GAYA HIDUP

Thursday, May 16, 2019

Gandeng PMI Malang, Bulan Ramadhan Prajurit Kostrad Giat Donor Darah


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Brigade Infanteri Para Raider 18 Kostrad menggelar kegiatan donor darah untuk  kemanusiaan, bertempat di GOR Matroji, Jabung, Malang. Senin (13/05/19). Kegiatan ini kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Malang. 

”Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian kami, dalam mendukung program kemanusiaan. Darah yang terkumpul ini nantinya akan disumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui PMI Malang,” terang Kepala Seksi Teritorial Brigif Para Raider 18 Kostrad Mayor Inf Puguh Prasetya.

Kegiatan ini sangat begitu spesial karena dilaksanakan pada saat bulan suci  Ramadhan. Walaupun dalam kondisi momen Ramadhan, para prajurit tetap antusias untuk mengikuti kegiatan donor darah tersebut.

“ Tercatat kurang lebih sekitar 102 kantong darah diperoleh dari kegiatan donor darah ini. Ada manfaat kesehatan bila melaksanakan donor darah rutin. Yakni zat besi dalam darah bisa lebih stabil, dengan demikian bisa menurunkan resiko penyakit jantung. Selain itu efek bagus lainnya juga bisa membantu tubuh mengurangi sel darah merah dalam darah, sebagai pendonor akan mendapatkan pasokan darah baru setiap kali mendonorkan darah,” ujar Mayor Inf Puguh Prasetya.

■ Red/Penkostrad

Tuesday, May 14, 2019

6 Bidan PTT Terima SK CPNS, Ini Pesan Bupati Artha


SUARAMERDEKA.CO.ID Bupati Jembrana I Putu Artha menyerahkan Surat Keputusan (SK) Bupati Jembrana tentang pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Jembrana dari program pegawai tidak tetap (PTT) Kementerian Kesehatan tahun anggaran 2019.

SK CPNS diserahkan secara langsung kepada 6 bidan PTT, bertempat di Ruang VIP Bupati, Senin (13/5). Turut hadir  Kepala BKPSDM I Made Budiasa, Sekdis Kesehatan Dr Putu Suekantara .

Kepala BKPSDM Jembrana I Made Budiasa mengatakan, sesuai Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 2018, menjadi dasar PTT CPNS Kemenkes yang telah mengikuti seleksi pada tahun 2016 dan berusia setinggi-tingginya 40 tahun dapat diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan pemerintah daerah.

“Keenam bidan tersebut rata – rata telah mengabdi selama 14 tahunan sebagai bidan PTT kementerian kesehatan selama ini mengabdi didesa. Mereka akan ditempatkan di masing – masing desa di Jembrana. Ini sekaligus menjadi kuota bidan PTT terakhir sebagai CPNS ,” kata Budiasa.

Sementara, Bupati Jembrana I Putu Artha usai penyerahan SK CPNS kepada 6 bidan tersebut mengatakan bahwa ini merupakan sebuah penghargaan dari pemerintah pusat yang diberikan kepada para bidan yang selama ini telah mengabdikan diri sebagai pelayan masyarakat di bidang kesehatan.

“Saya harap setelah diserahkannya SK CPNS, para bidan bisa bekerja lebih baik, tanggap, makin peka akan kebutuhan masyarakat dalam pelayanan kesehatan," katanya.

Secara khusus , Artha juga berharap kepada CPNS baru ini untuk rutin turun, memonitor kondisi kesehatan dilingkungan kerja masing-masing.

“Bidan ini harus paham kondisi warga dibawah, lakukan pendataan dengan baik agar tahu kebutuhan mereka. Utamanya bila ada warga miskin dengan  sakit kronis menahun. Lakukan monitoring dan perhatikan keperluan mereka. Misalnya,  ada warga miskin perlu kursi roda,  bisa dilaporkan ke dinas. Termasuk jangan segan-segan masing-masing Poskesdes untuk menjemput langsung memberikan penanganan dan rujukan,” ujar Artha.

Selain itu, Artha juga berharap para bidan aktif membagikan keahliannya. Cara efektif yang dicontohkan Artha, bisa masuk melalui kegiatan pengajian atau pertemuan ibu-ibu dibanjar, guna mensosialisasikan kesehatan ibu dan anak.

