Sapa Warga Tionghoa, Prabowo: Semua Suku dan Agama Miliki Hak yang Sama di NKRI - SUARAMERDEKA.CO.ID

Sabtu, 08 Desember 2018

Sapa Warga Tionghoa, Prabowo: Semua Suku dan Agama Miliki Hak yang Sama di NKRI

Sapa Warga Tionghoa, Prabowo: Semua Suku dan Agama Miliki Hak yang Sama di NKRI


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Kandidat Capres Prabowo Subianto menegaskan etnis Tionghoa sebagai warga negara memiliki hak yang sama dengan etnis yang lain. Karena itu ia berjanji apabila terpilih sebagai Presiden Indonesia periode 2019-2024, akan menjadi pemimpin semua etnis dan agama yang ada di Indonesia.

"Kalau saya dipilih dan menerima mandat dari rakyat, maka saya akan membela semua warga dengan sekuat tenaga," kata Prabowo saat menghadiri acara bertajuk "Tionghoa dan Bisnis di Mata Prabowo" di Suncity Hotel, Jakarta, Jumat (7/12/2018) malam.

Mantan Komandan Kopassus ini menceritakan pengalaman hidupnya selama menjadi prajurit TNI, yang banyak mengajarinya menghadapi karakter orang dari beragam etnis, agama, dan latar belakang.

Dalam perjalanan hidup tersebut dirinya mendapatkan nilai yang dijunjung tinggi hingga saat ini yaitu humanisme.

"Saya temukan pengalaman bahwa manusia dari latar belakang etnis dan agama apapun pada dasarnya adalah manusia yaitu memiliki cita-cita, keinginan dan ketakutan yang sama," ujarnya.

Prabowo mengatakan dia diberi tugas untuk maju sebagai capres merupakan kehormatan, dan memahami ketika rakyat memberikan mandat maka harus memimpin bagi semua suku, agama, dan etnis yang ada di Indonesia.

Mantan Komandan Kopassus tersebut menegaskan bahwa kalau ada satu warga, kelompok, suku, ataupun pemeluk agama yang dizalimi dan tidak mendapatkan keadilan, maka tugas pemimpin untuk membelanya.

"Komunitas Tionghoa merupakan bagian dari Indonesia, sama seperti etnis yang lain dan memiliki kewajiban sama yaitu bekerja sama dalam menjaga kerukunan," tuturnya dikutip Antara.

Prabowo juga menekankan jiwa kepemimpinan yang dianutnya banyak dipengaruhi filosofi Cina, salah satunya adalah seribu kawan terlalu sedikit namun satu lawan terlalu banyak. (Antara)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2017 SUARAMERDEKA.CO.ID | All Right Reserved