PETUAH WANITA

Sunday, March 10, 2019

Dapat Kontrak Nyanyi Ekslusif Dari Kerajaan Malaysia, Begini Kata Mila Karmila


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Jumlahnya masih sangat sedikit penyanyi asal Indonesia yang berkiprah secara profesional di Negeri Jiran, Malaysia. Apalagi bisa meraih apa yang diharapkan. Yang ada malah cuma sekadar kesempatan, tapi belum tentu bisa menggapai kesuksesan sebagai penyanyi profesional. 

Satu penyanyi dari Indonesia yang sudah hijrah ke sana, yakni Mila Karmila malah mendapat kontrak ekslusif permanen dari Kerajaan Malaysia. Tentu, pencapaian tersebut bisa disebut sangat membanggakan. Sedangkan kontrak yang didapat sejak Agustus 2018 lalu sampai tahun 2020 mendatang.

"Hal itu aku dapatkan dari hasil kerja keras dan sikap profesional. Sebab, nggak gampang untuk meraih kepercayaan itu. Sebab, persaingannya cukup ketat, karena banyak juga penyanyi dari negara-negara lain," kata Mila Karmila kepada awak media, Minggu (10/3).

Sejatinya, Mila Karmila hijrah ke Malaysia sejak 2013. Awalnya, nyanyi dari panggung ke panggung dan event. Itu ditekuni hingga 2017. Nah, baru pada Agustus 2018 lalu, dikontrak eksklusif permanen oleh Management Kerajaan Malaysia, Paduka Umi Aida. Bahkan itu didapat berkat kerja keras dan sikap profesional yang dimiliki.

Namun dalam kurun waktu 2013-2017 lalu, tak sedikit pengalaman go-Internasional yang diraih. Mila Karmila tercatat pernah melanglang buana hingga manggung nyanyi sampai ke Singapura, Thailand, Korea, Jepang, Hongkong, beberapa negara Eropa dan bahkan ke Amerika Serikat.

"Tentu pencapaian go-Internasional, jelas merupakan kesempatan langka. Alhamdulillah, aku sudah mendapatkan. Yang jelas, aku kepengen mendapatkan pengalaman yang lebih bagus lagi," celetuk Mila Karmila yang juga dikenal sebagai pengusaha eksport dan import Indonesia-Malaysia.

Selama hijrah dan berada di negeri Malaysia, Mila Karmila awalnya banyak menghibur kalangan pejabat alias Datuk-Datuk. Dari situlah, menurut dia, sehingga dikenal oleh kalangan Istana Kerajaan Malaysia di Selangor. "Aku sendiri awalnya nggak nyangka, jika kemudian malah mendapat semacam kontrak ekslusif permanen oleh pihak Kerajaan Malaysia," paparnya, panjang lebar.

Lantaran bermukim lama di sana, Mila Karmila pun yang juga didapuk sebagai Ketua Umum Para Pekerja Muda Indonesia for Malaysia (PPMIM), Ketua Artis Jokowi for Malaysia (Arjo) serta Humas Group Exexuxi Sosial Jak-Indonesia. Namun begitu, ia menegaskan masih banyak impian yang ingin diraih khusus di dunia tarik suara. Meski segala sesuatunya, ia harus berjuang sendiri secara mandiri.

Diakui penyanyi berdarah campuran ayah berdarah Inggris-Bengkulu dan ibu asal Sunda-Jawa, kini menjadi single parent alias orangtua tunggal bagi kedua anak serta sejumlah anak yatim. "Selama ini kan, aku memang menjadi tulang punggung keluarga," ungkap perempuan yang sudah menginjak usia kepala tiga tersebut.

Pada bagian lain, jika menengok ke belakang soal karir keartisannya di Indonesia, Mila Karmila tercatat pernah menekuni dunia model secara profesional. Selain sebagai Model Kalender (2000), Icon Thamrin City (2010), juga dikenal jadi pemain sejumlah sinetron, FTV serta produksi film layar lebar.

Khusus dijagad akting, Mila Karmila tercatat ikut main dalam produksi sinetron dan FTV berjudul 'Belahan Jiwa'. Sedang di film, ia terlibat ikut berakting dalam produksi ' Misteri di Hongkong', 'Jaka Sembung', 'City Bang-Bang' maupun 'Warkop Millenium'. Namun kini lebih memilih dan fokus hanya di dunia karir nyanyi, karena semakin memberikan kemapanan dalam kehidupannya. 

