MILITER

Tuesday, June 18, 2019

Babinsa Karangawen Bantu Petani Panen Padi di Demak


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Sertu Bambang Babinsa Koramil 13/Karangawen jajaran Kodim 0716/Demak melakukan pendampingan sekaligus membantu Petani Panen Padi milik Bapak Abdul Fatah warga dukuh Tlogotirto desa Tlogorejo yang merupakan salah satu anggota Kelompok Tani semi endah yang masih tergabung dalam gapoktan Tlogomakmur Pimpinan Bpk H.sodik.dengan luas lahan 0,05 H, di Desa Tlogorejo, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Senin ( 17/06/19).

Kegiatan ini merupakan bentuk monitoring bidang pertanian, sebagai salah satu langkah menyukseskan program pemerintah swasembada pangan khususnya di wilayah Desa binaannya Desa Tlogorejo, Kecamatan Karangawen.

Babinsa Sertu Bambang mengatakan, pada panen padi di areal pertanian milik warga tersebut menggunakan dos yang merupakan alat pemanen padi yang masih cukup tradisional.

“Kalau semua petani saat panen menggunakan alat manual ini, hasil panen maksimal,” kata Sertu Bambang.

Selain membantu tanam dan panen padi, Babinsa juga melakukan penyuluhan pertanian bersama-sama dengan PPL kepada para kelompok tani (Poktan) di desa yang menjadi binaanya.

(Pendim 0716/Demak)

Friday, June 14, 2019

Pemakaman Almarhum Peltu Mar Hudan Anggota Yon Arhanud-2 Surabaya di Kulon Progo


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Rabu siang (12/06/19), bertempat di Dusun Kasihan 1 Desa Ngentakrejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta dilaksanakan Upacara Pesemayaman dan Pemakaman Secara Militer Almarhum Peltu Mar Hudan, NRP. 82539, anggota Yon Arhanud-2 Mar, Menart-2 Mar, Pasmar 2 Surabaya, yang meninggal dunia pada Rabu, (12/06/19), pukul 01.45 WIB, di Rumah Sakit Wiyung Surabaya, karena sakit.

Upacara Persemayaman dilaksanakan di rumah duka, dengan Inspektur Upacara Letkol Mar Kusno Eko Haryanto (Danyon Arhanud 2 Mar), Komandan Upacara Kapten Mar Firmansyah (Danrai A Batalyon Arhanud 2 Mar), Perwira Upacara Lettu Mar Ari Agus (Pasipers Batalyon Arhanud 2 Mar). Peserta upacara terdiri dari Regu Sangkakala Lanmar Surabaya, 1 SST bersenjata Personel Kodim 0731/Kulon Progo, 1 SST bersenjata Personel Menart 2 Marinir Surabaya dan 1 SST Personel Deputasi Lanal Yogyakarta.

Upacara Pesemayaman diawali dengan penyerahan jenazah almarhum Peltu Mart Hudan dari perwakilan keluarga kepada Inspektur Upacara, untuk dilaksanakan pemakaman secara militer.

Irup dalam sambutannya mengatakan bahwa : atas nama Pimpinan TNI AL menyampaikan ikut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya, serta memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa, semoga keluarga yang ditinggalkan tetap teguh iman dan diberi kekuatan dalam menghadapi cobaan ini, selanjutnya marilah kita menghantarkan almarhum ke tempat peristirahatan yang terakhir.

Selesai Upacara Persemayaman, jenasah almarhum Peltu Mar Hudan diusung/diberangkatkan menuju TPU Kyai Mondoroko, Dusun Kasihan 1, Desa Ngentakrejo, Lendah, Kulon Progo, yang terletak dibelakang rumah duka, untuk dilaksanakan Upacara Pemakaman.

Pada Upacara Pemakaman, dibacakan Riwayat Hidup singkat almarhum, pembacaan Apel Persada dan penghormatan dengan tembakan salvo saat penurunan jenasah almarhum ke liang lahat.

Penimbunan liang lahat secara simbolis dilaksanakan oleh Irup, kemudian dilanjutkan oleh perwakilan keluarga dan petugas makam, serta peletakkan karangan bunga oleh Irup

Selama hidupnya almarhum selalu menunjukkan tutur kata dan budi pekerti yang baik, almarhum juga memiliki prestasi dan dedikasi yang baik, dalam pengabdian dan pengorbanan kepada bangsa dan negara. Untuk itulah saya mengajak hadirin, untuk bersama-sama mendo'akan semoga arwah almarhum diterima disisi Tuhan Yang Maha Esa, serta diampuni semua dosa-dosanya dan kita yang ada disini tetap mengenang jasa-jasa almarhum kepada bangsa dan negara.

Selaku Inspektur Upacara dan atas nama negara dan bangsa, dengan ini saya menyampaikan ikut belasungkawa yang sedalam-dalamnya, serta memohon kepada Tuhan, semoga keluarga yang ditinggalkan tetap teguh iman dan diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini, tak lupa saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan baik moril maupun material, sehingga pelaksanaan pemakaman dapat terlaksana dengan lancar dan tertib. Mudah-mudahan semua amal baik saudara-saudara sekalian mendapatkan balasan dari Tuhan Yang Maha Esa.

Prosesi pemakaman diakhiri dengan do'a, dilanjutkan dengan penghormatan terakhir kepada almarhum Peltu Mar Hudan serta penyerahan Bendera Merah Putih oleh Irup kepada ahli waris, yang diterima oleh orangtua almarhum.

■ Dea Ananda /rls

Wednesday, June 12, 2019

Petinggi TNI Hadiri Acara Halal Bi Halal di Parsulukan Serambi Babussalam


SUARAMERDEKA.CO.ID ■  Parsulukan Serambi Babussalam Majelis Zikir THARIQAT NAQSYABANDIYAH tuan guru Syek' Ban Rajagukguk mendapat kunjungan petinggi TNI-Polri dan Kepala Daerah Kota Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun, Selasa (11/06/2019).

Pada kesempatan tersebut, Komandan Kodim 0207/Simalungun Letkol Inf Frans Kishin Panjaitan, S.A.P., M.P.M, turut hadir dalam kegiatan Acara Halal Bi Halal bersama jamaah Parsulukan Serambi Babussalam Majelis Zikir THARIQAT NAQSYABANDIYAH.

” Mari kita jaga kerukunan dan keharmonisan, kita jaga Pematangsiantar dan Simalungun ini menjadi tanah berkah, dan mudah-mudahan dengan adanya Halal Bi Halal ini kerukunan umat beragama semakin solid dan terus semakin baik,” katanya.

