SUARA MERDEKA

National

Ads

INTERNASIONAL

RAMADAN

POLITIK

GAYA HIDUP

Saturday, May 25, 2019

Kapuspen TNI: Tidak Benar Provokator di Masjid Petamburan Anggota BAIS TNI


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Video viral https://youtu.be/cOFapD_1TzE dengan judul 'Terciduk! Diduga Oknum BAIS TNI Provokasi Massa di Aksi 22 Mei dan Menyudutkan POLRI'.  Informasi/ tulisan yang terdapat pada video tersebut menjelaskan adanya oknum TNI memprovokasi massa di dalam Masjid.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Sisriadi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (24/5/2019) menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan pria itu oknum TNI adalah Hoax dan Tidak Benar.

Kapuspen TNI menyampaikan bahwa berdasarkan hasil investigasi, video yang viral tersebut benar diambil oleh seseorang di Masjid Al-Ishlah, Petamburan, pada tanggal 22 Mei 2019 pukul 11.45 WIB saat kerusuhan terjadi. “Sedangkan berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat sekitar Masjid Al-Ishlah, orang yang melakukan provokasi tersebut tidak dikenal dan bukan warga Petamburan,” ucapnya.

Selanjutnya dikatakan bahwa di dalam video tersebut terdapat personel yang berpakaian loreng adalah prajurit TNI yang merupakan anggota Yonif 315 yang BKO Kodam Jaya. Prajurit tersebut ditugaskan di Petamburan. “Saat itu prajurit TNI sedang melakukan pendekatan kepada tokoh agama untuk menenangkan massa yang emosional. Secara tiba-tiba masuk seseorang ke dalam Masjid dan menyampaikan ujaran provokatif,” ujarnya.

Kapuspen TNI menegaskan bahwa informasi yang disebar bersama video itu adalah hoax, sedangkan data tentang Serma Aris dalam video viral tersebut adalah data palsu yang dibuat oleh orang yang tidak tahu tentang TNI AD. “Dapat dibuktikan bahwa penyebutan nama ditambah pangkat dan korps (Serma Inf Aris) adalah data palsu. Yang benar adalah untuk pangkat Bintara TNI AD tidak memiliki korps,” terangnya.

“Kemudian disebutkan yang bersangkutan lulusan Secaba Reg AD tahun 2005, itu adalah data palsu. Yang benar adalah lulusan Secaba tahun 2005, baru akan berpangkat Serma paling cepat pada 1 April 2021.  Dan juga sudah dilakukan pengecekan berdasarkan daftar nominatif personel Yonif 315, tidak ada anggota Yonif 315 bernama Serma Aris,” jelasnya.

Dapat disimpulkan bahwa informasi yang disebarluaskan bersama video yang diunggah dari YouTubehttps://youtu.be/cOFapD_1TzE adalah hoax. “Berita tersebut bertujuan untuk mendiskreditkan TNI dan melemahkan soliditas TNI-Polri,” kata Mayjen TNI Sisriadi.

Diakhir penjelasannya, Kapuspen TNI menegaskan kembali bahwa TNI tetap memegang teguh jati dirinya sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Profesional dan Tentara Nasional Indonesia.

■ Red/Puspen TNI

Saturday, May 18, 2019

Arahan Ketum DPN Gepenta Dalam Menghadapi Sistuasi Politik Pasca Pemilu 2019


Salam Gepenta.

Kepada saudaraku semua warga GEPENTA dan seluruh rakyat Indonesia, dimanapun berada,

Menyikapi kondisi Kamtibmas yang semakin meningkat dan eskalasi Politik yang menghangat, maka saya KETUM GEPENTA, memberikan arahan SBB:

GEPENTA tetap bersikap : Apabila terjadi penyalahgunaan wewenang atau kelalaian dalam pelaksanaan pemilu oleh anggota KPU dan jajarannya, maka oknumnya harus segera di seret ke Pengadilan.

Polri melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk diajukan ke Pengadilan.

Apabila dalam pelaporan tidak ada bukti pendahuluan dan data yang akurat hanya karena hasutan, atau data bohong atau hoax, maka POLRI sebagai penegak hukum harus mampu mengungkapkan dan melakukan penyidikan untuk diajukan ke Pengadilan.

Bahwa GEPENTA Percaya kepada Institusi KPU yang independen. Apabila ada yang salah melaksanakan tugas atau lalai, maka itu adalah oknumnya bukan hasil kerja Institusi KPU.

Misalnya, Kalau ada  oknum anggota Polri atau oknum anggota TNI yang terlibat Narkoba atau perampokan, tidak hal itu tidak tanggung jawab Institusi POLRI/TNI tetapi oknumnya ditindak yang harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Maka penyelesaian permasalahan yang ada dikembalikan kepada Proses Hukum, karena Indonesia berdasar hukum.

Dalam hal adanya penolakan dan tidak percaya kepada hasil kerja KPU maka kita harus menyatakan bahwa Penyelenggaraan Pemilu dan Pilpres berjalan dengan lancar dan sukses.