■ GOES/Gehaes BST

Monday, February 4, 2019

Ketum Dharma Pertiwi Kunjungi Museum Mahatma Gandhi di India


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi, Ny. Nanny Hadi Tjahjanto didampingi Istri Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) India Ny. Reena Landa, mengunjungi salah satu tempat bersejarah yaitu Museum Mahatma Gandhi (Gandhi Smriti) di New Delhi, India, Senin (4/2/2019).

Usai mengunjungi Gandhi Smriti,  Ny. Reena Landa mengajak Ny. Nanny Hadi Tjahjanto ke  Central Cottage Industries Emporium Janpath, CIE (Cottage Industry Expo) merupakan suatu tempat terkemuka kerajinan tangan negara India yang dibuat oleh para seniman dan ahli kerajinan yang terampil.

Dalam kunjungan tersebut, Ny. Nanny Hadi Tjahjanto dan Ny. Reena Landa juga sempat berdiskusi mengenai berbagai kegiatan sosial dan kebudayaan yang dilaksanakan oleh organisasi Istri Angkatan Bersenjata India dan organisasi istri TNI (Dharma Pertiwi).

Kegiatan kunjungan diakhiri dengan tukar menukar cinderamata berupa hasil kerajinan ciri khas masing-masing negara.

Ketum Dharma Pertiwi, Ny. Nanny Hadi Tjahjanto berada di India dalam rangka mendampingi kunjungan kerja Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

 ■ Rasyid / Puspen TNI

Wednesday, January 30, 2019

Ny. Nanny Hadi : Dharma Pertiwi Sebagai Wadah Bagi Istri Anggota TNI


SUARAMERDEKA.CO.ID ■  Dharma Pertiwi sebagai wadah bagi istri anggota TNI hendaknya selalu memupuk rasa persatuan dan kesatuan yang dilandasi semangat kebersamaan dan kepedulian, saling menghargai serta menghormati satu dengan yang lain, sehingga dapat memperkokoh soliditas keluarga besar TNI.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto pada penutupan Rakor Dharma Pertiwi Tahun 2019, yang dihadiri 400 orang dari jajaran Dharma Pertiwi Pusat dan Daerah serta IKKT Pragati Wira Anggini, bertempat di Balai Sudirman, Jl. Dr. Saharjo No. 268, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (30/1/2019).

Lebih lanjut Ny. Nanny Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa Dharma Pertiwi hendaknya dapat memberikan keteladanan dan sikap proaktif serta dapat meningkatkan kepekaan terhadap situasi dan kondisi yang sedang terjadi di sekitar kita, sehingga keberadaan Dharma Pertiwi semakin dirasakan manfaatnya bagi keluarga besar TNI maupun masyarakat.

“Tingkatkan sinergi kegiatan dengan organisasi kewanitaan di lingkungan masyarakat dimanapun Ibu-ibu berada atau bertempat tinggal,” ujarnya.

Di hadapan 400 peserta Rakor, Ny. Nanny Hadi Tjahjanto menekankan agar selalu mempedomani program kerja Dharma Pertiwi Pengurus Pusat dalam penjabaran program kerja Dharma Pertiwi Daerah, agar terjadi sinergi kegiatan dari pusat ke daerah. Untuk itu, agar selalu melibatkan Ibu-ibu anggota Dharma Pertiwi Daerah dalam melaksanakan kegiatan apapun bentuknya.

“Semua himbauan dari Dharma Pertiwi Pusat harus sampai ke Ibu-ibu anggota Dharma Pertiwi Daerah,” ucapnya.

Disamping itu, segenap anggota Dharma Pertiwi agar turut serta mendukung program pemerintah, khususnya yang dicanangkan oleh Ibu Negara Hj. Iriana Joko Widodo dan OASE Kabinet Kerja 2014-2019, seperti 10 Program PKK dan Go Green.

“Diharapkan kepada seluruh Ibu-ibu Dharma Pertiwi Pengurus Pusat dan Ibu-ibu Dharma Pertiwi Daerah percaya diri dan mempunyai pegangan dalam melaksanakan program kerja di wilayahnya masing-masing,” kata Ny. Nanny Hadi Tjahjanto.

■ Rasyid/ Puspen TNI

Sunday, January 13, 2019

Hasil Penelitian KPI, Perkawinan Anak di Indramayu Masih Tinggi


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Perkawinan anak di Kabupaten Indramayu masih cukup tinggi. Berdasarkan hasil penelitiannya, Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) mencatat, ada tiga desa dengan rata-rata 15 perkawinan anak per tahun. Ketiga desa itu Krasak Kecamatan Jatibarang, Beber Kecamatan Sukagumiwang dan Gelarmendala Kecamatan Balongan.