Acara ini merupakan wujud kesamaan tekad untuk menjaga keragaman di Pematangsiantar dan Simalungun. Wahana ini sangat tepat untuk memperkokoh ikatan persatuan dan kesatuan di Bumi Pancasila.

■ R-09

Thursday, May 30, 2019

Sembilan Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 9 (Sembilan) Perwira Tinggi  (Pati) TNI, di Ruang Hening Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (29/5/2019).

Kenaikan pangkat 9  Pati terdiri dari 1 (satu) Pati TNI AD dan 8 (delapan) Pati TNI AU berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/1238/V/2019 tanggal 28 Mei 2019.

1 Pati TNI AD yang naik pangkat, yaitu Brigjen TNI Dominggus Pakel, S.Sos., M.M.S.I. (Kapusdatin Kemhan).

8 Pati TNI AU yang naik, yaitu Marsdya TNI Trisno Hendradi (Dansesko TNI), Marsda TNI Toto Boedihardjo, S.H. (TA Pengkaji Bid. Diplomasi Lemhannas), Marsda TNI Abdul Wahab, S.Sos., M.M. (Aslog Kasau), Marsda TNI Ir. Novyan Samyoga (Wadanjen Akademi TNI), Marsma TNI Untung Basuki, S.E. (Pa Sahli Tk. II Bid. Jahpers Panglima TNI), Marsma TNI Maman Suherman, M.A.P. (Diropsdik Debid Dik. Pimp. Tk. Nasional Lemhannas), Marsma TNI Paminto Bambang Pamungkas, S.I.P. (Pati Sahli Kasau Bid. Strahan), Marsma TNI Daan Sulfi, S.Sos., M.Si. (Danlanud Mna).

Turut mendampingi Panglima TNI antara lain, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji S.E., M.M., Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E, M.M., Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, Irjen TNI Letjen TNI Muhammad Herindra, M.A., M.Sc., Danjen Akademi TNI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos.

■ Rasyid/Puspen TNI

Saturday, May 11, 2019

Peterjun Yonif Para Raider 432 Kostrad Hiasi Langit Simbang


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan keterampilan sebagai prajurit Lintas Udara, prajurit Yonif Para Raider 432 Kostrad melaksanakan latihan terjun penyegaran statik di Desa Simbang, Kecamatan Simbang, Maros, Sulawesi Selatan.

Terjun penyegaran ini diikuti oleh  500 peterjun dari Yonif Para Raider 432 Kostrad dipimpin langsung oleh Komandan Yonif PR 432 Kostrad, Mayor Inf Gustiawan Ferdianto dengan mengambil titik muat dari Bandara Sultan Hasanuddin Maros dan diterjunkan di wilayah Desa Simbang.

Kegiatan terjun dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 7 s.d. 8 Mei 2019, setiap hari penerjunan terbagi menjadi 4 shorty terjun statik, setiap shorty terdiri dari 2 run setiap run terdiri dari 64 peterjun dengan 1 pesawat Hercules Short Body A-1316 dengan Pilot  Kapten  Pnb Endrik,  Kopilot  Lettu Pnb Sony dan  Letda Pnb Bima.

Latihan terjun penyegaran ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya dengan tujuan untuk senantiasa memelihara dan meningkatkan kemampuan terjun prajurit dalam rangka mendukung tugas-tugas kedepannya yang diberikan oleh komando atas, sehingga setiap prajurit diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan baik mendapatkan keberhasilan dan kesuksesan.

Disela-sela meninjau latihan, Kepala Staf Divisi Infanteri 3 Kostrad, Brigjen TNI Dwi Darmadi didampingi oleh Danbrigif Para Raider 3 Kostrad Letnan Kolonel Inf Susilo, S.Sos memberikan penekanan tentang faktor keamanan dan keselamatan lebih diutamakan sehingga latihan ini bisa dilaksanakan dengan zero accident.

“Keberhasilan latihan ini akan berhasil kalau prajurit mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diberikan saat melaksanakan ground training,” ujar Kasdivif 3 Kostrad.

Kegiatan terjun ini disambut dengan aplaus dan antusias dari masyarakat setempat yang baru pertama kali melihat latihan terjun dari satuan Kostrad, karena selama ini masyarakat setempat hanya bisa menyaksikan kegiatan latihan terjun hanya melalui layar televisi. Tapi kali ini masyarakat dapat menyaksikan secara langsung. Terpantau masyarakat tumpah ruah menyaksikan latihan tersebut serta ucapan terimakasih dari masyarakat atas diselenggarakannya latihan terjun penyegaran semoga kedepannya Desa Simbang bisa dijadikan sebagai sarana latihan TNI khususnya Yonif Para Raider 432 Kostad.

■ Red/Penkostrad

Saturday, May 4, 2019

Panglima TNI : PPRC TNI Dituntut Tingkatkan Kemahiran dan Kemampuan Tempur Dalam Berbagai Misi

 Panglima TNI : PPRC TNI Dituntut Tingkatkan Kemahiran dan Kemampuan Tempur Dalam Berbagai Misi

SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI dituntut untuk senantiasa meningkatkan kemahiran dan kemampuan bertempur dalam menjalankan berbagai misi, baik dalam konteks operasi militer untuk perang,  maupun operasi militer selain perang.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat memimpin Apel Kesiapsiagaan PPRC TNI tahun 2019, bertempat di Taxi Way Skadron Udara 32 Lanud Abdul Rahman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jum'at (3/5/2019).

Dihadapan lebih 5.000 pasukan, Panglima TNI mengatakan bahwa sebagai satuan reaksi cepat, maka satuan PPRC TNI dituntut untuk mampu melakukan reaksi cepat terhadap berbagai ancaman nyata, dalam rangka menangkal, menindak awal dan menghancurkan kekuatan musuh yang mengancam NKRI. 

“Saya sampaikan penghargaan atas semangat, loyalitas, dedikasi dan pengabdian terbaik, yang telah kalian tunjukkan selama ini,  dalam setiap pelaksanaan tugas-tugas negara, yang selalu dilandasi nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Selanjutnya, Panglima TNI menjelaskan bahwa keberhasilan di dalam pelaksanaan berbagai tugas, hendaknya tidak membuat lupa akan jati diri TNI,   sebagai tentara rakyat,  tentara pejuang,  sekaligus tentara profesional.  “Sistem pertahanan semesta memiliki kekuatan berupa kemanunggalan TNI dan rakyat. Oleh karena itu selalu rendah hati dan dekat dengan rakyat, seraya tetap berserah diri kepada Sang Pencipta,” katanya.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa setiap prajurit PPRC harus selalu memegang prinsip-prinsip kecepatan dalam manuver, ketepatan dalam menghitung kemampuan dan batas kemampuan,  serta singkat dan cepat dalam melakukan eksploitasi kekuatan. “Pemahaman ini saya nilai sangat penting dalam pembinaan satuan PPRC, karena wilayah operasionalnya meliputi darat, laut dan udara di seluruh wilayah Nusantara,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI kembali mengingatkan,  tentang pentingnya untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa yang merupakan tugas, tanggung jawab,  sekaligus kewajiban kita semua sebagai bangsa Indonesia.

