KRIMINAL

Wednesday, May 15, 2019

Jaksa Sebut Bakal Ada Tersangka Baru Kasus Meikarta


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Yadyn, Rabu (15/05/2019), menegaskan, penyidik KPK saat ini menelusuri pihak-pihak lain yang bertanggung jawab dalam kasus gratifikasi Mega Proyek Meikarta.

“Prinsipnya kami akan menilai satu per satu tindak pidana siapa-siapa yang harus bertanggung jawab,” singkatnya.

Dalam pledoi tersebut beberapa terdakwa keberatan adanya pihak-pihak lain yang belum dimintai pertanggungjawaban dan itu belum di peroses oleh KPK.

“Adanya pihak-pihak lain yang belum dimintai pertanggungjawaban,” jelas jaksa KPK Yadyn ketika di wawancarai oleh awak media di pengadilan Tipikor Bandung.

Penyidik kata Yadyn sudah menganalisis keluhan dari beberapa terdakwa masih adanya pihak lain. Sehingga menurutnya pihaknya masih menunggu keputusan majelis hakim.

“Kita lihat putusannya, kami analisis putusannya peristiwa perbuatannya, kita lihat perbuatan pidananya, nanti siapa yang menjadi tersangka baru setelah vonis perkara ini,” ucapnya.

Diketahui dalam tuntutan yang dibacakan Jaksa KPK pada pekan sebelumnya yang menuntut Bupati Bekasi non aktif Neneng HY dengan 7,6 tahun, belasan nama anggota DPRD Kabupaten Bekasi kembali disebut kembali. Termasuk pejabat di PUPR, Tina yang menerima Rp 700 juta dari  Meikarta. (sumber: BB)

Monday, April 29, 2019

Satgas Indobatt XXIII-M UNIFIL Memberikan Bantuan Komputer Ke Sekolah Di Lebanon Selatan


SUARAMERDEKA.CO.ID ■  Dalam rangka membantu terjaminnya pendidikan bagi anak-anak di Lebanon Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-M/UNIFIL (United Interm Force In Lebanon) yang sedang melaksanakan tugas sebagai penjaga perdamaian di Lebanon Selatan memberikan bantuan Komputer kepada salah satu sekolah negeri (Public School) di Ds. Gandourieh Lebanon Selatan, Jumat (26/4).

Dijelaskan oleh Dansatgas Yonmek TNI Konga XXIII-M/UNIFIL, Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya bahwa desa Gandourieh merupakan salah satu desa binaan Satgas yang mana saat konflik perang terjadi tahun 2006 mengalami kerusakan yang sangat parah termasuk sekolah negeri ini. Setidaknya dengan bantuan komputer ini kiranya dapat mendukung bidang pendidikan di desa ini, baik untuk keperluan administrasi maupun proses belajar mengajar nantinya.

“Adapun kegiatan penyerahan komputer ini dapat terlaksana melalui Staf CIMIC (Civil Military Coordination) Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-M/UNIFIL atau lebih dikenal dengan sebutan Indobatt (Indonesian Battalion), yang secara intensif melaksanakan pendekatan terhadap masyarakat lokal sehingga mengetahui akan kebutuhan komputer tersebut, selanjutnya kami tindak lanjuti dengan mengajukan permohonan ke Seceast UNIFIL dan Alhamdullillah disetujui sehingga 3 unit komputer dapat kami salurkan hari ini ” tutur

Dansatgas Indobatt. Turut hadir dalam acara penyerahan komputer tersebut Kapten Jacobo Pardo yang mewakili Staf dari Seceast UNIFIL dan Kepala sekolah Gandourieh Mr. Ahmed Kdouh selaku pihak yang menerima bantuan komputer tersebut yang disaksikan oleh Dansatgas Indobatt serta Mr. Khodor yang mewakili pemerintahan Lebanon.

■ Red/Penkostrad

Perempuan Ini Ditipu Teman yang Dikenal di Facebook, Begini Modusnya..


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Seorang perempuan di Tambora telah ditipu teman yang dikenal di Facebook. Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Iver Son Manossoh mengatakan, peristiwa penipuan tersebut bermula ketika korban Rena Gustiani berkenalan dengan pelaku melalui facebook dan awalnya menjanjikan lowongan pekerjaan untuk korban.

Kemudian korban bertemu dengan pelaku pada Senin 8 April 2019 sekitar jam 19.00 wib di Depan Sekolah TK Budi jalan Jembatan Besi II Rt.05/03 Tambora Jakarta Barat.

“Saat ketemu Handphone korban diminta oleh pelaku dengan alasan untuk hendak akan memback up data dan disuruh untuk menunggu kurang lebih 40 menit,” tutur Kompol Iver Son Manossoh, Senin (29/4/2019).

Masih kata Kompol Iver Son, setelah korban menunggu sekitar dua jam, pelaku ternyata tak kunjung datang menemui korban dan memberikan Handphone korban.

“Saat kejadian korban sudah menghubungi pelaku namun tak ada jawaban,” katanya.

Selanjutnya kata Kompol Iver Son, pada Jumat 26 April 2019 saksi yang juga korban, bersama Polisi berusaha memancing pelaku untuk bertemu di lokasi sekitar jembatan besi.

Sesaat Pelaku datang akhirnya pelaku berhasil diamankan dan ditangkap oleh anggota buser Reskrim Polsek Tambora dan saksi berikut barang bukti milik pelapor/korban yang berhasil disita dari pelaku.

■ rls/r-09
© Copyright 2018 SUARA MERDEKA | All Right Reserved