SUARA MERDEKA HARI INI

Saturday, March 23, 2019

Habib Nabiel Al Musawa: Bersatu Dalam Menegakkan Agama Allah Hukumnya Wajib


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Kepala Staf Umum TNI, Letjen TNI Joni Supriyanto  bersama segenap Prajurit dan PNS Mabes TNI serta Ibu-ibu Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI Pragati Wira Anggini (IKKT PWA) mengikuti ceramah rohani Islam di Masjid Sudirman Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

Pimpinan Majelis Rasulullah, Habib Nabiel Al Musawa dalam ceramahnya antara lain mengingatkan akan pentingnya persatuan dan kesatuan umat Islam di Indonesia. Sebagai umat Islam, bersatu dan berjamaah hukumnya adalah wajib dalam menegakkan agama Allah SWT.

■ Rasyid/Puspen TNI

Tuesday, March 19, 2019

Hari Ini, TNI Lakukan Mutasi Jabatan 72 Perwira Tinggi


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Mutasi jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier Perwira Tinggi, guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, TNI melakukan upaya peningkatan kinerja melalui mutasi dan promosi jabatan personel di tingkat Perwira Tinggi TNI.

Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/292/III/2019, tanggal 19 Maret 2019 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia, telah ditetapkan mutasi jabatan 72 Perwira Tinggi (Pati) TNI yang terdiri dari 34 Pati jajaran TNI Angkatan Darat, 20 Pati jajaran TNI Angkatan Laut dan 18 Pati jajaran TNI Angkatan Udara.

Dalam mutasi tersebut tercatat sebagai berikut : 34 Pati TNI Angkatan Darat, yaitu Mayjen TNI Taat Agus Budianto dari Pa Sahli Tk. III Bid. Banusia Panglima TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Brigjen TNI Darlan Harahap, S.I.P. dari Kakordos Sesko TNI menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Banusia Panglima TNI, Kolonel Arh Nugroho Djati Waluyo dari Kadeplat Sesko TNI menjadi Kakordos Sesko TNI, Brigjen TNI Syaharuddin dari Pa Sahli Tk. II Bid. Komsos Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Czi Syahyudi dari Paban Utama Ops Sahli Panglima TNI menjadi Pa Sahli Tk. II Bid. Komsos Panglima TNI, Brigjen TNI Djuhendi Sukmadjati dari Kapuslemasmil Babinkum TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Cpm Benny Antony Sitohang, S.E., M.Hum. dari Pamen Ahli Bid. Organisasi dan Profesi Puspomad menjadi Kapuslemasmil Babinkum TNI, Brigjen TNI Fulad, S.Sos., M.Si. dari Penmil pada PTRI PBB di New York menjadi Staf Khusus Kasad, Kolonel Inf Rudi Adrianto, S.E. dari Paban Utama B-2 Dit B Bais TNI menjadi Penmil pada PTRI PBB di New York, Brigjen TNI Drajad Brima Yoga, S.I.P., M.H. dari Athan RI di Riyadh, Saudi Arabia menjadi Staf Khusus Kasad, Kolonel Arm Erlangga dari Paban Utama B-1 Dit B Bais TNI menjadi Athan RI di Riyadh, Saudi Arabia.

Mayjen TNI Achmad Supriyadi dari Pangdam XII/Tpr menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Herman Asaribab dari Staf Khusus Kasad menjadi Pangdam XII/Tpr, Brigjen TNI Dr. dr. Sutrisno, S.H., MARS., M.H.Kes. dari Waka Puskesad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Ckm dr. Jajang Edi Prayitno, Sp.B., MARS. dari Pamen Denma Mabesad menjadi Waka Puskesad, Brigjen TNI Pujo Wahyono, S.Sos. dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Ketua LP2M Unhan, Mayjen TNI Dr. Hipdizah, S.Adm., M.Si. dari Dekan Fakultas Strategi Pertahanan Unhan menjadi Wakil Rektor III Bid. Kerjasama Kelembagaan Unhan, Kolonel Arh Dr. Jonni Mahroza, S.I.P., M.A., M.Sc. dari Sekretaris Prodi Diplomasi Pertahanan Fakultas Strahan Unhan menjadi Wakil Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan, Kolonel Inf Antonius Bambang Budi W. dari Kabag Lem Roren Setjen Kemhan menjadi Karo Ortala Setjen Kemhan (Orgas Baru), Brigjen TNI Khairully dari Kabinda Maluku BIN menjadi Staf Khusus Kasad, Kolonel Arm Jimmy Aritonang, S.E. dari Kabag Dukops Binda DIY menjadi Kabinda Maluku BIN.

Brigjen TNI Irwan Mulyana, S.E., M.Si. dari Karopeg Settama BIN menjadi Karoum Settama BIN, Brigjen TNI Edmil Nurjamin, S.E., M.M. dari Direktur Kontra Separatisme dan Konflik Deputi III Bid. Kontra Intelijen BIN menjadi Karo SDM Settama BIN (Validasi Orgas), Kolonel Caj (K) G.R.A.R.V. Mustikaningrat dari Kasubdit Liaison pada Direktorat Kerjasama Internasional Deputi I Bid. Luar Negeri BIN menjadi Direktur Amerika dan Eropa Deputi Bid. Luar Negeri BIN, Mayjen TNI Dr. Imam Edy Mulyono, M.Sc., M.SS. dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Aris Martono Haryadi dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Dody Usodo Hargo S., S.I.P., M.M. dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Muhammad Nakir dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Widagdo Hendro Sukoco dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Patut Sudarsono, S.I.P. dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Suherman, M.Sc., dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Simson Moeratno dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Syarifudin Harahap, S.H. dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun) dan Brigjen TNI Usman Sulandri dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun).

20 Pati TNI Angkatan Laut, yaitu Laksma TNI Bambang Priyanggodo, S.Sos., M.M. dari Pa Sahli Tk. II Bid. Komkonf Komunal Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Kolonel Laut (S/W) Dyah Rintis Nasiarti, S.E., M.M., CFrA. dari Irut Ku Itben Itjen TNI menjadi Pa Sahli Tk. II Bid. Kamkonf Komunal Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI, Laksma TNI Maman Firmansyah dari Dankodikopsla Kodiklatal menjadi Kas Kolinlamil, Laksma TNI Irwan Achmadi, M.Tr.(Han) dari Kas Kolinlamil menjadi Dankodikopsla Kodiklatal, Laksma TNI Kisdiyanto dari Danguskamla Koarmada II menjadi Staf Khusus Kasal, Laksma TNI Iwan Isnurwanto, M.A.P., M.Tr.(Han) dari Dirdok Kodiklat TNI menjadi Danguskamla Koarmada II, Brigjen TNI (Mar) Hasanudin dari Staf Khusus Kasal menjadi Dirdok Kodiklat TNI, Laksma TNI Ir. Muharam Ibrahim, M.A.P. dari Pati Sahli Kasal Bid. Wilnas menjadi Staf Khusus Kasal, Laksma TNI Sutarmono, M.Si.(Han) dari Kadiskomlekal menjadi Pati Sahli Kasal Bid. Wilnas.