“Peran TNI di dalam pelaksanaan pesta demokrasi adalah  memberikan perbantuan kepada KPU dan Polri guna menjamin agar rangkaian tahapan Pemilu tahun 2019 ini berjalan aman, lancar dan damai,” tutur Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.   

Panglima TNI menegaskan  bahwa TNI tetap menjaga komitmen bahwa TNI tetap netral.  Namun demikian dalam setiap pelaksanaan tugas pengamanan Pemilu tersebut, hendaknya selalu meningkatkan kesiapsiagaan, melakukan deteksi dan cegah dini terhadap setiap tindakan inkonstitusional yang berpotensi menjadi ancaman terhadap persatuan dan kesatuan bangsa.

“Bersama seluruh masyarakat dan komponen bangsa,  mari kita menjaga jalannya pesta demokrasi ini agar berjalan damai, aman dan lancar, sehingga terwujud stabilitas keamanan nasional dan  ketertiban serta ketentraman di dalam masyarakat,” pungkas Panglima TNI.

Thursday, May 2, 2019

Informasi Bagian Kebutuhan Dasar Untuk Ketahanan Nasional


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Informasi merupakan kebutuhan mendasar setiap orang sebagai pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya serta bagian penting bagi ketahanan nasional. Hak memperoleh informasi adalah Hak Asasi Manusia (HAM) dan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) merupakan salah satu ciri penting negara demokratis yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik sesuai UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang KIP.

Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Umum (Kabidum) Puspen TNI, Kolonel Inf Drs I Ketut Murda mewakili Kapuspen TNI, Mayjen TNI Sisriadi, saat membuka Rapat Kerja Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) tahun 2019, di Balai wartawan Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (2/5/2019).

Rapat Kerja (Raker) PPID yang diikuti sekitar 75 personel dari 37 Satuan Kerja (Satker) yang berada dibawah Mabes TNI diselenggarakan oleh Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia (Puspen TNI) sebagai Pelaksana Utama PPID di lingkungan Mabes TNI,

Selanjutnya Kabidum Puspen TNI mengatakan bahwa tugas Pejabat PID adalah menyediakan informasi publik bagi pemohon informasi, yang diharapkan implementasi Undang-Undang Keterbukann Informasi Publik dapat berjalan efektif dan hak-hak publik terhadap informasi yang berkualitas secara nyata dapat terpenuhi.

“Pejabat PID diwajibkan untuk mengklasifikasi dan mengelompokan informasi untuk menyimpan, mengelola dan menyajikan informasi, baik itu informasi yang bersifat wajib disediakan dan diumumkan secara terbuka, informasi yang diumumkan secara serta merta maupun informasi yang wajib tersedia setiap saat. Namun demikian informasi juga dapat dikecualikan dengan memperhatikan prinsip ketat, terbatas dan tidak sesuai UU No. 14 Tahun 2008 tentang KIP”, tuturnya.

Menurut Kolonel Inf I Ketut Murda, dalam pelayanan informasi ada lima azas yang harus dipedomani yaitu, Pertama, azas tranparansi yang bersifat terbuka, mudah dan dapat diakses. Kedua, akuntabilitas yang dapat dipertanggungjawabkan sesuai Undang-Undang.

Ketiga, kondisional yang berpegang pada prinsip efesiansi dan efektivitas. Keempat, partisipatif dengan mendorong peran serta masyarakat dengan memperhatikan aspirasi, kebutuhan dan harapannya. Kelima, kesamaan hak dengan tidak diskriminatif.

Kabidum Puspen TNI berharap setelah mengikuti rapat ini untuk langsung merealisasikan dan melaporkan hasil-hasil yang telah diperoleh selama mengikuti Raker PPID.

“Saudara adalah pemimpin dalam membantu institusi TNI yang kita cintai ini dalam menyebarkan informasi kinerja TNI dan program-programnya secara massif serta memberantas berita hoax”, katanya.

Wednesday, May 1, 2019

Prajurit Marinir Miliki Jiwa Ksatria, Militan, Loyal dan Profesional



SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memberikan pengarahan di hadapan ribuan Prajurit Korps Marinir wilayah Barat pada acara Apel Gelar Pengecekan Personel dan Materiil di Lapangan Kesatrian Hartono, Brigif 1 Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (30/4/2019).

Mengawali pengarahannya, Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Prajurit Korps Marinir yang telah melaksanakan tugas Pengamanan Pemilu, mulai dari masa kampanye selama kurang lebih 7 bulan dilanjutkan dengan hari pencoblosan pada tanggal 17 April 2019.  “Semuanya bisa dilaksanakan dengan aman, sukses dan demokratis. Ini adalah berkat kerja sama kita sebagai anggota TNI dengan komponen bangsa lainnya”, ucapnya.

Panglima TNI mengatakan bahwa sorot mata yang tajam dan sikap yang hebat dari Prajurit Marinir menunjukkan kalian (prajurit) benar-benar berlatih untuk menjadi prajurit petarung yang memiliki jiwa ksatria, militan, loyal dan profesional.   “Sebagai prajurit petarung yang memiliki jiwa ksatria, kalian dididik untuk dijadikan ksatria bukan Pecundang. Itu adalah tujuan menjadikan kalian seorang prajurit yang disegani oleh bangsa dan seluruh rakyat Indonesia”, ujarnya.

“Sebagai prajurit petarung, kalian juga dibentuk memiliki jiwa militansi yang hebat, karena kalian selama melaksanakan tugas pengabdian sebagai pasukan Korps Marinir dapat melaksanakan tugas dengan baik, berhasil, tuntas dan sukses dalam melaksanakan tugas”, ungkapnya.

Disamping itu, Prajurit Marinir juga dibentuk untuk memiliki jiwa loyal.  Loyalitas hanya satu garis yaitu mulai dari Pimpinan Tertinggi TNI, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan, Dankormar, Komandan Batalyon, Komandan Kompi, Komandan Peleton.   “Perintah hanya satu garis tegak lurus. Tidak ada loyalitas yang mendua, semuanya prajurit loyalitas tegak lurus”, tegasnya.