“Data riil secara keseluruhan di Kabupaten Indramayu kami belum punya karena masih dikumpulkan. Tapi kami punya data dari tiga desa, di mana satu desa rata-rata ada 15 perkawinan anak dalam setahun,” kata Sekretaris KPI Cabang Indramayu, Yuyun Khoerunnisa, Jumat (11/1).

Terkait kondisi tersebut, Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Cabang Kabupaten Indramayu bersama Dinas Pendidikan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melakukan komitmen untuk melakukan pencegahan.

Komitmen dilakukan melalui Gerakan Bersama Pencegahan Perkawinan Anak di Kabupaten Indramayu. Hal itu ditandai dengan pembacaan ikrar bersama di Hotel Wiwi Perkasa II Indramayu, Jumat (11/1

BACA JUGA: Bagaimana Agar Anak Menjadi Penurut? 

Yuyun Khoerunnisa mengatakan, prihatin dengan banyaknya perkawinan anak di Indramayu. Untuk itulah bersama stakeholder terkait melakukan komitmen bersama untuk mencegah perkawinan anak.

Menurut Yuyun, perkawinan anak merupakan salah satu bentuk kejahatan kemanusiaan dan melanggar hak asasi manusia. Perkawinan anak juga menyebabkan angka kematian ibu dan bayi meningkat, penyebab kekerasan dalam rumah tangga, dan kekerasan terhadap perempuan.

“Perkawinan anak juga merampas hak anak dan menghambat tumbuh kembang anak, serta merintangi ketahan keluarga, bangsa dan negara,” papar Enis, sapaan Yuyuh Khoerunnisa.

Enis menambahkan, untuk mencegahnya, bersama seluruh stakeholder akan terus bergerak melakukan sosialisasi tentang bahaya perkawinan anak. Sosialisasi dilakukan ke seluruh wilayah Indramayu dengan melibatkan unsur pemerintah, masyarakat sipil serta pra pemangku kepentingan.

“KPI tidak bisa sendirian, dan semua pihak terkait harus memiliki komitmen sama untuk mencegah perkawinan anak,” tandasnya.

Sementara Kepala Seksi Perlindungan Hak Perempuan (PHP) pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Indramayu, Ade Suharnani mengatakan, sangat mendukung upaya pencegahan perkawinan anak di Kabupaten Indramayu. DP3A selama ini juga terus memberikan pendidikan dan sosialisasi kepada masyarakat, terkait dampak negatif dari perkawinan anak.

“Salah satu penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) adalah akibat perkawinan anak. Untuk itulah harus dicegah, diantaranya melalui pendidikan serta pemberdayaan perempuan,” ujarnya. (sumber: Radar)

Monday, December 24, 2018

Prabowo-Sandi Janjikan Sembako Murah, Dahnil: Program Siap Diterapkan di Seluruh Indonesia


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ TIM Pemenangan Prabowo-Sandiaga menilai kondisi ekonomi Indonesia pada 2018 mengalami perlambatan. Bila terpilih pada kontestasi Pilpres 2019, Prabowo-Sandiaga akan lansung tancap gas fokus pada dua hal di bidang ekonomi, yaitu menstabilkan harga dan menyediakan lebih banyak lapangan pekerjaan.

Dahnil Anzar Simanjuntak, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno (Prabowo-Sandi) mengungkapkan, salah satu cara menstabilkan harga pangan dengan melakukan pendekatan fiskal.

"Prabowo-Sandi akan fokus di dua kegiatan ekonomi utama, yaitu memastikan harga-harga terjangkau. Artinya, bagaimana membuat daya beli masyarakat meningkat," ucapnya kepada CNBC Indonesia, Senin (24/12/2018).

Cara lainnya, lanjut Dahnil, adalah dengan mengimplementasikan Peta Jalan Pangan di 100 hari pertama. Pada 2019 tentu APBN yang digunakan masih APBN yang disusun Pemerintah saat ini. Maka, Dahnil menegaskan Peta Jalan Pangan akan dimulai pada awal 2020 mendatang.

Lebih jauh lagi Dahnil mengungkapkan, Prabowo-Sandi akan memastikan bahwa dunia bisnis akan mendapatkan kepastian. Itu dicapai dengan cara menyisir semua kebijakan yang merugikan UMKM dalam negeri selama ini.

"100 hari pertama regulasi-regulasi yang merugikan UMKM dalam negeri kita tinjau ulang. Sisir regulasi yang jadi hambatan investasi khusus bagi pelaku usaha dalam negeri," tambahnya.