Laksma TNI Atok Dushanto, M.Soc.Sc. dari Pa Sahli Tk. II Was Afrika dan Timteng Sahli Bid. Hubint Panglima TNI menjadi Kadiskomlekal, Laksma TNI R. Teguh Isgunanto, M.A. dari Athan RI di Canberra, Australia menjadi Pa Sahli Tk. II Was Afrika dan Timteng Sahli Bid. Hubint Panglima TNI, Laksma TNI Ir. Agus Rustandi, M.EngSc., MMDS dari Kapuslitbang Strahan Balitbang Kemhan menjadi Athan RI di Canberra, Australia, Brigjen TNI (Mar) Donar Philip Rompas dari Dankorsis Sesko TNI menjadi Kadispotmar Mabesal, Brigjen TNI (Mar) Bambang Sutrisno, S.H., M.Tr.(Han) dari Kadispotmar Mabesal menjadi Dankorsis Sesko TNI, Laksma TNI Sugeng Ing Kaweruh, S.E., M.M. dari Wadan Kodiklatal menjadi Staf Khusus Kasal, Laksma TNI B. Ken Tri Basuki, M.Si.(Han)., CHRMP. dari Waaspers Kasal menjadi Wadan Kodiklatal, Laksma TNI Budhiyanto, M.A.P. dari Danpusdikbangspers Kodiklat TNI menjadi Waaspers Kasal, Laksma TNI Isbandi Adrianto, S.E., M.M. dari Staf Khusus Kasal menjadi Danpusdikbangspers Kodiklat TNI, Laksma TNI Adin Nurawaludin dari Karoum Settama BIN menjadi Direktur Kontra Separatisme dan Konflik Deputi Bid. Kontra Intelijen BIN dan Laksda TNI Mulyadi, S.Pi., M.A.P. dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun).

18 Pati TNI Angkatan Udara, yaitu Marsma TNI A. Joko Takarianto dari Athan RI di Washington DC/USA menjadi Staf Khusus Kasau, Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A. dari Kas Koopsau II menjadi Athan RI di Washington DC/USA, Marsma TNI Andi Kustoro dari Kadispamsanau menjadi Kas Koopsau II, Kolonel Pnb Donald Kasenda, S.T., S.I.P., M.M. dari Paban II/Hublu Sintel TNI menjadi Kadispamsanau, Marsda TNI Dwi Fajariyanto dari Aspam Kasau menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI, Marsda TNI Tamsil Gustari Malik, S.E. dari Pangkoopsau III menjadi Aspam Kasau, Marsma TNI Andyawan Martono P.,S.I.P., dari Kas Koopsau I menjadi Pangkoopsau III, Marsma TNI Andi Heru Wahyudi dari Pangkosek Hanudnas II Mks menjadi Kas Koopsau I, Kolonel Pnb Yulianta, S.I.P.,M.Tr.(Han) dari Sesdisbangopsau menjadi Pangkosek Hanudnas II Mks, Marsma TNI Kusworo, S.E., M.M. dari Wadan Seskoau menjadi Kadisopslatau, Marsma TNI Jemi Trisonjaya, M.Tr.(Han) dari Kadisopslatau menjadi Wadan Seskoau, Marsda TNI Dr. Tatan Kustana, M.Bus., MA. dari Wakil Rektor III Bid. Kerjasama Kelembagaan Unhan menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsma TNI Dr. Siswo Pudjiatmoko, S.E., M.Si.(Han) dari Wakil Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan menjadi Dekan Fakultas Strategi Pertahanan Unhan, Marsma TNI Hanafi, S.Sos., M.Si. dari Direktorat Sarana dan Prasarana BNPP menjadi Staf Khusus Kasau, Marsma TNI Yuri Afiuddin Anwar dari Staf Khusus Kasau menjadi Direktorat Sarana dan Prasarana BNPP, Marsma TNI Kris Budiantoro dari Kepala Pusat Data dan Informasi BNPP menjadi Staf Khusus Kasau, Marsma TNI Heru Anggraito, S.E., M.M. dari Staf Khusus Kasau menjadi Kepala Pusat Data dan Informasi BNPP dan Marsma TNI dr. Elisa Samson M., Sp.M. dari Staf Khusus Kasau menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun).     

Monday, March 18, 2019

Panglima TNI: Satsiber TNI Melindungi Infrastruktur Kritis TNI


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Satuan Siber Tentara Nasional Indonesia (Satsiber TNI) memiliki tugas untuk melindungi dan mempertahankan infrastruktur kritis TNI yang terhubung satu dengan yang lainnya.

Demikian dikatakan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dalam sambutannya pada acara peresmian Sistem Siber TNI, bertempat Gedung Siber Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (18/3/2019).

Panglima TNI menyampaikan bahwa ada 4 (empat) fungsi yang harus dimiliki Siber TNI yaitu deteksi, proteksi, recovery dan meyakinkan bahwa sistem siber yang berjalan tidak terdapat lubang atau kelemahan pertahanan yang bisa dimasuki oleh malware maupun backdoor.

“Jangan sampai digunakan untuk mengambil data dan mengawasi kita ataupun menjadi ancaman terjadinya kelumpuhan dalam sistem Siber TNI”, tegasnya.

Di sisi lain, Panglima TNI mengingatkan akan kejadian yang tidak terprediksi seperti serangan teroris yang ada di New Zealand.  Menurutnya, peristiwa ini dapat dikaitkan pada satu teori yang ditulis oleh Nassim Nicholas Taleb dikenal dengan Black Swan Theory (Teori Angsa Hitam) yang menjelaskan pada peristiwa langka memiliki dampak besar, sulit diprediksi dan di luar perkiraan biasa.

“Jika dikaitkan dengan Tugas Pokok TNI, dengan kehadiran Satsiber TNI ini diharapkan mampu memprediksi atau meramalkan apa yang terjadi walaupun secara terbatas dengan menganalaisa jejak digital yang terjadi di dunia maya”, ujarnya.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Wakasal Laksdya TNI Wuspo Lukito, S.E., M.M., Wakasau Marsdya TNI Fahru Zaini Isnanto S.H., M.DS., Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, Irjen TNI Letjen TNI M. Herindra, M.A., M.Sc., Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Mayjen TNI (Purn) DR. Djoko Setiadi, M.Si., Deputi Bidang Identifikasi dan Deteksi BSSN Irjen Pol. Drs. Dharma Pongrekun, MM.,M.H., serta Dansatsiber TNI Brigjen TNI (Mar) Markos.

 ■ Rasyid/Pspen TNI 

Polisi Benarkan 3 Orang Diamankan Saat Ikuti Apel Kebangsaan di Semarang


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Meskipun mendapat kritik dari berbagai pihak Gubernur Jawa Tengah tetap menggelar Apel Kebangsaan yang menghabiskan dana 18 Miliar dari APBD Jawa Tengah.

Meskipun faktanya Jawa Tengah adalah runner up jumlah penduduk miskin tertinggi se Indonesia namun tidak menyurutkan langkah Pemprov menghamburkan uang rakyat untuk apel ini.

Apel Kebangsaan sendiri berjalan sesuai rencana menghadirkan beberapa tokoh dan diikuti peserta yang justru terlihat didominasi penggemar band Slank.