Selanjutnya dikatakan bahwa Prajurit Korps Marinir juga dididik menjadi prajurit yang profesional. Profesional terlatih mampu menguasai Alutsista yang diberikan dan menjadi tanggung jawabnya.  “Profesional ada di dalamnya yaitu hebat dan mampu untuk melaksanakan tugas dalam kegiatan-kegiatan operasi yang diberikan oleh negara”, tuturnya.

“Itulah satu keinginan yang sudah terealisasi dari negara, menjadika kalian seorang yang memiliki jiwa ksatria, militan, loyal dan profesional”, kata Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI mengingatkan kepada seluruh prajurit TNI bahwa hidup di tengah-tengah masyarakat harus dekat dengan masyarakat dan harus bisa mencuri hati rakyat untuk saling berinteraksi. “Kuasai hati rakyat dengan cara kita menunjukkan perilaku yang terbaik di depan rakyat. Kalian harus memberikan contoh kepada seluruh masyarakat dan harus menjadi pelopor dalam mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya. Untuk itulah, kalian harus berbaur dengan masyarakat”, terangnya.

Di sisi lain, Panglima TNI mengatakan bahwa saat ini adalah saat pentahapan penghitungan suara dan TNI tetap melaksanakan tugasnya.  “Melaksanakan pengamanan di luar tidak di dalam, tidak ikut masuk ke gudang penyimpanan lembar C1 hanya di luar dan melaksanakan pengamanan sampai dengan penetapan secara Konstitusi tanggal 22 Mei 2019.

“Untuk itu, tunjukkan profesionalisme prajurit bahwa kalian adalah kebanggaan rakyat Indonesia dan saya yakin kalian mampu melaksanakan itu”, tegasnya.

Thursday, April 25, 2019

Yonarmed 12 Kostrad Terima Kunjungan Dirbinlitbang Pussenarmed Kodiklatad


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Seiring perkembangan lingkungan strategis, serta perubahan spektrum pertempuran yang sangat dinamis, pembangunan kekuatan, kemampuan hingga pengembangan gelar TNI-AD, menjadi hal yang wajib untuk dilaksanakan.

Demikian dikatakan Dirbinlitbang Pussenarmed Kodiklatad, Kolonel Arm Arif di sela-sela kunjungannya ke Mako Yonarmed 12 Kostrad. Ngawi.

Menurutnya, kehebatan TNI-AD tidak hanya ditentukan oleh alat utama sistem senjata (Alutsista) yang modern saja. Namun pembangunan kualitas SDM, postur prajurit yang baik dan kemampuan teknis yang profesional, merupakan tolak ukur utama guna mewujudkan satuan Artileri Medan yang handal.

“Disamping profesional, keberadaan Alutsista terbaru ini juga memerlukan dukungan postur prajurit Armed yang ideal,” katanya.

Guna mendukung terwujudnya hal tersebut, pihak Litbang Pussenarmed Kodiklatad melakukan penelitian hingga pengumpulan data-data terkait postur prajurit Armed yang ideal dalam mengawaki setiap alutsista yang canggih tersebut.

“Data ini akan kita jadikan sebagai bahan kajian dalam penentuan program Armed ke depan,” tegasnya.

Danyonarmed 12 Kostrad, Mayor Arm Ronald, F. Siwabessy menambahkan, Artileri Medan sebagai salah satu kekuatan TNI-AD, saat ini berupaya mensinergikan tujuan peningkatan postur dan SDM prajurit dengan modernisasi Alutsista yang sudah berjalan di beberapa satuan Armed, termasuk diantaranya ialah Yonarmed 12 Kostrad yang dilengkapi dengan meriam 155 mm Caesar.

“Di samping profesionalisme prajurit menjadi hal yang mutlak, postur prajurit juga memegang peranan penting,” tegasnya.

Dengan amunisi meriam 155 mm Caesar yang saat ini digunakan, kata almamater Akmil tahun 2002 ini, tentunya prajurit harus memiliki tinggi dan berat badan yang ideal serta tidak memiliki kelainan anatomi.

“Agar saat melaksanakan proses penembakan, kecepatan serta ketepatan prosedur teknisnya tidak terganggu oleh postur prajurit yang tidak sesuai, sehingga penembakan dapat dilaksanakan secara optimal,” ungkapnya.

■ Red/Penkostrad

Wednesday, April 24, 2019

Panglima TNI Terima Kunjungan Ombudsman RI



SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Asrenum Panglima TNI, Laksda TNI Agung Prasetiawan, M.A.P., Aspers Panglima TNI, Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., MMDS dan Waka Babinkum TNI, Brigjen TNI Dr. Wahyu Wibowo, S.H., M.H., menerima kunjungan Ombudsman RI, terdiri dari Dr. Ninik Rahayu, S.H., M.S. (anggota), Dadan S. Suharmawijaya, S.IP., M.IP. (anggota), Dr. Drs. Amran, AP, M.T. (Kepala Keasistenan Pelayanan Teknis), Nyoto Budiyanto (Kepala Keasistenan Substansi II), dan M. Pramulya Kurniawan (Asisten), bertempat di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019).  

HUT Kopassus ke-67, Panglima TNI: Jadilah Pasukan Khusus yang Berkelas Dunia


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Panglima TNI menegaskan bahwa Komando Pasukan Khusus (Kopassus) tempatnya prajurit-prajurit pilihan yang ditempa dengan berbagai latihan, tantangan, dan medan pertempuran serta bersumpah untuk senantiasa mempersembahkan pengabdian yang terbaik kepada bangsa dan negara.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada upacara peringatan HUT Kopassus ke-67 tahun 2019, bertemakan “Melalui HUT Ke-67 Kopassus Kita Tingkatkan Profesionalisme Yang Kuat dan Tangguh serta Adaktif Dalam Menghadapi Berbagai Tantangan Global Guna Mendukung Tugas Pokok TNI” di Markas Kopassus Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019).

Diungkapkan oleh Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bahwa sejak Republik ini berdiri sampai dengan usia ke-67, Komando Pasukan Khusus selalu hadir di seluruh penjuru negeri dan tidak terbersit ragu sedikitpun dalam diri prajurit Komando untuk melaksanakan tugas.

“Saya sampaikan Selamat Hari Ulang Tahun Kopassus yang ke-67 !!! Dirgahayu Kopassus !!!. Selaku Panglima TNI, saya bangga dan hormat kepada seluruh prajurit Komando Pasukan Khusus”, ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan rasa bangga dengan prajurit Kopassus yang senantiasa menepati Janji Prajurit Komando.