“Pendekatan preventif itu juga salah satu cara menurunkan angka kematian ibu dan anak,” pungkas Artha. 

Saturday, May 11, 2019

Kodam IX Udayana Gelar Pasar Murah Menyambut Idul Fitri 1440 H


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Denpasar-Bali Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., membuka kegiatan Pasar Murah dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah Tahun 2019, Jumat (10/5) di Lapangan Praja Raksaka Kepaon, Denpasar.

Mengusung misi sosial kemasyarakatan, kegiatan pasar murah yang digelar Kodam IX/Udayana ini diharapkan dapat membantu meringankan beban pemenuhan kebutuhan Sembilan Bahan Pokok (Sembako)  bagi Prajurit, PNS dan keluarganya serta masyarakat sekitar, dimana saat ini harga kebutuhan pokok dipasaran mulai merangkak naik terlebih saat menjelang Idul Fitri.

Dengan disambut penuh antusias dan apresiasi yang tinggi, anggota Kodam IX/Udayana dan masyarakat  mendatangi Pasar Murah tersebut guna membeli berbagai macam kebutuhan pokok, baik kebutuhan untuk melaksanakan Ibadah Puasa maupun dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IX/Udayana menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan kepada Puskop Kartika Udayana dan panitia penyelenggara yang telah memprakarsai terselenggaranya kegiatan Pasar Murah sebagai perwujudan peran sosial Kodam IX/Udayana dalam misi sosial kemasyarakatan.

Dengan diselenggarakannya Pasar Murah ini diharapkan dapat  membantu memenuhi kebutuhan Sembako dengan harga murah jauh dibawah harga standar pasar pada umumnya. Dengan demikian secara langsung dapat meringankan beban anggota Kodam IX/Udayana dan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari, terlebih pada situasi Bulan Puasa ini dimana barang-barang kebutuhan pokok sudah mulai naik.

Pangdam juga berharap kepada seluruh anggota Kodam IX/Udayana dan masyarakat, untuk dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, karena Pasar Murah yang utamanya menjual kebutuhan pokok dengan harga murah ini hanya diselenggarakan selama satu hari saja.

Para pejabat yang hadir mendampingi Pangdam pada acara Pasar Murah diantaranya Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Para Perwira Staf Ahli Pangdam IX/Udayana, Asrendam IX/Udayana, Para Asisten Kasdam IX/Udayana, LO AU, LO AL, serta Dan/Kabalakdam IX/Udayana. (Pendam IX/Udayana)

Sunday, May 5, 2019

Layanan Aplikasi Multiguna, KLIKGO Merupakan Bintang Baru Karya Anak Bangsa

  Layanan Aplikasi Multiguna, KLIKGO Merupakan Bintang Baru Karya Anak Bangsa

SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Rasanya sulit terbantahkan kalau trending topik bisnis dunia maya yang masih hangat jadi perbincangan di seputar era gelombang industri 4.0. Apa itu? Tentu saja dengan munculnya bintang atau pendatang baru, KlikGO sebagai sebuah aplikasi multiguna yang merupakan karya anak bangsa.

KlikGO sebagai bintang baru di ladang bisnis aplikasi online, sungguh mengundang decak kagum. Bahkan bisa dibilang terlalu berani bertarung  dalam bisnis transportasi online, karena harus berhadapan dengan raksasa Grab, Ojek dan lain-lainnya lagi.

Pasalnya, karena bisnis rintisan online (startu) tidak hanya berani menjual jasa transpotasi on lline semata, juga membuka lapak 212 dagangan, barang serta jasa yang diorientasikan atau bersifat serba usaha.

Menurut Yayan Sofyan selaku Direktur Utama dari PT Raffy Pratama Mandiri, KlikGO adalah aplikasi pertama di Indonesia yang menggabungkan konsep bisnis layanan berbasis aplikasi dan media sosial sebagai sarana komunikasi antar pengguna.

Jadi, bergulirnya era digital membuat industri rintisan online (startup) di Tanah Air begitu bergairah, karena rakyat Indonesia termasuk pengguna media sosial (Medsos) terbesar di Asia. Salah satunya yakni Medsos berupa Facebook yang memiliki akun sebanyak 140 Juta.