Bukannya ikut mendengarkan ceramah atau membaca deklarasi damai, para remaja yang mengaku sebagai Slankers ini justru mabuk-mabukan di area Simpang Lima Semarang, tempat dilaksanakannya Apel Kebangsaan ‘Kita Merah Putih’, Minggu (17/3/2019).

Polisi di posko pengamanan yang mendapat laporan pun menciduk para remaja ini.

Beberapa di antaranya melarikan diri, tiga sisanya ditangkap petugas gabungan baik polisi maupun Satpol PP.

Dalam kondisi mabuk, ketiganya dibawa ke Posko Pengamanan Apel Kebangsaan.

Para remaja yang masih di bawah umur ini diinterograsi petugas.

Bukannya takut, seorang di antaranya justru lantang menjawab dirinya mabuk.

“Iya Pak, mabuk,” kata remaja tersebut.

Alasan mereka mabuk pun bikin polisi geleng kepala.

Mereka sengaja mabuk-mabukan agar lebih enak bergoyang saat grup band Slank membawakan lagu.

“Kami Slankers, Pak. Jadi harus mabuk dahulu sebelum joget. Biar enak jogetnya,” katanya.

Ketiga remaja yang mengaku berasal dari Kecamatan Semarang Tengah ini sudah menenggak minuman keras berjenis ciu sebelum tiba di Lapangan Simpang Lima Kota Semarang.

“Tadi saya bawa dua botol ciu, diminum waktu naik bus ke sini. Sisanya diminum sama teman-teman di lapangan tadi,” ujarnya.(tribunnews/sp)

 

Friday, March 15, 2019

Wakil Bupati Sumedang Panen Terong, Erwan: Kita Harus Bangga Jadi Petani


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan mengaku kagum atas upaya dan kerja keras para petani sayuran di Blok Sampalan, Desa Sukawangi, Kecamatan Pamulihan. Pasalnya, selain memiliki etos kerja yang tinggi, emak-emak petani sayur didaerah ini juga memiliki semangat juang yang luar biasa.

Oleh sebab itu, Erwan mengajak kaum milenial atawa pemuda di Sumedang turun ke kebun untuk bertani. "Emak-emak disini sudah memberi contoh yang baik bagi kita semua, utamanya generasi milenial agar tidak berpangku tangan. Jangan kalah sama emak-emak," himbaunya.

Dalam kunjungannya itu, Erwan mengaku ikut serta panen sayuran, seperti terong dan jenis palawija lainnya. Tentu saja bersama emak-emak para petani sayur yang patut dibanggakan itu.

Menurut Erwan, keberhasilan emak-emak petani sayur tersebut harusnya bisa jadi motivasi bagi pemuda atau kaum millennial. Bahkan sudah sepatutnya mereka ambil posisi tersebut.

Apalagi di beberapa daerah, imbuhnya, banyak pemuda yang sudah sukses dalam bidang pertanian. Dan tentunya dengan kemudahan dan kemajuan teknologi saat ini, kaum millennial akan lebih mudah untuk meningkatkan hasil produksi hingga pemasaran.

"Yang kita ingat, kebutuhan akan pangan bakal terus meningkat seiringan dengan pertumbuhan penduduk. Oleh sebab itu, bidang pertanian memiliki prosfek yang baik untuk ditekuni. Dan kita harus bangga jadi petani," pungkasnya.

AS Serukan Keadaan Darurat di Sudan


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Kelompok-kelompok HAM menyuarakan keprihatinan tentang tindakan kekerasan Sudan terhadap protes anti-pemerintah, yang telah melanda negara Afrika sejak Desember lalu. Kelompok hak asasi manusia mengatakan tindakan itu telah menewaskan sedikitnya 60 orang dan ratusan di penjara.

Meningkatnya biaya roti dan bahan bakar memicu protes awal, yang dengan cepat meningkat untuk menuntut penghapusan Presiden Omar al-Bashir sejak lama.

Jehanne Henry, associate director divisi Afrika di Human Rights Watch, mengatakan penumpasan meluas oleh polisi Sudan ditujukan pada para pemimpin oposisi, pengunjuk rasa, aktivis dan jurnalis.

"Protes-protes ini sedang berlangsung setiap hari dan mereka telah menghadapi cukup banyak kekerasan dan pelanggaran oleh pasukan keamanan pemerintah yang menimbulkan pemukulan yang sangat brutal terhadap orang-orang ketika menangkap mereka. Banyak yang telah terbunuh sejauh ini," katanya kepada kanto berita VOA.

Namun para pejabat Sudan mengatakan kelompok-kelompok HAM melebih-lebihkan jumlah korban tewas.

Seorang pejabat senior Sudan yang berbicara kepada VOA dengan syarat anonim mengatakan, "Para pemrotes mengambil keuntungan dari situasi ini dan melanggar hukum dengan mencuri, menjarah, dan merusak properti pemerintah." Dia mengatakan ada kurang dari 31 kasus. Namun ini masih merupakan "jumlah besar dan masalah serius," pejabat itu mengakui.

Akun lokal

Penduduk setempat menuduh bahwa otoritas Sudan menargetkan semua orang yang bersimpati dengan protes.

Momena Bashir mengatakan bahwa ayahnya, Muawiya Bashir, 57, baru-baru ini meninggal di sebuah rumah sakit di ibukota, Khartoum, setelah polisi Sudan menembaknya di dalam rumahnya.

Dia mengatakan polisi telah menargetkan ayahnya karena dia menyembunyikan beberapa pemrotes yang bersembunyi dari pasukan keamanan Sudan.

"Ayahku menaruh simpati pada para pemrotes," kata Bashir kepada VOA. "Ayah saya percaya bahwa rezim Sudan korup dan menghancurkan negara kita.

"Kami tidak tahu apa yang akan terjadi pada kami. Kami masih dalam keadaan shock ... setelah kematian ayahku," katanya.

Sikap AS

Para pejabat A.S. telah dengan tajam mengkritik Khartoum karena kekerasan resmi terhadap pengunjuk rasa damai yang menuntut perubahan politik di negara itu.

"Benar-benar tidak dapat diterima bagi pasukan keamanan untuk menggunakan kekerasan yang berlebihan untuk menindak demonstran, untuk menggunakan penahanan tanpa tuduhan, tentu tidak dapat diterima untuk menggunakan kebrutalan, penyiksaan ... dan tidak perlu dikatakan bahwa tidak ada alasan siapa pun harus dibunuh," kata Cyril Sartor, direktur senior untuk Afrika di Dewan Keamanan Nasional AS.

Pejabat A.S. juga telah menyuarakan keprihatinan tentang keadaan darurat di Sudan.

"Kami sangat prihatin dengan deklarasi negara darurat nasional dan menyerukan pemerintah Sudan untuk menghormati hak semua individu di Sudan, segera mengakhiri penindasan kekerasan terhadap protes damai dan mencari pertanggungjawaban bagi mereka yang bertanggung jawab atas pelanggaran dan penganiayaan, "Jonathan Cohen, yang bertindak sebagai wakil tetap AS untuk PBB, mengatakan pada Dewan Keamanan yang memberikan pengarahan tentang situasi di Sudan pekan lalu.

Dalam upaya untuk mengakhiri gerakan protes, Presiden al-Bashir, yang telah berkuasa sejak 1989, mendeklarasikan keadaan darurat nasional selama setahun pada akhir Februari, sementara mengeluarkan beberapa langkah reformasi.

Ratusan dipenjara

Sejak pemberontakan pada pertengahan Desember, pemerintah Sudan telah menahan ratusan orang, termasuk aktivis hak asasi, jurnalis, organisator dan pengunjuk rasa biasa, kata kelompok hak asasi itu.

"Ada lusinan orang yang masih dalam tahanan meskipun pemerintah terus berpura-pura membebaskan semua orang. Ia akan mengumumkan rilis, tetapi tidak akan benar-benar membebaskan semua orang," kata Henry dari HRW.

"Mereka [otoritas Sudan] bertanggung jawab atas pembunuhan orang di jalan, mereka bertanggung jawab untuk pergi ke lingkungan [dan] menarik orang keluar dari rumah mereka - perilaku yang ... membuat Khartoum lebih terlihat seperti zona perang daripada hanya operasi kepolisian , "Tambah Henry.

Beberapa analis juga menuduh bahwa reformasi al-Bashir baru-baru ini adalah seremonial terbaik dan bertujuan untuk meredakan ketegangan dengan orang-orang Sudan biasa.

"Ini bukan langkah-langkah yang bisa disebut reformasi," kata Omer Ismail, penasihat kebijakan senior di Proyek CHR, kelompok riset yang berbasis di Washington. "Ini adalah seorang diktator yang putus asa [yang] menerapkan hukum darurat perang untuk menghancurkan demonstrasi dengan paksa."

"Seorang presiden yang berarti reformasi akan memanggil lawan-lawannya ke meja untuk dialog konstruktif alih-alih mengerahkan tank di jalan-jalan," tambahnya.

Daftar terorisme AS

Tindakan keras mematikan terhadap pengunjuk rasa juga bisa mengancam upaya Sudan untuk dikeluarkan dari daftar negara sponsor terorisme A.S. AS menetapkan Sudan sebagai sponsor negara terorisme pada tahun 1993.

"Kami telah cukup jelas, cukup eksplisit ... dengan semua pemimpin pemerintah yang saya temui dengan kondisi saat ini di Sudan dan reaksi berlebihan pasukan keamanan khususnya menempatkan pembicaraan berisiko," kata Sartor dari NSC.

Pada akhir 2017, pemerintah AS mencabut sanksi ekonomi terhadap Sudan dan juga menghapus negara dari daftar negara dengan pembatasan perjalanan. (VOA/Foto: AP)





Di Kota Padang, Panglima TNI Silaturahmi Dengan 500 Rektor dan Dosen Se-Indonesia


SUARAMERDEKA.CO.ID ■  Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Kota Padang, Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menyempatkan diri melaksanakan silaturahmi dengan 500 Rektor dan Dosen se-Indonesia, bertempat di Universitas Negeri Padang (UNP), Jl. Prof. Dr. Hamka Air Tawar, Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (14/3/2019).

Ikut serta dalam rombongan Panglima TNI diantaranya, Kapolri, Jenderal Pol. Prof. H. Tito Karnavian, Ph.D., Kepala Pusat Pembinaan Mental (Kapusbintal) TNI, Laksma TNI Budi Siswanto, S.T., M.A.P., Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI, Marsma TNI M. Khairil Lubis, Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Panglima TNI, Brigjen TNI (Mar) Purnomo dan Wakil Asisten Perencana (Waasrena) Kasau, Marsma TNI Purwoko Aji Prabowo.

Sebelum berkunjung ke Universitas Negeri Padang, Panglima TNI terlebih dahulu memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) dan sambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Yaqin.

Dalam acara silaturahmi tersebut, Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerima penghargaan dari Universitas Negeri Padang yang diserahkan secara langsung oleh Rektor (UNP) Prof. Ganefri, Ph.D., dilanjutkan foto bersama.

Tampak hadir pada acara tersebut diantaranya, Gubernur Sumatera Barat Prof.  Irwan Prayitno., M.Sc. Psi., Kapolda Sumbar Irjen Pol. Drs. Fahrizal, M.Hum, Wakil Rektor 1 UNP Yunia Wardi, Wakil Rektor 2 UNP Ir. Syahri, Ph.D., Wakil Rektor 3 UNP Prof. Ardipal dan Wakil Rektor UNP Prof Syahrial.

■ Rasyid/Puspen TNI

Thursday, March 14, 2019

Era Revolusi industri 4.0 Dibutuhkan Peran Pemuda yang Tangguh


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memberikan kuliah umum di hadapan sekitar 500 mahasiswa dan Civitas Akademi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) dengan materi “Peran Pemuda dan Mahasiswa Dalam Merawat Persatuan dan Kesatuan Bangsa Di Era Revolusi Industri 4.0”, bertempat di Gedung K.H. Ahmad Dahlan, UMRI, Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Rabu (13/3/2019).

Dalam kuliah umumnya, Panglima TNI menyampaikan bahwa revolusi industri 4.0. adalah sebuah era yang diwarnai dengan berbagai kemajuan teknologi dengan kecepatan yang mengagumkan. “Bahkan kemajuan teknologi tersebut diwarnai dengan berbagai disrupsi-disrupsi yang di satu sisi membawa manfaat, namun di sisi lain menimbulkan paradox," ucapnya.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi membawa kemudahan bagi masyarakat, dalam berkomunikasi serta bersosialisasi dengan berbagai komunitas di berbagai belahan dunia, dengan hampir tanpa batas dan tanpa hambatan.

Ditambahkan pula bahwa perkembangan teknologi yang sangat pesat terjadi di bidang lain, seperti teknologi siber, transportasi, biomolekular, fisika kuantum, eksplorasi angkasa, eksplorasi bawah laut, dan tentu saja teknologi militer.  “Perkembangan teknologi yang sedemikian pesat membawa pengaruh yang luar biasa pada tata kehidupan bermasyarakat dan bernegara," katanya.

“Perkembangan teknologi membawa perubahan dalam pola komunikasi, pola sosialisasi, pola bisnis dan lain-lain yang seolah-olah saat ini kita hidup dalam dunia yang tanpa batas. Kecepatan perubahan bahkan mengalahkan kecepatan kita dalam memahami perubahan itu sendiri," tuturnya.

Panglima TNI mengatakan bahwa dalam menghadapi tantangan di era revolusi industri 4.0 ini, dibutuhkan peran pemuda dan mahasiswa yang memiliki intelektualitas tinggi, konektivitas luas, dan sekaligus mentalitas kebangsaan yang tangguh.

‘Saya berkeyakinan universitas-universitas itu center of excellence tempat orang-orang pintar, tempatnya orang-orang dididik menjadi orang-orang yang tangguh dalam menghadapi segala cobaan dan siap untuk membangun negeri ini," katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Kapolri, Jenderal Pol. Prof. H. Tito Karnavian, Ph.D., Wakil Gubernur Riau Edy Nasution, Rektor Universitas Muhammadiyah Riau, Dr. H. Mubarak, M.Si, Kapolda Riau Irjen Pol. Drs. Widodo Eko Prihastopo, Kepala Pusat Pembinaan Mental (Kapusbintal) TNI, Laksma TNI Budi Siswanto, S.T., M.A.P., Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI, Marsma TNI M. Khairil Lubis, Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Panglima TNI, Brigjen TNI (Mar) Purnomo dan Wakil Asisten Perencana (Waasrena) Kasau, Marsma TNI Purwoko Aji Prabowo.

