan dan tujuan yang harus diwujudkan dalam melaksanakan tugas pokok.

■ Rasyid/Puspen TNI

© Copyright 2018 SUARA MERDEKA HARI INI | All Right Reserved