Sedangkan dukungan yang kuat dari pemangku kebijakan, pemodal, juga terutama dari Jokowi selaku Presiden RI, memberikan dorongan kuat kepada pemuda, terutama melenial untuk berkecimpung, menjajal bisnis online berbasis aplikasi.

Bagi KlikGO jelas tampil begitu bergairah dalam marketplace usaha rintisan menghadirkan solusi dari berbagai permasalahan, kebutuhan rakyat.

Bahkan dalam catatan  yang berjudul Database Startup  Indonesia dari Masyarakat  Industri Digital Kreatif sudah terdapat  sebanyak 992 perusahaan aplikasi bergerak di berbagai sektor bisnis.

Dipaparkan Yayan Sofyan lebih lanjut bahwa sebagian besar perusahaan aplikasi itu, 522 perusahaan terdapat di Jakarta. Menyusul Sumatera dan Jawa Timur. Perusahaan aplikasi umumnya hanya begerak di pemain tunggal, misalnya bisnis aplikasi transportasi online Grab, Ojek dan Dana dalam bidang keuangan. Berbeda dengan KlikGO, ibarat manusia mini melawan Goliat.

Sementara perusahaan-perusahaan aplikasi tersebut, pemiliknya terdaftar di luar negeri, tapi untuk KlikGO merupakan murni karya anak bangsa. Tentu saja yang digerakkan eksekutif Milenial dan berpusat di Kota Bandung.

Bicara soal keunggulan perusahaan aplikasi, umumnya memberikan keuntungan yang dapat menghubungkan langsung produsen dan konsumen, penjual dengan pembelinya dengan harga yang lebih murah, kualitasnya terjamin dan cepat saji di hadapan pengguna aplikasi online itu.

Namun khusus bagi KlikGO adalah perusahaan serba usaha cukup berani, menggiurkan bagi pengguna telepon pintar dan bahkan gawai merek apapun. Jika diibaratkan mall atau supermarket justru tersedia semua kebutuhan rakyat.

Pendapat lain lagi datang dari Dr Ika Sinaga, mantan Kepala Bappeda Jakarta yang juga sebagai pembina Lembaga Pemberdayaan Generasi Penerus Bangsa. Menurutnya, aplikasi KlikGO adalah salah satu sistem penggerak perekonomian rakyat Indonesia.

Dapat memberdayakan potensi, kapasitas talenta, kekayaan rakyat serta menebarkan nilai entreprenur kemandirian kedaulatan perekonomian rakyat.

Selain terbuka lapangan kerja, lapangan usaha yang menjanjikan, aplikasi  KlikGO justru membangun kemitraan sinergitas, kebersamaan dan gotong royong yang kemudian menjadikan rakyat jadi tuan di rumah sendiri.

Pada bagian lain, manejemen perusahaan memiliki sistem kekuasaan, otoritas pengelolaan aplikasi sesuai peraturan perundangan Informatika Transaksi Elektronika (ITE). Kemudian memberikan kesempatan luas kepada mitra, biro, agen serta vendor berkreasi untuk menjual produknya.

Patut menjadi catatan bahwa pemrakarsa kegiatan launcing KlikGO adalah kerjasama  PT Raffy Pratama Mandiri dan Lembaga Pemberdayaan Generasi Penerus Bangsa (LP-GPB).

Karenanya, DR Ika Effendy Sinaga sebagai Pembina LP-GPB menyatakan bahwa pengguna Smartphone saat ini 70 sd 80 persen, yakni anak-anak muda. Mereka merupakan  generasi penerus yang bakal mewarisi bangsa ini ke depannya.

Selanjutnya, LP GPB pun merasa perlu dan mengharapkan agar launcing KlikGO, dapat menjadi peluang usaha generasi penerus Bangsa. Maksudnya, peluang usaha mendapatkan profit (keuntungan) dan juga menyisihkan sebagian pendapatannya untuk kegiatan sosia kemasyarakatan. "Namun dalam berusaha, wajib berpegang teguh pada etika, kejujuran, keterbukaan serta persaudaraan  kekeluargaan," pungkas DR Ika Effendy Sinaga. ■ (rls)

Friday, May 3, 2019

Bupati Tegal Minta Kepala Desa Mengawasi Proses Verifikasi PKH


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Bupati Tegal, Hj Umi Azizah mengatakan sebanyak 809 warga atau penduduk di Kabupaten Tegal yang memperoleh Program Keluarga Harapan (PKH). Mereka kini dinyatakan sudah bisa hidup mandiri.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat acara Pemandirian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2019, bertempat di Gedung Chandra Kirana Setda, Kabupaten Tegal, Kamis (2/5) sore kemarin.

Program Keluarga Harapan atau PKH, kata Umi, ternyata mampu menurunkan angka kemiskinan, setelah menerima manfaat PKH serta sejumlah program pendukung lainnya. Bahkan keberhasilan ini berkat kerjasama para pemangku wilayah yang telah mendukung serta membantu pelaksanaan PKH.

lebih lanjut, Umi mengatakan bahwa program ‘Implementasi Program Keluarga Harapan’ di Kabupaten Tegal pelaksanaannya sangat baik.

“Angka kemiskinan kita pun menjadi berkurang 1,96 point dari 9,90 persen di tahun 2017 menjadi 7,94 persen di tahun 2018,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Tegal khususnya kepada Camat serta Kepala Desa, menghimbau untuk terus memfasilitasi dan mengawasi proses verifikasi dan validasi Basis Data Terpadu (BDT). Terutama menyangkut perubahan data sehingga bisa benar-benar valid dan dirasakan betul oleh penerima bantuan.

“Tolong cek dan awasi setiap data, jika sudah menemukan keluarga yang mandiri segera ubah data tersebut. Tujuannya agar bisa digantikan oleh keluarga yang baru yang berhak menerima bantuan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tegal, Nurhayati, menuturkan bahwa selain dilakukan penyerahan sertifikat mandiri kepada KPM PKH juga diberikan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Bantuan ini diberikan senilai Rp. 110 ribu KPM / Bulan berupa 9 kilogram beras dan 8 butir telur.

“Dengan realisasi penyaluran bantuan pada bulan Januari 2019 sejumlah 69.588 KPM, Februari 70.679 KPM serta bulan Maret 69.524 KPM, juga ada pemberian Kartu Jateng Sejahtera (KJS) untuk 1.241 KPM dengan jumlah bantuan Rp. 250 ribu/KPM/bulan,” terangnya.

Monday, April 29, 2019

Perempuan Ini Ditipu Teman yang Dikenal di Facebook, Begini Modusnya..


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Seorang perempuan di Tambora telah ditipu teman yang dikenal di Facebook. Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Iver Son Manossoh mengatakan, peristiwa penipuan tersebut bermula ketika korban Rena Gustiani berkenalan dengan pelaku melalui facebook dan awalnya menjanjikan lowongan pekerjaan untuk korban.

Kemudian korban bertemu dengan pelaku pada Senin 8 April 2019 sekitar jam 19.00 wib di Depan Sekolah TK Budi jalan Jembatan Besi II Rt.05/03 Tambora Jakarta Barat.

“Saat ketemu Handphone korban diminta oleh pelaku dengan alasan untuk hendak akan memback up data dan disuruh untuk menunggu kurang lebih 40 menit,” tutur Kompol Iver Son Manossoh, Senin (29/4/2019).

Masih kata Kompol Iver Son, setelah korban menunggu sekitar dua jam, pelaku ternyata tak kunjung datang menemui korban dan memberikan Handphone korban.

“Saat kejadian korban sudah menghubungi pelaku namun tak ada jawaban,” katanya.

Selanjutnya kata Kompol Iver Son, pada Jumat 26 April 2019 saksi yang juga korban, bersama Polisi berusaha memancing pelaku untuk bertemu di lokasi sekitar jembatan besi.

Sesaat Pelaku datang akhirnya pelaku berhasil diamankan dan ditangkap oleh anggota buser Reskrim Polsek Tambora dan saksi berikut barang bukti milik pelapor/korban yang berhasil disita dari pelaku.

■ rls/r-09

Thursday, April 25, 2019

Satpol PP dan Pustakawan Pandeglang Ikuti Penyuluhan Anti Penyalahgunaan Narkoba

Satpol PP dan Pustakawan Pandeglang Ikuti Penyuluhan Anti Penyalahgunaan Narkoba

SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Tidak kurang dari 50 orang berkesempatan mengikuti kegiatan Penyuluhan Anti Penyalahgunaan Narkoba yang diselenggarakan oleh Kesbangpol Kabupaten Pandeglang, Rabu, 24 April 2019. Para peserta penyuluhan yang dilaksanakan di Aula Komando Distrik Militer (Kodim) Pandeglang itu berasal dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan pengelola perpustakaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

“Hari ini kita telah melakukan kegiatan penyuluhan anti penyalahgunaan narkoba bagi 50 orang pegawai ASN, Satpol PP dan pustakawan di Aula Kodim Pandeglang,” ujar Ainul Mardiah, SKM, melalui pesan WhatsApp-nya kepada media ini, Rabu, 24 April 2019.

Ainul yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pencegahan P2M BNNP Banten itu juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut berjalan dengan aman dan lancar. “Peserta terlihat antusias mengikuti penyuluhan, kegiatannya dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar,” imbuh mantan bidan ini.

Selain itu, Ainul menambahkan lagi bahwa kegiatan penyuluhan anti penyalahgunaan narkoba akan terus dilaksanakan secaca rutin dengan menyasar berbagai kalangan yang berbeda. “Kita berharap semua kalangan bisa terjangkau oleh BNNP Banten dalam mensosialisasikan anti penyalahgunaan narkoba. Jadi, kegiatannya akan terus dilakukan dengan menyasar berbagai kalangan masyarakat yang berbeda setiap kali kegiatan,” jelas Ainul.

Kegiatan penyuluhan itu, menurut Ainul, sangat penting untuk terus dilakukan ke berbagai elemen warga. 

Sunday, April 21, 2019

Sejumlah Lokasi di Bali Hujan Abu Vulkanik


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Erupsi Gunung Agung menyebabkan hujan abu vulkanik terjadi di sejumlah lokasi di Bali dengan intensitas beragam tergantung lokasi dan arah angin.

"Erupsi menyebabkan hujan abu vulkanik dengan intensitas tipis hingga tebal terjadi di beberapa tempat, seperti di Kabupaten Karangasem, Bangli dan Klungkung. Sebaran abu tergantung dari arah angin," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis, Minggu (21/4/2019).

Menurutnya, tak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat erupsi tersebut. Aktivitas penerbangan di Bandara Ngurah Rai juga normal.

"Bandara Internasional IGK Ngurah Rai beraktivitas normal. Tidak ada pengaruh dari erupsi Gunung Agung. Semua penerbangan normal. Bali aman," ucapnya.

Sutopo menuturkan, Gunung Agung saat ini berstatus Siaga (level III). Masyarakat, pendaki dan wisatawan dilarang melakukan aktivitas dalam radius 4 Km dari puncak kawah Gunung Agung. Pihaknya juga telah membagikan masker ke masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

"Di luar radius itu aman," ujar Sutopo.

Selain Gunung Agung, Sutopo juga mengatakan erupsi masih terjadi di Gunung Bromo. Dia menyebut Gunung Bromo berstatus waspada (Level II), dengan zona bahaya dalam radius 1 Km dari puncak kawah.

"Di luar itu aman. Aktivitas Bandara Abdulrachman Saleh Malang berjalan normal. Pariwisata di kawasan Gunung Bromo aman. Pengunjung diimbau memakai masker dan kacamata untuk mengantisipasi terpaan hujan abu vulkanik," tuturnya seperti dilansir detik.com.

Dia juga menginformasikan soal aktivitas vulkanik Gunung Merapi. Dia menyebut guguran lava pijar berlangsung hampir setiap hari, namun masyarakat tetap bisa beraktivitas dengan normal selam berada di luar zona bahaya 3 Km dari puncak Merapi.

"Status Gunung Merapi tetap Waspada (level II). Area dalam radius 3 Km dari puncak Gunung Merapi agar tidak ada aktivitas manusia. Masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa di luar radius 3 Km dari puncak Gunung Merapi. Aktivitas masyarakat berjalan normal, termasuk pariwisata di sekitar Gunung Merapi," jelasnya.

© Copyright 2018 SUARA MERDEKA | All Right Reserved