 ■ Rasyid/Penkostrad

Wednesday, March 13, 2019

23 Personel FET Konga XXXIX-A Ikuti Peringatan IWD di Republik Demokratik Kongo


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Sebanyak 23 Personel Female Engagement Team (FET) yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga)  XXXIX-A Rapidly Deployable Battalion (RDB) Mission de l’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (Monusco), beberapa waktu lalu mengikuti karnaval peringatan “International Women Day” di sepanjang jalan protokol Avenue Lumumba, Propinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo.

FET adalah pasukan wanita pertama yang dilibatkan dalam misi pemeliharaan perdamaian dalam Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB Monusco, memiliki tugas dan peran sama dengan prajurit pria lainnya.

Dalam peringatan tersebut, personel FET Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB Monusco menampilkan tarian khas Indonesia yaitu pocho-pocho dan gemufamire dengan menggunakan berbagai pakaian adat.

Peringatan International Women Day atau Hari Perempuan Internasional memiliki tujuan untuk memperjuangkan hak-hak perempuan diantaranya kesetaraan gender, perlindungan perempuan akibat kekerasan dan pemulihan perempuan akibat kejahatan seksual tersebut melibatkan perempuan dari berbagai profesi, organisasi perempuan, pelajar juga mahasiswa.

Kegiatan karnaval dibuka langsung oleh Gubernur Tanganyika Mr. Richard Ngoy Kitangala dihadiri oleh Wadan Satgas Indo RDB Monusco Letkol Inf Totok Prio Kismanto, S.E., Head of Office (HoO) Monusco Mrs. Julia Wickam, pejabat sipil, militer dan berbagai organisasi perempuan yang berada di Propinsi Tanganyika.

■ Rasyid/Puspen TNI

Monday, March 11, 2019

Marsda TNI Kukuh Sudibyanto Jabat Aslog Panglima TNI



SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., memimpin  Pengambilan Sumpah, Penandatanganan Pakta Integritas dan mengukuhkan Marsda TNI Kukuh Sudibyanto sebagai Asisten Logistik (Aslog) Panglima TNI kepada, bertempat di Ruang Hening Gedung Soedirman, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (11/3/2019).

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI didampingi oleh Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, Irjen TNI Letjen TNI Muhammad Herindra, M.A., M.Sc., Dansesko TNI Laksdya TNI Deddy Muhibah Pribadi, S.H., M.A.P., Danjen Akademi TNI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos. dan Staf Khusus Panglima TNI Letjen TNI Dodik Widjanarko, S.H.

Pengangkatan Marsda TNI Kukuh Sudibyanto sebagai Aslog Panglima TNI berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/218/II/2019 tanggal 27 Februari 2019 dan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/537/III/2019 tanggal 8 Maret 2019.  Marsda TNI Kukuh Sudibyanto sebelumnya menjabat sebagai Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI.

Penandatanganan Pakta Integritas dan penyerahan jabatan Aslog dari Panglima TNI kepada Marsda TNI Kukuh Sudibyanto serta pengambilan sumpah disaksikan oleh Kababinkum TNI Mayjen TNI Joko Purnomo, S.H., M.H. serta Danpom TNI Mayjen TNI Dedy Iswanto, S.E.

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya, Koorsahli Panglima TNI Mayjen TNI Nono Suharsono, S.I.P., M.Si, para Asisten Panglima TNI dan Kabalakpus TNI.

■ Rasyid/Penkostrad 

Sunday, March 10, 2019

Dapat Kontrak Nyanyi Ekslusif Dari Kerajaan Malaysia, Begini Kata Mila Karmila


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Jumlahnya masih sangat sedikit penyanyi asal Indonesia yang berkiprah secara profesional di Negeri Jiran, Malaysia. Apalagi bisa meraih apa yang diharapkan. Yang ada malah cuma sekadar kesempatan, tapi belum tentu bisa menggapai kesuksesan sebagai penyanyi profesional. 

Satu penyanyi dari Indonesia yang sudah hijrah ke sana, yakni Mila Karmila malah mendapat kontrak ekslusif permanen dari Kerajaan Malaysia. Tentu, pencapaian tersebut bisa disebut sangat membanggakan. Sedangkan kontrak yang didapat sejak Agustus 2018 lalu sampai tahun 2020 mendatang.

"Hal itu aku dapatkan dari hasil kerja keras dan sikap profesional. Sebab, nggak gampang untuk meraih kepercayaan itu. Sebab, persaingannya cukup ketat, karena banyak juga penyanyi dari negara-negara lain," kata Mila Karmila kepada awak media, Minggu (10/3).

Sejatinya, Mila Karmila hijrah ke Malaysia sejak 2013. Awalnya, nyanyi dari panggung ke panggung dan event. Itu ditekuni hingga 2017. Nah, baru pada Agustus 2018 lalu, dikontrak eksklusif permanen oleh Management Kerajaan Malaysia, Paduka Umi Aida. Bahkan itu didapat berkat kerja keras dan sikap profesional yang dimiliki.

Namun dalam kurun waktu 2013-2017 lalu, tak sedikit pengalaman go-Internasional yang diraih. Mila Karmila tercatat pernah melanglang buana hingga manggung nyanyi sampai ke Singapura, Thailand, Korea, Jepang, Hongkong, beberapa negara Eropa dan bahkan ke Amerika Serikat.

"Tentu pencapaian go-Internasional, jelas merupakan kesempatan langka. Alhamdulillah, aku sudah mendapatkan. Yang jelas, aku kepengen mendapatkan pengalaman yang lebih bagus lagi," celetuk Mila Karmila yang juga dikenal sebagai pengusaha eksport dan import Indonesia-Malaysia.

Selama hijrah dan berada di negeri Malaysia, Mila Karmila awalnya banyak menghibur kalangan pejabat alias Datuk-Datuk. Dari situlah, menurut dia, sehingga dikenal oleh kalangan Istana Kerajaan Malaysia di Selangor. "Aku sendiri awalnya nggak nyangka, jika kemudian malah mendapat semacam kontrak ekslusif permanen oleh pihak Kerajaan Malaysia," paparnya, panjang lebar.

Lantaran bermukim lama di sana, Mila Karmila pun yang juga didapuk sebagai Ketua Umum Para Pekerja Muda Indonesia for Malaysia (PPMIM), Ketua Artis Jokowi for Malaysia (Arjo) serta Humas Group Exexuxi Sosial Jak-Indonesia. Namun begitu, ia menegaskan masih banyak impian yang ingin diraih khusus di dunia tarik suara. Meski segala sesuatunya, ia harus berjuang sendiri secara mandiri.

