Sandiaga: Jika Diberi Amanah 2019, Inshaa Allah Pengelolaan BPJS akan Lebih Baik - SUARAMERDEKA.CO.ID

Kamis, 15 November 2018

Sandiaga: Jika Diberi Amanah 2019, Inshaa Allah Pengelolaan BPJS akan Lebih Baik

Sandiaga: Jika Diberi Amanah 2019, Inshaa Allah Pengelolaan BPJS akan Lebih Baik


SUARA MERDEKA ■ Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno menilai program layanan kesehatan Badan Jaminan Kesehatan Sosial (BPJS) yang berjalan dalam era pemerintahan saat ini dirasa belum optimal.

Dirinya menyebut, BPJS serupa mobil mewah, tetapi menggunakan bahan bakar maupun supir yang salah.

Hal tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Sandi ini dalam kesempatan lawatannya ke Kota Bandung untuk menyerap aspirasi masyarakat. Dalam kunjungan kali ini, Sandi menjadi pembicara di kegiatan Wisuda Universitas Pasundan (Unpas) serta meresmikan posko Relawan Kata Sandi yang digagas Komunitas Teman Sandi.

Meskipun terdapat banyak kekurangan dalam pengelolaan dan juga pelayanan BPJS selama ini, dia menyatakan akan tetap meneruskan program maupun layanan kesehatan tersebut. Pasalnya, BPJS dinilai Sandi telah menjadi konsumsi seluruh ma­syarakat di Indonesia.

”Sistemnya bagus, ibaratnya kalau mobil ini mercy bagus sekali, tapi sayangnya bukan diisi dengan bensin yang pas, mungkin pake minyak tanah, supirnya perlu diberikan training lebih baik. Jadi pengelolaan dan pendanaannya yang masih belum sesuai dan belum optimal,” kata Sandi di Bandung, kemarin.

Jika diberikan amanah dari Allah SWT dan mendapatkan mandat dari seluruh masyarakat Indonesia untuk menjadi pemimpin, maka Sandi akan mengelola sistem BPJS secara lebih baik. Dirinya menyebutkan, tidak akan ada lagi permasalahan di Puske­smas maupun rumah sakit yang tidak dibayar dan dihutangi pemerintah.

”Sehingga dokter-dokter gajinya tidak tertunda, obat-obatan sempat tidak dibayar. Saya ke Jawa Tengah itu di rumah sakit Muhammadiyah saja Rp 300 - 400 miliar dihutangi oleh pemerintah,” kata dia.

Namun begitu, Sandi mengaku tidak ingin menyalahkan siapapun, tapi merupakan refleksi pihaknya dalam meningkatkan pengelolaan BPJS supaya lebih baik dan bertanggung jawab. Menurutnya, secara konsep orang sehat lebih banyak dibanding orang sakit dan bisa membantu.

”Jadi orang yang sehat dari kalangan menengah ke atas mestinya mensubsidi orang-orang yang sakit. Rumusnya seperti itu,” kata dia.

Sandi menjelaskan, jika dikelola dengan baik serta penuh tanggung jawab, maka hal tersebut dipastikan bisa berjalan. Pasalnya, dirinya melihat di sejumlah ne­gara lainnya khususnya di Eropa Utara, konsep tersebut mampu berjalan dengan baik.

”Saya yakin di bawah Prabowo - Sandi bisa jalan dan BPJS kesehatan juga akan jalan kesehatannya dan pelayanan masyarakat Inshaa Allah akan lebih baik,” kata dia.

sumber : JE




Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2017 SUARAMERDEKA.CO.ID | All Right Reserved