Timnya juga sudah menyiapkan strategi guna menambah ketersediaan lapangan kerja yang berkualitas. Berdasarkan visi-misinya, Prabowo-Sandiaga akan mendorong program-program kewirausahaan melalui program OKE-OCE besutan Sandiaga Uno saat menjabat sebagai wakil gubernur DKI Jakarta.

Saat ini, lanjut Dahnil, program tersebut sudah dibuatkan pilot projek untuk diterapkan di seluruh Indonesia. Penerapannya akan menggunakan pola data ketenagakerjaan yang biasa dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

"Kita ingin pastikan menjembatani kebijakan ini, artinya pemberdayaan agrobisnis UMKM jadi jangan sampai petani-petani bermigrasi ke perkotaan cari pekerjaan. Maka pertanian perspektifnya agrobisnis," ucapnya.

OKE-OCE nanti dikoneksikan dengan pendekatan Koperasi Unit Desa (KUD). Hal itu akan dimasifkan agar penyediaan lapangan pekerjaan tidak hanya jadi basis di perkotaan tapi juga di pedesaan.

Generasi milenial di pedesaan juga akan banyak dilibatkan dalam hal ini. Selama ini, lanjut Dahnil, Pemerintah ketika berbicara soal milenial cenderung mengarah ke generasi milenial perkotaan. Sementara, generasi milenial pedesaan jarang jadi sorotan padahal berpotensi.

"Insentif juga akan kita berikan dalam bisnis pertanian. Berupa subsidi bukan hanya subsidi pupuk tapi juga memotong jalur distribusi yang terlalu panjang." pungkasnya.




Saturday, November 17, 2018

Resep Cari Istri ala KH Maimun Zubair


Nek milih bojo iku sing ora patiyo ngerti dunyo. Mergo sepiro anakmu sholeh, sepiro sholehahe ibune. (Kalau memilih istri itu yang kurang begitu paham urusan dunia. Sebab seberapa sholehnya anakmu, seberapa (berbanding lurus dengan) kesholehnya ibunya)

Sohabat Abbas iku nduwe bojo ora seneng dandan, nganti sohabat Abbas isin nek metu karo bojone. Tapi beliau nduwe anak ngalime poll, rupane Abdulloh bin Abbas. (Sahabat Abbas itu punya istri tidak suka berhias, sampai sahabat Abbas malu jika keluar dengan istrinya. Tapi beliau memiliki putra alimnya minta ampun, yakni Abdullah bin Abbas)

Sayyidina Husain nduwe bojo anake rojo rustam (rojo persia). Walaupun asale putri rojo, sakwise dadi bojone sayyidina Husain wis ora patiyo seneng dunyo. Mulane nduwe putro Ali Zainal Abidin bin Husain, ngalim-ngalime keturunane Kanjeng Nabi. (Sayyidina Husain punya istri putri raja Rustam (raja Persia). Walaupun asalnya putri raja, setelah menjadi istri Sayyidina Husain sudah tidak begitu suka dunia. Makanya punya putra Ali Zainal Abidin bin Husain, paling alimnya keturunan Kanjeng Nabi.)

Kiai-Kiai Sarang ngalim-ngalim koyo ngono, mergo mbah-mbah wedo’e do seneng POSO. (Kiai-kiai Sarang alim-alim seperti itu, sebab nenek-neneknya suka puasa)

Syekh Yasin Al Fadani (ulama’ asal padang yang tinggal di mekah) iku nduwe istri pinter dagang, nduwe putro loro. Sing siji dadi ahli bangunan sijine kerjo neng transportasi. Kabeh anake ora ono sing nerusake dakwahe Syekh Yasin (Syekh Yasin al-Padangi itu punya istri pandai dagang, punya dua orang putra. Yang satu menjadi ahli bangunan. Yang lain ahli transportasi. Semua putranya tidak ada yang meneruskan dakwah Syekh Yasin)

Neng Al Qur-an (di al-Qur’an)

Istri iku ladang kanggo suami. (Istrimu ladang suami)

Sepiro apike bibit tapi nek tanahe atau ladange ora apik, ora bakal ngasilno pari apik. (Seberapapun bagusnya bibit (padi) tapi jika tanah atau ladangnya tidak baik, maka tidak akan bisa menghasilkan.

Semoga kita menjadi istri yang sholehah. Istri yang dapat mengantarkan suaminya untuk mencapai ridho dan surga-Nya. Istri yang melahirkan anak-anak yang sholeh dan sholehah.

Amin

Oleh : KH. Maimun Zubair


© Copyright 2018 SUARA MERDEKA HARI INI | All Right Reserved