Diakui penyanyi berdarah campuran ayah berdarah Inggris-Bengkulu dan ibu asal Sunda-Jawa, kini menjadi single parent alias orangtua tunggal bagi kedua anak serta sejumlah anak yatim. "Selama ini kan, aku memang menjadi tulang punggung keluarga," ungkap perempuan yang sudah menginjak usia kepala tiga tersebut.

Pada bagian lain, jika menengok ke belakang soal karir keartisannya di Indonesia, Mila Karmila tercatat pernah menekuni dunia model secara profesional. Selain sebagai Model Kalender (2000), Icon Thamrin City (2010), juga dikenal jadi pemain sejumlah sinetron, FTV serta produksi film layar lebar.

Khusus dijagad akting, Mila Karmila tercatat ikut main dalam produksi sinetron dan FTV berjudul 'Belahan Jiwa'. Sedang di film, ia terlibat ikut berakting dalam produksi ' Misteri di Hongkong', 'Jaka Sembung', 'City Bang-Bang' maupun 'Warkop Millenium'. Namun kini lebih memilih dan fokus hanya di dunia karir nyanyi, karena semakin memberikan kemapanan dalam kehidupannya. 

■ GOES/Gehaes BST

Saturday, March 9, 2019

Panglima TNI Terima Audiensi Direktur Utama PT KAI


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI,  Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S., menerima audiensi dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero), yang dipimpin oleh Edi Sukmoro (Direktur Utama), bertempat di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (8/3/2019).

Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama PT. KAI didampingi oleh Ono Sutikno (Executive Vice President Legal), M. Nurul Fadhila (Direktur Keselamatan dan Keamanan), I Ketut Suardana, S.H. (Deputy Director of Security) dan Zuhril Alim (Corporate Deputy Director of Non Railway Asset).

Dalam audiensinya, Dirut PT. KAI (Persero) Edi Sukmoro mengucapkan terima kasih kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto atas kerja sama dan bantuannya selama ini kepada PT. KAI yang merupakan transportasi terjangkau oleh masyarakat banyak.  “Banyak hal yang dirasakan manfaatnya, karena dibantu oleh TNI”, ungkapnya.

“PT. KAI (Persero) berharap kerja sama yang sudah terjalin selama ini semakin ditingkatkan, baik di bidang keamanan dan lain-lain”, ujarnya.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan terima kasih kepada PT. KAI atas kepercayaannya kepada institusi TNI. “Kita akan tetap mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh PT. KAI”, katanya.

“PT. KAI (Persero) juga telah banyak membantu prajurit-prajurit saya, baik ketika waktu sekolah maupun dalam pelaksanaan penugasan karena menggunakan jasa kereta api,” ucapnya.

Forum ACDFM Ke-16 Tingkatkan Kemitraan Strategis Dengan Landasan Solidaritas ASEAN


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Forum ACDFM ke-16 dapat meningkatkan kerja sama dan memperkuat kemitraan strategis dengan dilandasi solidaritas ASEAN dalam rangka membangun kawasan ASEAN yang aman, damai, tenteram, dan sejahtera.

Demikian  disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dalam makalahnya yang dibacakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto dihadapan para Panglima Angkatan Bersenjata Wilayah ASEAN pada Forum ke-16 ASEAN Chiefs of Defense Forces Meeting (ACDFM) tahun 2019, di Royal Cliff Hotel, Pattaya, Thailand, Kamis (7/3/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengucapkan ucapan selamat kepada Jenderal Ponpipaat Benyasri atas pelantikannya sebagai Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Kerajaan Thailand beberapa waktu yang lalu.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan bahwa dalam forum ACDFM ke-16 yang memiliki tema “Sustainable Security”, TNI menitikberatkan kepada penanganan penanggulangan bencana alam karena isu bencana alam merupakan tantangan global yang tentunya memperoleh perhatian khusus oleh para Pemimpin negara-negara di ASEAN.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Asia Tenggara merupakan suatu kawasan rawan bencana yang disebabkan oleh kondisi geografis dan geologi serta perubahan iklim dunia yang mempengaruhi iklim setiap negara. “Bencana alam telah mengakibatkan kerugian yang berdampak terhadap peningkatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi negara”, ujarnya.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga mengatakan bahwa penanganan bencana alam telah menjadi topik penting dan dapat dijadikan momentum bagi upaya pembangunan masyarakat ASEAN yang saling peduli serta berbagi. “Topik yang diangkat dalam isu bencana alam ini terkait dengan upaya kesiap-siagaan, tanggap darurat sampai pemulihan bencana”, ucapnya.

Panglima TNI mengungkapkan bahwa kerja sama penanganan bencana alam dalam kerangka ASEAN bertujuan untuk saling memperkuat kerja sama regional yang telah terjalin sejak lama. “Kerja sama tersebut diperlukan guna meningkatkan kedamaian, stabilitas, kemajuan regional serta untuk saling memupuk persaudaraan dan solidaritas terutama di saat salah satu anggotanya tertimpa bencana”, ujarnya.

Selanjutnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa merujuk kepada kesepakatan pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM) mengenai pembentukkan standby force guna penanganan bencana alam, maka sebagai bagian dari masyarakat ASEAN, Indonesia mendukung pembentukan standby force oleh setiap negara anggota ASEAN.

“Apabila terjadi bencana besar di negara anggota ASEAN dan jika diperlukan, maka satuan-satuan standby force tersebut dapat secara bersama melaksanakan penanggulangan bencana serta bantuan kemanusiaan di negara manapun”, tambah Panglima TNI.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa interaksi regional terpadu dapat memberikan kekuatan baru dalam mengendalikan wilayah secara baik dan akan berfungsi sebagai suatu platform dalam menemukan upaya serta solusi melalui berbagai bentuk kerja sama, baik bilateral maupun multilateral.

Sebelumnya, Pangab Kerajaan Thailand Jenderal Ponpipaat Benyasri selaku Ketua Sidang ACDMF ke-16 dalam pembukaannya menyampaikan bahwa Sidang ACDFM ke-16 mengambil tema "Sustainable Security" dikarenakan pentingnya untuk membangun kepercayaan antar negara ASEAN serta mempromosikan kerja sama untuk menghadapi dan mengatasi tantangan yang ada.

“Dengan dukungan yang berkelanjutan, kita dapat saling membantu untuk membangun kapasitas, membawa perdamaian, keamanan, dan kemakmuran di wilayah ASEAN”, ujar Ketua Sidang ACDMF ke-16.

Kegiatan Sidang ACDFM ke-16 diakhiri dengan penandatanganan joint statement pada ACDFM ke-16 dan serah terima Keketuaan Sidang ACDFM ke-17 kepada Vietnam.

 ■ Rasyid/Puspen TNI

Thursday, March 7, 2019

Angka Putus Sekolah di Jabar Butuh Perhatian Pemprov Jawa Barat


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Angka putus sekolah di Provinsi Jawa Barat tercatat selama 2018 hingga November mencapai 37.971 siswa, angka tersebut merupakan akumulasi dari angka putus sekolah SD, SMP, SMA, dan SMK di Provinsi Jawa Barat. Anak yang putus sekolah SD mencapai 5.627 siswa, SMP mencapai 9.621 siswa, SMA mencapai 5.403 dan yang terparah adalah siswa SMK yang sebanyak 17.320 siswa putus sekolah.

Menurut Lembaga Kaki Publik (Lembaga Kajian dan Analisis Keterbukaan Informasi Publik), Angka tersebut sangat mengkhawatirkan, terlebih jika Pemprov Jabar hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, karena pendidikan seharusnya menjadi program prioritas Pemerintah yang didalamnya terdapat nasib keberlanjutan bernegara dan berbangsa.

Keadaan tersebut diperparah dengan keadaan Provinsi Jawa Barat yang menjalankan kebijakan siswa SMA maupun sederajat harus membayarkan SPP ke sekolah setiap bulan, karena minimnya Subsidi Dana Bantuan Operasional Sekolah dari Pemprov Jabar. Maka, menurut Kaki Publik, angka putus sekolah tersebut menjadi sesuatu yang harusnya menjadi perhatian bagi Pemprov Jawa Barat.

Minimnya kesejahteraan masyarakat Jawa Barat menjadi masalah utama bagi meningkatnya angka putus sekolah, Kaki Publik mencatat, masih banyak anak didik yang berada di garis kemiskinan. Karena di Provinsi Jawa Barat, yang menerima dana Program Indonesia Pintar mencapai 1.912.846 siswa.

Dari penerima program Indonesia Pintar tersebut, siswa SD di Provinsi Jawa Barat mencapai angka paling tinggi sebanyak 968.499 siswa, sedangkan SMP mencapai hingga 531.945 siswa, SMA mencapai 123.551 siswa, dan siswa SMK mencapai 297.851 siswa yang mendapatkan program Indonesia Pintar.

Menurut Kaki Publik, sudah seharusnya Pemprov Jawa Barat memfokuskan kebijakan untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, bukan hanya fokus membangun infrastruktur di bagian-bagian yang tidak memiliki manfaat langsung bagi keberlangsungan dunia pendidikan dan terutama pada siwa yang berada di bawah garis kemiskinan di Jawa Barat.

Kaki Publik menilai infrastruktur di Jawa Barat pun sejauh ini tidak merata, lihat saja kabupaten Bekasi yang hanya didatangi pada saat kampanye pilkada, namun nasibnya juga tidak kunjung membaik. Yang terlihat justru sekolah-sekolah yang rusak parah, yang berakibat pada terganggunya proses belajar-mengajar di sekolah.

Adri Zulpianto
Direktur Lembaga Kaki Publik
(Lembaga Kajian dan Analisis Keterbukaan Informasi Publik)

Wednesday, March 6, 2019

Makmurkan Masjid, Kapolrestabes Medan Gelar Safari Sholat Subuh Berjamaah


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Kapolrestabes Medan Kombes Pol.DR.Dadang Hartanto bersama Team 23 melakukian giat Sholat Subuh berjamaah dan menyapa subuh bersama warga Komplek Pondok Surya di Mesjid Al Ikhlas, kelurahan Helvetia Timur, kecamatan Medan Helvetia pada Rabu (06/03/2019).

Kehadiran Kapolrestabes Medan bersama Team 23 Sholat Subuh di Mesjid Al Ikhlas di sambut Ketua Yayasan Al Ikhlas Komplek Pondok Surya dan Bapak H.Amri Nasution Kepala Bidang Peribadatan dan Dakwah Yayasan Al Ikhlas serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat yang turut hadir dalam Sholat Subuh berjamaah.

Usai kegiatan Sholat Subuh, Kapolrestabes Medan sempat berkomunikasi dengan beberapa Jamaah Masjid Al Ikhlas Komplek Pondok Surya, kelurahan Helvetia Timur, kecamatan Medan Helvetia.

Kapolrestabes Medan menerangkan maksud dari kegiatan sholat subuh ini, hanya semata-mata untuk beribadah yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu tentunya bisa bersilahturahmi langsung dengan warga mashyarakat.

"Program kami memakmurkan Masjid yaitu dengan cara Sholat Subuh Berjamaah, Maghrib Mengaji dan Jum'at Barokah yang mana, kami laksanakan serentak di setiap hari Jum'at di jajaran Polrestabes Medan dan untuk mendapatkan Ridho Allah SWT dan bersilaturahmi kepada warga, sekaligus menyampaikan informasi yang berkembang saat ini," kata Dadang.

Sholat Subuh Berjamaah, imbuh Kapolrestabes, bagi Personil Kepolisian bertujuan untuk membangun personil yang memiliki keimanan dan ketaqwaan yang kuat, sehingga dalam pelaksanaan tugas dapat terkontrol dengan baik serta dapat melayani masyarakat dan menjadi contoh suri tauladan di mata masyarakat.

"Inilah cara kami memakmurkan Masjid, agar semakin banyak yang datang, dengan harapan berjuang menebar kebaikan dan bersilaturahmi dengan masyarakat," pungkasnya.

■ Aini Halim

Wednesday, February 27, 2019

Di Sukoharjo, Yonif Mekanis Raider 413 Bremoro Kostrad Dipercaya Jadi Juri PBB Universitas Veteran


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Anggota Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis Raider 413 Bremoro Kostrad dipercaya menjadi juri lomba Peraturan Baris Berbaris tingkat SMA dan SMK yang dilaksanakan di halaman Universitas Veteran Jl. Letjend Sujono Humardani No.1, Gadingan, Jombor, Bendosari, Kabupaten Sukoharjo.

Dua anggota Yonif Mekanis Raider 413 Bremoro Kostrad Sertu Buyung bersama Serda Irawan yang ditunjuk sebagai juri pada lomba Peraturan Baris Berbaris tersebut. Disamping itu, pihak panitia juga menunjuk dari Koramil dan Kopassus sebagai juri dalam perlombaan PBB tersebut.

Disampaikan Sertu Buyung, kegiatan ini bertujuan guna menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan dikalangan generasi muda secara dini khususnya dalam penguasaan Peraturan Baris Berbaris, sehingga menggugah kesadaran generasi muda dalam meningkatkan kedisiplinan, kekompakan dan kebersamaan sebagai realisasi dari rasa cinta dan bangga terhadap tanah air Indonesia NKRI.

Kegiatan lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) dilaksanakan selama satu hari di halaman Univet Sukoharjo dimulai dari pukul 07.30 WIB sampai dengan selesai yang diikuti 16 peserta tingkat Pramuka Penegak se-Sukoharjo.

Hasil dalam lomba tersebut di bagi menjadi 2 (dua) putra dan putri. Dari  Sangga putra keluar juara I adalah SMKN 1 Pracimantoro, Juara II diraih oleh SMKN Sukoharjo, Juara III diraih oleh SMKN 7 Surakarta dan Danton terbaik diraih oleh SMAN 1 Sukoharjo, untuk Sangga putri Juara I diraih oleh SMKN 3 Sukoharjo, Juara II diraih oleh SMKN 1 Pracimantoro, Juara III ditaih oleh SMAN 1 Sukoharjo, dan Danton terbaik diraih oleh SMAN 1 Sukoharjo.

■ Rasyid/Penkostrad

Saturday, February 23, 2019

Cara Melatih Ketangguhan dan Ketajaman Berfikir


SUARAMERDEKA.CO.ID ■  Setiap manusia pada dasarnya memiliki reservoar alam bawah sadar yang luar biasa yang mampu melecutkan prestasi dan kemampuan super di atas orang rata – rata.