Menurutnya, kesetiaan kepada Sapta Marga, keteguhan memegang Sumpah Prajurit, serta kehormatan dan jiwa kesatuan Para Komando telah membawa berbagai keberhasilan.

“Motto Prajurit Komando ‘Berani, Benar dan Berhasil’ yang telah di pilih, agar selalu diingat dan ditepati”, katanya.

Di sisi lain, Panglima TNI mengingatkan bahwa tantangan di masa mendatang tidak semakin ringan karena teknologi terus berkembang demikian pula dengan taktik dan teknik kemiliteran.

“Terus tingkatkan profesionalisme kalian. Jadilah pasukan khusus yang adaptif dan inovatif dalam berbagai tuntutan tugas. Jadilah Pasukan Khusus yang berkelas dunia”, ujarnya.

“Ingat pula bahwa kekuatan TNI ada pada rakyat, dan TNI-lah yang menjadi pelindung dan pembela rakyat. Karena itu, tetaplah rendah hati dan berjiwa besar, dekat dan menyatu dengan rakyat”, pesannya.

Panglima TNI juga mengatakan bahwa prajurit Kopassus adalah Legenda. Menurutnya, tanpa perlu mencari nama, prajurit Kopassus sudah terkenal seantero penjuru dunia. “Prajurit Kopassus bagaikan hantu-hantu bagi musuh negara”, katanya.

“Tapi ingatlah bahwa kita juga manusia, jangan takabur, jangan lupa untuk selalu berlindung kepada Sang Pencipta dalam setiap langkah menjadi yang terbaik”, pungkasnya.

Laksdya Bakamla Taufiq Beberkan Kompleksitas Tugas Bakamla Emban Fungsi Coast Guard


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Kepala Badan Keamanan Laut Laksdya Bakamla A. Taufiq R. mengisi sesi kuliah umum yang diikuti ratusan mahasiswa Universitas Pertahanan dari berbagai fakultas, di Auditorium kampus Unhan, Kawasan IPSC Sentul, Bogor, Selasa (23/04/2019).

Sebelumnya, kedatangan Kepala Bakamla diterima dengan hangat oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik & Kemahasiswaan Mayjen TNI Sudibyo, S.E., D.S.S., M.Si, Wakil Rektor II Bidang Akademik & Kemahasiswaan Mayjen TNI Lasmono, M.Si (Han),Wakil Rektor III Bidang Kerjasama Kelembagaan di Ruang Tamu Rektor Unhan.

Mewakili Rektor Unhan Letnan Jenderal TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.AP., dalam pembukaan kuliah umum tersebut, Mayjen Sudibyo menyampaikan rasa terimakasih dan penghargaannya atas kehadiran Laskdya Bakamla Taufiq untuk mengisi kuliah umum. Adapun tema yang dibawakan yaitu Kompleksitas Tugas Bakamla dalam memgemban Fungsi Coast Guard di Indonesia. Sebanyak 268 Mahasiswa hadir mengikuti sesi kuliah umum itu, yang berasal dari 4 Fakuktas yaitu Strategi Pertahanan, Manajemen Pertahanan, Keamanan Nasional dan Teknologi Pertahanan.

Mengawali kuliah pagi itu, Laksdya Taufiq membeberkan tentang karakteristik wilayah NKRI, Regulasi penegakan Hukum di Laut Indonesia, Coast Guard Of Indonesia, dan Strategi Maritim Indonesia. Dijelaskannya tentang regulasi Penegakan Hukum di Indonesia dalam kaitannya dengan Bakamla yang bersifat Single Agency Multi Task, yakni satu instansi namun dengan tugas beragam. Dikatakannya, saat ini terdapat lebih kurang 26 Undang-Undang, dengan 11 instansi memiliki kewenangan di laut sehingga dibutuhkan keterpaduan antar instansi.

Adapun Bakamla sebagai Indonesian Coast Guard telah diamanatkan dalam Surat Seskab No. B.551/Seskab/9/2015 tanggal 30 September 2015 yang berisi tentang Arahan Presiden untuk mengembangkan Bakamla agar dapat melaksanakan fungsi Coast Guard. Sebagai Indonesian Coast Guard, Bakamla memiliki tugas Universal yaitu sebagai penjaga keselamatan laut (Maritime Safety), penjaga keamanan laut (Maritime Security) dan juga sebagai komponen cadangan pertahanan dalam aspek maritim (Maritime Defence).

Kemudian dibeberkannya pula tentang UU 32/2014  pasal 59 ayat 3, dimana Bakamla dibentuk dalam rangka penegakan Hukum di Wilayah perairan dan wilayah yurisdiksi khususnya dalam melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan yurisdiksi Indonesia. Selanjutnya tentang strategi maritime, Laksdya Taufiq menjelaskan tentang faktor-faktor penentu strategi maritim Indonesia, yaitu tantangan Poros Maritim Dunia, Maritime Domain Awareness (MDA), serta Perdagangan laut dan Keamanan Energi.

Sebelum mengakhiri kuliah umum Laksdya Bakamla Taufiq berujar, “Kebanggaan seorang prajurit bukan pada pangkat, jabatan atau kedudukan, melainkan bila berfungsi sebagai prajurit dimanapun di tugaskan”.

Turut hadir mendampingi Kepala Bakamla yaitu Plh. Direktur Kerjasama Kolonel Bakamla Salim, Kasubbag TU Kepala Letkol Bakamla Ridwansyah, dan seluruh jajaran pejabat di lingkungan Unhan dari Eselon I,II,III dan IV.

■ Rasyid/Bakamla

Tuesday, April 23, 2019

Tradisi Penerimaan Prajurit Berprestasi Yonif Para Raider 502 Kostrad


SUARAMERDEKA.CO.ID ■  Kopda Febri Agustinus Hermawan, Tabak-2/2/Morse/Bant angota Batalyon Infanteri Para Raider 502 Kostrad telah kembali dari lomba menembak Australian Army Of Skill Arms At Meeting (AASAM) tahun 2019 yang diadakan di Australia dengan meraih medali emas, perak dan perunggu bertempat di Markas Yonif PR 502 Kostrad, Madiun. Rabu (17/4).

Penerimaan prajurit berprestasi ini, diikuti oleh seluruh anggota Yonif Para Raider 502 Kostrad yang dipimpin langsung oleh Danyonif Para Raider 502 Kostrad Mayor Inf Roihan Hidayatullah,S.Sos., MTr (Han) dengan penuh rasa bangga dan semangat yang berapi-api.

