Panitia Reuni Akbar 212 Terbitkan Maklumat, Batal Undang Jokowi


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Lautan massa peserta reuni akbar mujahid 212 dini hari ini berkumpul di Monumen Nasional. Selain mendengarkan lantunan ayat suci Alquran, mereka juga bersolawat dan dizikir.

Diperkirakan hingga jelang subuh nanti peserta dari berbagai daerah akan terus membanjiri Monas. Sebelumnya, Polda Metro Jaya sudah memberitahukan akan adanya rekayasa arus lalu lintas untuk menuju ke area event akbar ini.

Terkait pelaksanaan ini, Panitia Reuni Akbar Mujahid 212 sudah mengeluarkan Maklumat. Salah satu poinnya, panitia batal mengundang Presiden Joko Widodo hadir.

Berikut adalah isi lengkap bunyi maklumat tersebut yang dirilis Panitia :

Setelah mengadakan rapat akhir panitia mendengarkan saran dari para ulama 212 serta arahan dari Imam Besar Al Habib Muhammad Rizieq Syihab dari kota suci Mekah, maka panitia Reuni Akbar Mujahid 212 memutuskan:

1. Batal mengundang Jokowi & rezimnya. Karena mereka anti Aksi 212, tidak mensyukuri anugerah 212 bahkan masih berupaya mengkriminalisasi ulama & aktivis 212.

2. Jika Nisa Sabyan hadir maka dipersilakan duduk di tempat akhwat sebagai tamu kehormatan dan tidak mengisi acara.

3. Kepada jemaah yang akan hadir disarankan langsung menuju Monas karena semua rangkaian acara Reuni Akbar Mujahid 212 berlangsung di Monas, adapun kendaraan dipersilakan parkir di area parkir yang sudah disiapkan (IRTI, Lapangan Banteng, Lemhanas, Istiqlal, dll) dan diharapkan sudah ada di Monas selambat-lambatnya sebelum pukul 05.00 WIB agar tidak terkena pengalihan jalur lalu lintas karena adanya kegiatan car free day di Jl Sudirman-Jl Thamrin.

4. Jemaah Reuni Akbar Mujahid 212 dilarang membawa dan memakai bendera/atribut/kostum parpol atau capres/cawapres apapun, tapi diserukan membawa bendera Merah Putih dan bendera tauhid aneka warna sesuai yang disukai.

5. Jemaah Reuni Akbar Mujahid 212 wajib menjaga ketertiban dan kedamaian serta kebersihan selama acara berlangsung dan taat pada komando panitia.

Ayo kibarkan jutaan bendera Merah Putih dan bendera tauhid dengan warna-warni.

Jakarta 30 November 2018

Ust Bernard Abdul Jabar (Ketua OC) 



Belum ada Komentar untuk "Panitia Reuni Akbar 212 Terbitkan Maklumat, Batal Undang Jokowi "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel