Karena Pria Tak Bertanggung Jawab, Wanita Ini Tega Habisi Nyawa Anaknya Sendiri - SUARA MERDEKA HARI INI

Thursday, February 21, 2019

Karena Pria Tak Bertanggung Jawab, Wanita Ini Tega Habisi Nyawa Anaknya Sendiri

  Karena Pria Tak Bertanggung Jawab, Wanita Ini Tega Habisi Nyawa Anaknya Sendiri


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Lilis Siti Saadah (20) adalah ibu yang tega menghabisi nyawa janin (bayi) yang baru di lahirkannya lantaran kecewa terhadap seorang lelaki tidak bertanggung jawab.

Seperti gelap mata, Lilis menghabisi nyawa bayinya sendiri yang baru saja dilahirkan dengan cara di bekap hingga tewas, sementara lelaki yang menghamili Lilis hingga kini masih diburu petugas.

Atas pengakuan Lilis tersebut, petugas tak lantas percaya begitu saja. Polisi hingga saat ini masih terus mendalami kasus ini. Demikian diungkap Kepolisian Resort Kota Tangerang Selatan (Tangsel) saat menggelar konferensi pers di halaman Mapolres, pada Rabu, (20/02/2019) siang.

“Pelaku adalah seorang Asisten Rumah Tangga (ART) di Pondok Aren Tangerang Selatan, hasil dari pemeriksaan tersangka diduga kuat telah menghabisi bayinya sendiri usai bersalin, dan kini ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Tangerang Selatan,” kata Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan.

Kapolres menjelaskan, perbuatan tersangka itu terbongkar ketika warga mencium aroma tak sedap (bau busuk) dari arah gudang rumah di Kompleks Arinda Permai I G-18 RT 004/04, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.

“Kronologis perkara ini bermula pada tanggal 18 Februari, dimana saksi yang juga seorang asisten rumah tangga mencium bau tidak sedap dari gudang rumah tempat tersangka bekerja,” ungkap Ferdy.

Selanjutnya, kata Kapolres, saat diperiksa gudang tersebut, ditemukan sosok bayi laki-laki dalam keadaan meninggal dunia berada dalam kardus yang kemudian dilaporkan ke Polres Tangerang Selatan.

Polisi langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Yang Akhirnya, menemukan tersangka. Karena sebelumnya tersangka sempat mengeluh sakit perut kepada majikannya dan dilakukan rawat inap di Rumah Sakit Umum Permata Ibu.

“Dari dasar itu dilakukan penyelidikan kepada tersangka, setelah di interogasi diakuinya janin tersebut berasal dari yang bersangkutan,” imbuhnya.

Tersangka, imbuh Kapolres, tega menghabisi nyawa sang bayi dengan cara membekap wajah bayi itu menggunakan seutas kain, pada Kamis 14 Februari lalu.

Atas perbuatannya menghilangkan nyawa orang lain, tersangka kena pasal 341 KUHP, dengan ancaman hukumannya penjara paling lama 15 tahun.

Read other related articles

Loading...

Also read other articles

© Copyright 2018 SUARA MERDEKA HARI INI | All Right Reserved