Danyonif Para Raider 502 Kostrad mewakili keluarga besar Yonif Para Raider 502 Kostrad menyampaikan rasa bangga dan terimah kasih atas prestasi yang telah diraih oleh Kopda Febri Agustinus Hermawan yang mengharumkan nama Satuan dan Indonesia dimata Internasional, hal tersebut agar dapat menjadi contoh dan teladan oleh Prajurit Yonif Para Raider 502 Kostrad yang lain.

■ Red/Penkostrad 

Panglima TNI: Dharma Pertiwi Berperan Strategis Bentuk Generasi Penerus Bangsa Berkualitas

Panglima TNI: Dharma Pertiwi Berperan Strategis Bentuk Generasi Penerus Bangsa Berkualitas

SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Peran strategis program-program yang dilaksanakan oleh Dharma Pertiwi sebagai organisasi yang terstruktur dalam membina anggotanya, hendaknya mendukung cita-cita luhur dalam mendidik, membentuk dan membina putra-putrinya menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Demikian sambutan tertulis Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. selaku Pembina Utama Dharma Pertiwi yang dibacakan oleh Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa selaku Pembina Dharma Pertiwi Unsur Persit Kartika Chandra Kirana pada Peringatan HUT ke-55 Dharma Pertiwi di Puri Ardya Garini, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (23/4/2019).

Panglima TNI berharap semoga organisasi Dharma Pertiwi semakin bersemangat untuk melanjutkan kiprah dan pengabdiannya di masa-masa yang akan datang. “Saya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, atas segala pengabdian Ibu-ibu yang telah menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam membina kesejahteraan keluarga TNI,” ungkapnya.

Selanjutnya dikatakan bahwa pada setiap ulang tahun tentunya ada momen yang tidak boleh dilupakan, yaitu momen evaluasi dan refleksi diri. Menurutnya, dengan evaluasi dan refleksi ini, akan dapat menyadari kekuatan dan kelemahan agar pengabdian di masa mendatang lebih optimal. “Hendaknya Dharma Pertiwi terus berinovasi agar membawa manfaat yang nyata, baik bagi para anggotanya, maupun masyarakat, bangsa dan negara,” tegasnya.

Peringatan HUT Dharma Pertiwi ke-55 tahun 2019, mengambil tema “Dharma Pertiwi Berperan Aktif Dalam Mencerdaskan dan Mensejahterakan Keluarga TNI, Serta Peduli Terhadap Kesehatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup”.  Dengan tema ini, saya selaku Pembina Utama menaruh harapan, kesejahteraan keluarga TNI meningkat melalui meningkatnya kecerdasan, kesehatan, serta perhatian terhadap kelestarian lingkungan hidup.

“Ketiganya merupakan modal dasar yang sangat menentukan agar bangsa ini memiliki generasi unggulan pada dekade mendatang. Dekade dimana persaingan akan semakin ketat dan kompleks, sehingga menuntut sumber daya manusia yang berkualitas untuk dapat meraih kejayaan,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto, Ketum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Hetty Andika Perkasa, Ketum Jalasenastri Ny. Manik Siwi Sukma Adji dan Ketum Pia Ardhya Garini Ny. Ayu Yuyu Sutisna berkesempatan menyerahkan Piala kepada perwakilan pemenang lomba dalam rangka memeriahkan HUT ke-55 Dharma Pertiwi.

Untuk Lomba Lahan Tidur diraih Dharma Pertiwi Daerah F, Lomba Dasawisma diraih  Dharma Pertiwi Daerah B, Lomba Voli diraih IKKT Pragati Wira Anggini, Lomba Vokal Grup diraih Jalasenastri, Lomba Tari Kreasi Betawi diraih Jalasenastri, Piala Bergilir Pertandingan Bola Voli dan Piagam Penghargaan kepada Wanita Inspiratif Dharma Pertiwi kategori Kewirausahaan diraih oleh Jalasenastri, Kesehatan oleh Persit Kartika Chandra Kirana, Lingkungan Hidup oleh IKKT Pragati Wira Anggini, Budaya oleh Pia Ardhya Garini, dan Pendidikan oleh Persit Kartika Chandra Kirana.

■ Red/Puspen TNI

Monday, April 22, 2019

1 Tahun Tak Diurus Warga Karena Konflik, Satgas Pamrahwan Bersihkan SD Inpres Wandenggobak


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Satgas Pamrahwan Kabupaten Puncak Jaya Yonif Mekanis Raider 412 Kostrad, membersihkan SD Inpres Wandenggobak Distrik Irimuli, Kabupaten Puncak Jaya yang sudah satu tahun ditinggalkan warga karena adanya konflik sosial di kawasan tersebut, Senin (20/04).

Menindak lanjuti permintaan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Puncak Jaya, Pihak SD Inpres Wandenggobak meminta pertolongan kepada Satgas Yonif Mekanis Raider 412 Kostrad untuk dapat membantu penyiapan pembukaan kembali SD Inpres Wandenggobak.

Prajurit Yonif Mekanis Raider 412 Kostrad membersihkan kawasan SD tersebut bersama dengan pihak sekolah beserta orang tua murid SD Inpres Wandenggobak.

“Kami harap siswa-siswa SD Inpres Wandenggoba bisa lebih antusias dan bersemangat dalam menyambut Tahun Ajaran baru nanti,”  ucap Pasiter Satgas Pamrahwan Yonif Mekanis Raider 412 Kostrad, Kapten Inf Yohaness Nurbiyanto.

Karena alasan keamanan yang terjadi tahun lalu akibat konflik sosial yang diakibatkan oleh Pilkada, sekolah kami menjadi sasaran perusakan massa dan siswa kami menjadi korban dengan tidak bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa.

“Usaha sudah kami lakukan dengan sementara menumpang di SDN Pagaleme dalam melaksanakan aktivitas sekolah, namun setelah ada Pos Kalisemen Satgas Yonif Mekanis Raider 412 Kostrad keamanan berangsur membaik dan kami memutuskan untuk tahun ajaran 2019-2020 kami akan kembali lagi ke SD Inpres Wandenggobak,” ucap Deti tuntukahu,S.Pd guru SD Inpres Wandenggobak.

■ Red/Penkostrad

Thursday, April 18, 2019

Yonarmed 11 Kostrad Bakti Sosial Donor Darah HUT Ke-56 Bank Jateng


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Dalam rangka memperingati HUT ke-56 Bank Jateng tahun 2019, Yonarmed 11 Kostrad turut berpartisipasi dengan Polri dan masyarakat mengikuti kegiatan bakti sosial donor darah di Ruang sidang Bank Jateng Cabang, Kota Magelang.

Kegiatan ini diawali dengan pemeriksaan kesehatan kepada para peserta, yang bertujuan untuk mengetahui layak atau tidaknya dilakukan donor darah. Yonarmed 11 Kostrad sendiri mengirimkan 15 orang prajuritnya yang dipimpin oleh Serka Suripto.

Melalui donor darah dapat meningkatkan produksi sel darah merah yang baik untuk kesehatan, sel-sel darah dalam tubuh akan diproduksi kembali sehingga kesehatan akan tetap terjaga.

Sementara itu, Komandan Batalyon Armed 11 Kostrad Letkol Arm Asep Ridwan, S.H., M.Han. menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan upaya satuan Yonarmed 11 Kostrad, dalam memberikan kontribusi nyata mendukung ketersediaan kantong darah di Unit Donor Darah PMI Kota Magelang.

“Mendonorkan darah adalah satu tindakan yang mulia, karena setetes darah yang kita berikan sangat berarti bagi kelangsungan hidup orang yang membutuhkan,” tegas Letkol Arm Asep Ridwan.

■ Red/Penkostrad

Monday, April 15, 2019

Danyonif 754 Kostrad: Kehadiran TNI Membuat Warga Distrik Kwamki Narama Merasa Nyaman


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Warga Distrik Kwamki Narama merasakan keberadaan anggota TNI AD, Yonif 754 Kostrad membuat mereka merasa aman, nyaman dan terlindungi dari berbagai resiko ancaman konflik yang terjadi di wilayahnya.

Hal tersebut disampaikan Danyonif 754 Kostrad, Mayor Inf Dodi Nur Hidayat dalam rilis tertulisnya kepada Penerangan Kostrad. Senin (15/4).

Menurut Mayor Inf Dodi Nur Hidayat, meski menjalankan tugas sebagai Satgas Operasi Pengamanan Daerah Rawan (Ops Pam Rahwan), pola yang dijalankannya lebih kepada pendekatan persuasif kepada masyarakat.

"Kunci dalam suatu penugasan bukan hanya bagaimana kita berhasil menumpas lawan dan menimbulkan korban di pihak mereka, namun lebih kepada bagaimana kita mampu merebut hati mereka untuk segera sadar bahwa apa yang dilakukannya tersebut akan merugikan banyak pihak, terutama rakyat yang tidak berdosa," ucapnya.

"Jika diluar negeri ada strategi winning the heart, maka sesungguhnya (strategi) ini telah dijalankan oleh kita puluhan tahun, yaitu pembinaan teritorial (Binter)," imbuhnya.

Strategi Binter yang dilakukan TNI dalam hal ini TNI AD, lanjut Mayor Inf Dodi Nur Hidayat, terbukti efektif dijalankan tidak hanya di dalam negeri namun juga di luar negeri.

"Kegiatannya sederhana, yaitu bagaimana kita bisa mengajak agar rakyat memahami bahwa apa yang kita lakukan semata-mata untuk kepentingan mereka dan negara," ujarnya.

"Yaitu dengan melakukan anjangsana, komunikasi sosial dan bicara dari hati ke hati selayaknya seorang anak kepada orang tua atau kepada saudara sendiri," imbuh Mayor Inf Dodi Nur Hidayat.

Dengan kegiatan anjangsana dan komunikasi sosial tersebut tidak hanya memperkuat dan mempererat jalinan silaturahmi, namun juga dapat mencari solusi terhadap kesulitan yang dialami oleh masyarakat, khususnya di Distrik Kwamki Narama.

"Pada dasarnya, sifat manusia ingin adanya penghargaan, pengakuan serta bantuan terhadap kesulitan yang dialaminya. Jika itu mereka dapatkan, niscaya hati, jiwa dan pikiran mereka pun akan tertambat kepada kita atau dalam hal ini terwujudnya Kemanunggalan TNI-Rakyat," tegasnya.

"Seperti yang kita lakukan yaitu pembagian sembako bukanlah untuk membeli simpati rakyat namun lebih kepada wujud empati dan peduli terhadap kesulitan yang dihadapi rakyat, sehingga (masyarakat) di sini pun telah merasakan kehadiran kita dapat membuat mereka aman, nyaman dan terlindungi," tambah Mayor Inf Dodi Nur Hidayat.

Untuk diketahui, pada beberapa bulan sebelumnya, masyarakat di Distrik Kwamki Narama sering terlibat konflik baik antar kelompok maupun dengan para pendatang.

“Semoga dengan berbagai upaya yang dilakukan ini, dapat memberikan dampak perubahan dan kesadaran bagi masyarakat untuk hidup rukun dan damai baik dengan kelompok masyarakat asli maupun dengan pendatang," harap Mayor Inf Dodi Nur Hidayat.

Sementara itu, Lukas yang turut hadir dalam kegiatan anjangsana dan pembagian sembako yang juga dihadiri oleh anggota Kodim 1710 Mimika, menyatakan hal yang sama  apa yang dikatakan oleh Mayor Inf Dodi Nur Hidayat. yaitu dirinya dan masyarakat di distrik tersebut merasakan rasa aman dan terlindungi oleh tentara.   

"Dengan kehadiran bapak tentara, kami merasa aman dan nyaman karena kami merasa terlindungi oleh bapak-bapak sekalian," ujar Lukas.

"Termasuk  anak-anak  juga merasa gembira karena mereka bisa lebih dekat bersama tentara," tambahnya.

■ Rasyid/Penkostrad 

Tuesday, April 9, 2019

Panglima TNI Tinjau Latihan Satgultor TNI di Ancol

Panglima TNI Tinjau Latihan Satgultor TNI di Ancol

SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., dan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., meninjau langsung latihan Penanggulangan Terorisme Satgultor TNI TA 2019 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Selasa (9/4/2019).

Latihan Penanggulangan Terorisme melibatkan sekitar 500 prajurit dari tiga pasukan khusus TNI, terdiri dari Satuan-81  Kopassus TNI AD, Detaseman Jala Mangkara (Denjaka) TNI AL dan Satbravo-90 Paskhas TNI AU.

Latihan Satgultor TNI TA 2019, mengangkat tema “Satgultor TNI Melaksanakan Penanggulangan Aksi Terorisme di Wilayah DKI Jakarta Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI”.

Tujuan dari latihan ini adalah untuk menguji kesiapsiagaan Satgultor TNI untuk melaksanakan operasi penanggulangan terorisme dalam rangka menghadapi kemungkinan ancaman terorisme yang diperkirakan kemungkinan akan terjadi.

