15 Mobil Disita, 9 Pelaku Sindikat Curanmor Digulung Polres Indramayu - SUARAMERDEKA.CO.ID

Selasa, 15 Januari 2019

15 Mobil Disita, 9 Pelaku Sindikat Curanmor Digulung Polres Indramayu

 15 Mobil Disita, 9 Pelaku Sindikat Curanmor Digulung Polres Indramayu


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Jajaran Satreskrim Polres Indramayu berhasil menangkap 9 pelaku yang diduga masuk jaringan sindikat pencurian kendaraan bermotor roda 4 (curanmor R 4) dan pemalsuan STNK. Dari ungkap kasus ini, polisi berhasil menyita sebanyak 15 unit mobil berbagai merk.

Kapolres Indramayu AKBP M Yoris Maulana Marzuki SIK mengungkapkan hal tersebut dalam konfrensi pers di Mapolres Indramayu, pada Senin (14/1/2019) siang.

Dijelaskan, pada hari minggu (23/12 /2018) siang di Desa Mundak Jaya Blok Badak Kecamatan Cikedung, Polisi berhasil menangkap pelaku sekaligus penadah barang hasil kejahatan berinisial SGN Bin KMPL dan SFY Bin (Alm) KRD.

" Dari penangkapan itu Polisi melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan pelaku bernama GNW Bin TRMDI," kata Kapolres kepada wartawan, saat jumpa pers dihalaman Mapolres Indramayu, Jawa Barat, Senin (14/1/2019).

Lebih lanjut Yoris mengungkapkan, pada hari Kamis tanggal 10 Januari 2019 sore, pihaknya menerima informasi bahwa di bengkel mobil Desa Tanjungsari Kec. Karangampel  terdapat 1 unit KR-4 merk Honda Mobilio warna hitam Plat T yang diduga sebagai hasil kejahatan.

Masih dikatakannya, mendapat kabar tersebut,  anggota Sat Reskrim dan Unit Reskrim Polsek Karangampel mendatangi lokasi dimaksud. Di lokasi itu ternyata saat anggota mendekati KR-4 dimaksud, ada seorang yang langsung melarikan diri sehingga dikejar dan berhasil diamankan yang diketahui bernama TPK HDYT .

" Setelah dilakukan pengembangan kemudian berhasil ditangkap pelaku WLG, pelaku melakukan pencurian KR-4 bersama sama dengan AGS bin STS alias JBG, CSDI alias WLNG dan DK (DPO)," ujarnya.

Dari keterangan para pelaku kata Yoris, mobil hasil kejahatan dijual kepada pelaku penadah sekaligus pemalsu STNK an BDG & USD. Kini keduanya berhasil diamankan dan barang hasil kejahatan dijual kembali ke 481 an AB dan DD

"Hasil penyidikan sementara,  sudah lebih 10 kali melakukan curanmor. Dalam melakukan kejahatan curanmor, mereka masing-masing mempunyai peran yang berbeda," pungkasnya.

■ Rasyid / rilis


Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2017 SUARAMERDEKA.CO.ID | All Right Reserved