Jika saja setiap anak bangsa menyadari hal ini, maka secara kolektivitas akan menghasilkan karya – karya luar biasa. Bukan sekedar untuk dirinya sendiri, melainkan juga mampu mengangkat harkat dan martabat bangsa sebagai sebuah entitas yang memiliki peradaban luhur di tengah pesona zaman yang apatis dan egois.

Bagi sebagian masyarakat yang sudah menyadari hal ini, ia akan menguji dan melatih ketangguhan mental dan ketajaman spirit-nya agar mampu memberi stimulus atau rangsangan pada perkembangan otak sehingga semakin terlatih untuk mengurai dan menganalisis berbagai kerumitan algoritma kehidupan yang semakin komplleks. Semua dorongan kesadaran yang terbangun dari mentalitas yang positif akan semakin merangsang agar fungsi syaraf dalam otak terus bekerja untuk menjadi Great Thingking dan akhirnya melahirkan orang – orang super, mereka adalah Great People yang selalu menebarkan benih – benih harapan penuh optimisme dalam menatap indahnya masa depan.

Rangkaian penderitaan dan setumpuk kesulitan yang pernah dialami dalam hidupnya, tidak lantas ia harus menyerah pasrah dan kalah. Menerima getirnya kehidupan dengan isak tangis dan keluh kesah penuh kepiluan. Tapi justeru harus diolah sebagai sebuah realitas kehidupan yang harus dilalui dengan berani, sabar dan tangguh penuh keyakinan. Pada saat itulah syaraf – syaraf akan bekerja, saat itulah kecerdasan manusia akan diuji, dan saat itulah otak manusia akan semakin terlatih dan terasah.

Menarik sekali berbagai kajian bagaimana otak dan sistem syaraf merespon spirit dan mental seseorang yang mau berfikir. Semakin rumit dan kompleks suatu persoalan akan membuat otak semakin sehat dan cerdas jika mau berfikir untuk menyelesaikannya. Kecuali jika spirit dan mentalnya malas berfikir, maka otak dan sistem syarafnya tidak akan berfungsi dan terlatih secara optimal. Itulah sebabnya ilmu tentang Neuroscience semakin berkembang dan banyak diminati untuk dipelajari.

Neuroscience pada dasarnya merupakan sebuah ilmu yang mempelajari untuk mengungkap berbagai misteri otak. Dalam pengungkapannya tentu tidak akan cukup hanya dengan bermodalkan satu disiplin ilmu saja, melainkan memerlukan dukungan berbagai ilmu agar misteri bisa terkuak secara komprehensif. Meskipun tentu etafeta penemuan dan pengungkapan ini tidak akan langsung bertemu dengan tanda titik, melainkan tanda koma dan tanda koma lagi karena keterbatasan pengetahuan manusia akan karya Tuhan yang sangat vital dalam anatomi manusia ini.

Meski demikian, sekali lagi tidak boleh membuat kita lemah atau takut. Tetapi harus dijadikan tantangan agar lebih keras lagi berfikir untuk menguak tabir pengetahuan yang terbatas ini. Otak yang memiliki ukuran dalam volume dan berat yang terbatas, tetapi memiliki kekuatan dan kemampuan yang tidak terbatas. Tidak ada manusia yang bodoh, melainkan sekelompok manusia yang belum tahu bagaimana cara melatih dan memanfaatkan otaknya yang luar bisa tersebut.

Pompalah terus semangat untuk menguak setiap tabir ketidaktahuan. Kobarkan semangat dan kemauan untuk selalu berfikir. Jangan pernah lelah dan takut dengan kesulitan, karena kesulitan sesungguhnya adalah kesempatan yang mampu membuat kita semakin hebat dan kuat.

Air mata tidak akan pernah memberi jawaban, tetapi semangat untuk menggunakan otak secara sehat adalah solusi atas setiap permasalahan. Mungkin setiap manusia pernah memiliki sisi – sisi gelap yang pernah dilaluinya, tetapi itu jangan pernah membuat kita tertunduk tanpa harapan.

Indonesia sedang berkembang dan terus membangun. Indonesia membutuhkan anak – anak bangsa yang berani dan mau berfikir keras. Tampilah kita menjadi bagian dari generasi yang akan meneruskan estafeta pembangunan menuju kesejahteraan dan kemakmuran. Bukan hanya menunjuk hidung orang lain. Bukan hanya menggantungkan harapan pada orang lain, tetapi jadilah kita sebagai pembawa obor harapan dengan penuh keyakinan untuk mengukir masa depan bangsa yang cemerlang.

Oleh : Dede Farhan Aulawi

Tuesday, February 19, 2019

Warga Asal Tegal Tewas di Teras Mushala Al Ishlah Indramayu


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Warga RT 01/02 Blok Siwalan Desa Tanjungpura, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu dibuat geger. Pasalnya, warga setempat menemukan pria tidak dikenal sudah tidak bernyawa di teras Mushala Al Ishlah, pada Senin (18/2) sore.

Radar Indramayu merilis bahwa Mr X yang diperkirakan berusia 40 tahun, tinggi badan 160 cm, berkulit hitam dan mengenakan kaos kuning polos itu diduga sudah berada di teras mushala sejak Minggu (18/1).

Kuwu desa setempat, Edi mengatakan, berdasarkan keterangan beberapa warganya, korban terlihat berada di area mushala pada hari Minggu sekitar pukul 20.00 WIB.

“Katanya sempat meminta rokok kepada salah satu warga, namun tidak dikasih karena warganya tersebut tidak merokok,” katanya.

Pada hari Senin sekitar pukul 11.00, lanjut Edi, Mr X ini meminta air minum kepada salah satu warga, dan warga tersebut memberikan sebotol air mineral dan segelas teh manis hangat.

Saat ditanya warga, kata Edi, mengaku dari Kabupaten Tegal.

“Ketika diberikan air mineral dan teh hangat, orang itu sempat mengatakan dari Kabupaten Tegal. Korban kondisi sekujur tubuhnya terasa panas, selang berapa jam ketika ditinggalkan dan balik lagi, korban sudah dalam kondisi sudah tak bernyawa, sekitar pukul satu siang,” ungkap Edi.

Pihaknya, kemudian langsung menghubungi aparat Kepolisian Polsek Karangampel.

Kapolres Indramayu, AKBP M Yoris melalui Kapolsek Karangampel Kompol Suprawadi membenarkan kejadian penemuan mayat tanpa identitas di teras mushala Blok Silawan, Desa Tanjungpura Kecamatan Karangampel.

Saat ditemukan, katanya, jasad korban terdapat bercak darah di seputaran mulut, kedua lubang hidung tertutup ingus, menggunakan baju kaos kuning polos, tidak mengenakan celana, dan mengenakan handuk hijau mengambil inventaris dari musala.

“Diduga karena sakit, dan diduga korban merupakan ODGJ, kita langsung berkoordinasi dengan tim Inafis untuk mengevakuasi jasad korban,” tandasnya.

© Copyright 2018 SUARA MERDEKA HARI INI | All Right Reserved