Setelah selesai meninjau Latihan Satgultor TNI,  Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di hadapan awak media mengatakan bahwa TNI beserta jajarannya tetap komitmen dan siap mengamankan Pemilihan Legislatif (Pilleg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019.

“TNI akan Netral dalam pelaksanaan Pilleg dan Pilpres tahun 2019 dan siap menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” tegasnya.

Panglima TNI mengatakan bahwa jika ada pihak-pihak yang mengganggu stabilitas politik jalannya demokrasi, mengganggu NKRI, mengganggu Pancasila, mengganggu UUD 1945 dan menggangu Bhinneka Tunggal Ika, maka akan berhadapan dengan TNI.

“Ingat !!! Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah bentengnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bagi TNI, NKRI Harga Mati,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Komandan Korps Marinir (Dankormar), Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr.(Han) selaku Direktur Latihan (Dirlat) mengatakan bahwa salah satu latihan yang dilaksanakan adalah mekanisme perencanaan yang diawali dengan kegiatan hubungan antara komandan dan staf, kemudian dilanjutkan dengan aplikasi di lapangan.  “Di sini kita uji kemampuan teknis dan taktis dari semua elemen yang terlibat di situ,” ucapnya.

“Pasukan yang dilatih disini siap untuk digerakkan setiap saat atas perintah Panglima TNI apabila ada kasus-kasus yang terjadi sebenarnya,” katanya.

■ Rasyid/Puspen TNI

250 Perwira Kostrad Terima Pengarahan Menteri Pertahanan RI

250 Perwira Kostrad Terima Pengarahan Menteri Pertahanan RI

SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Menteri Pertahanan, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, melakukan kunjungan kerja ke Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat. Selasa (9/4). Kedatangan Menhan disambut Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han).

Kedatangan Menteri Pertahanan, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu sekaligus memberikan pengarahan kepada 250 Perwira Kostrad di Ruang Mandala Markas Kostrad.

Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu mengatakan, bahwa seorang Perwira harus mencintai prajuritnya, loyal kepada senior dan atasan serta melaksanakan latihan dengan baik, karena latihan merupakan kesejahteraan bagi seorang prajurit.

Menhan RI meminta kepada seluruh prajurit TNI untuk menjaga sikap Netralitas dan profesionalitas dalam pelaksanaan Pemilu tahun 2019.

Hubungan Kementerian Pertahanan dengan TNI harus terus bagus. Karena menurutnya, Kemhan adalah yang menyusun dan membuat strategi pertahanan di TNI. “Dalam merumuskan strategi pertahanan negara, Kemhan selalu mengacu pada kondisi aktual potensi Ancaman,” ujar Menhan.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu menjelaskan, Menhan selaku pembantu Presiden dalam bidang pertahanan memiliki otoritas tertinggi dalam mendesain dan menentukan kebijakan strategis pertahanan. Termasuk dalam melaksanakan kontrol demokratis terhadap kekuatan militer.

“Dalam hal ini, kedudukan TNI adalah sebagai alat atau instrumen pertahanan negara guna mewujudkan objektif arsitektur pertahanan negara tersebut, sementara itu fungsi Polri adalah sebagai instrumen keamanan dan ketertiban negara dan masyarakat,” ujar Menhan RI.

Ryamizard dalam kesempatan itu juga menceritakan pengalaman karir militernya yang banyak dihabiskan di Kostrad. Karirnya, sejak masih berpangkat Kapten sampai menjadi Pangkostrad dihabiskan di satuan tersebut.

“Saya ke sini serasa kembali ke rumah sendiri. Saya bangga dengan prajurit Kostrad,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han) mengucapkan terima kasih kepada Menhan karena telah menyempatkan waktunya untuk memberi arahan kepada para prajurit Kostrad.

“Sesungguhnya merupakan suatu kebahagiaan untuk kita semua karena Bapak Menteri berkenan bersilaturahmi ke Kostrad. Kami ucapkan selamat datang dan apresiasi setinggi-tingginya atas kedatangan Pak Menhan untuk memberikan pengarahannya,” kata Pangkostrad.

“Kostrad akan pegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dalam setiap pelaksanaan tugas dan selalu berorientasi pada kepentingan negara dan rakyat Indonesia serta Pemilu harus berjalan aman dan sukses. Perbantuan TNI kepada Polri sesuai aturan dan prosedur yang berlaku, Netralitas TNI harga mati,” tegas Pangkostrad mengakhiri sambutannya.

Kegiatan diakhiri dengan pertukaran Cinderamata  antara Menteri Pertahanan, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu kepada Panglima Kostrad Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han) dan foto bersama.

■ Rasyid/Penkostrad

Yonif Para Raider 501 Kostrad Peringati HUT Ke- 58


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Komandan Batalyon Infanteri Para Raider 501 Kostrad,  Letkol Inf Riza WP Setyawan pimpin upacara dalam rangka memperingati HUT Ke- 58 Yonif Para Raider 501 Kostrad, di Markas Yonif Para Raider 501 Kostrad, Madiun. Kamis(04/04).

Upacara kali ini dilaksanakan dalam suasana yang sederhana, namun tidak mengurangi nilai-nilai kebersamaan  dan kekhidmatan. Kekhidmatan dalam setiap upacara satuan memang sangat dibutuhkan untuk memelihara jiwa korsa dan semangat setiap prajurit.

Dalam amanatnya Danyonif Para raider 501 Kostrad menyampaikan, terima kasih dan penghargaan atas segala tugas yang telah kita laksanakan, tepat pada tanggal 04 April 2019 Batalyon Yonif PR 501 Kostrad genap berusia 58 tahun semenjak di sahkan pada tahun 1961.

“Dengan belajar pada sejarah pengalaman satuan kita, maka sudah menjadi kewajiban bagi kita sebagai generasi muda, generasi penerus yang harus menjaga dan melestarikan jejak perjuangan satuan yang memiliki sejarah dan nama besar sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI,” ungkap Danyon.

“Semoga makna peringatan HUT ini dapat memacu motivasi, mempertahankan  dan meningkatkan soliditas dan profesionalitas prajurit Kostrad dalam upaya pemantapan pelaksanaan tugas dan  semangat  pengabdian  kepada  bangsa dan Negara tercinta,” tambah Danyon.

Setelah acara upacara selesai dilanjutkan dengan demonstrasi dan pengukuhan Beladiri Militer Nusantara gabungan dari 14 Perguruan Pencak Silat yang berada di Kota Madiun.

■ Rasyid/Penkostrad

© Copyright 2018 SUARA MERDEKA | All Right Reserved