Apabila ada dugaan tidak jujur atau curang maka ada lembaga yang disiapkan untuk menyelesaikan perkara Pemilu dan Pilpres.
Jangan ada Pemaksaan kehendak dari Kelompok manapun untuk tidak mengakui hasil kerja KPU, untuk itu kita serahkan kepada Pemerintahan yang sah.

Politik Gepenta adalah Politik Negara ini artinya bahwa Pemerintahan yang sah harus tetap di pertahankan. Apabila ada kelompok tertentu menjatuhkan Pemerintahan yang sah maka itu perbuatan INKONSTITUSIONAL atau pelanggaran hukum Positip Indonesia.

Ini yang harus kita perhatikan supaya jangan ada pro kontra didalam tubuh Institusi Ormas GEPENTA. Tetaplah mensukseskan Program Umum GEPENTA "Pertahankan NKRI dengan perlawanan  Rakyat Semesta".

Salam GEPENTA "Haramkan Narkoba Cegah Tawuran dan Anarkis"

Ketua Umum DPN GEPENTA
Dr. Parasian Simanungkalit, SH.MH
Brigjen Polisi Purnawirawan

zuraidbima/05/2019

Panglima TNI Tinjau Latihan Pengamanan Tahap Penghitungan Suara Pemilu 2019


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M.,  Aslog Panglima TNI Marsda TNI Kukuh Sudibyanto,  Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono meninjau latihan pengamanan tahap penghitungan suara Pemilu 2019 oleh Prajurit TNI di Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (17/5/2019).

Dalam latihan tersebut, disimulasikan bahwa terjadi kerusuhan di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Menteng, Jakarta Pusat,  oleh massa yang sedang melakukan aksi unjuk rasa terkait hasil penghitungan suara Pemilu Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019.

Dengan bergerak cepat, Satuan Gultor TNI tiba di kantor KPU dengan menggunakan Helikopter Caracal milik TNI AU untuk menyelamatkan anggota KPU dan dokumen serta server hasil penghitungan suara. Personel dan materiil KPU tersebut diamankan ke suatu tempat yang telah ditentukan.

Disimulasikan juga ada anggota masyarakat yang terkena tembak dalam aksi unjuk rasa, dengan cepat Satuan Kesehatan TNI yang sedang melaksanakan pengamanan di kantor KPU memberikan pertolongan pertama kepada korban dan mengevakuasi korban menggunakan mobil Ambulance Yonkes 1/Yudha Krida Husada Kostrad  menuju titik jemput helikopter untuk dievakuasi ke kapal rumah sakit KRI dr. Soeharso 990 yang bersandar di Dermaga JICT, Tanjung Priok.

Latihan Pengamanan ini merupakan implementasi dari Tactical Floor Game (TFG) pengamanan Tahap Penghitungan Suara Pemilu  Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019 di Mabes TNI pada Kamis (16/5/2019).

TFG ini dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi pada proses penghitungan suara, dengan mengerahkan personel dan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista), baik TNI AD, TNI AL dan TNI AU.

■ Red/Puspen TNI

Thursday, May 16, 2019

Isi Ramadhan, Personil Yonif PR 432 Kostrad Bercocok Tanam di Maros


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Mengisi waktu di bulan suci Ramadhan, 15 orang personel Kompi Senapan B Yonif Para Raider 432 Kostrad menanam padi di sawah di bawah pimpinan langsung Komandan Kompi Senapan B, Lettu Inf Mendung, Kariango, Maros, Minggu (12/5).

Pemanfaatan lahan ini  sebagai salah satu cara untuk meningkatkan ketahanan pangan sesuai dengan  perintah yang disampaikan oleh Komandan Batalyon Infanteri 432 Kostrad, Mayor Inf Gustiawan Ferdianto.

"Selain tugas pokok prajurit sebagai Tentara Nasional Indonesia  prajurit juga harus mampu dalam mempertahankan kelangsungan hidup dengan cara memanfaatkan lahan tidur di sekitar asrama. Dengan cara itu, lahan yang kosong di sekitar asrama dapat di manfaatkan untuk kesejahteraan bersama,” ungkap Komandan Batalyon Infanteri 432 Kostrad, Mayor Inf Gustiawan Ferdianto.

Sementara itu, Danki B, Lettu Inf  Mendung menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan tidur adalah salah satu kegiatan yang positif, disamping bisa untuk tambahan penghasilan juga dapat dijadikan pemenuhan kebutuhan rumah tangga sehari-hari misalnya dengan menanam padi, sayur-mayur, rempah-rempah sehingga setiap prajurit tidak susah-susah lagi mengeluarkan biaya untuk membeli bahan-bahan tersebut setidaknya lebih hemat dan dijamin segar karena dipetik langsung dari pohonnya.

■ Red/Penkostrad

Gandeng PMI Malang, Bulan Ramadhan Prajurit Kostrad Giat Donor Darah


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Brigade Infanteri Para Raider 18 Kostrad menggelar kegiatan donor darah untuk  kemanusiaan, bertempat di GOR Matroji, Jabung, Malang. Senin (13/05/19). Kegiatan ini kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Malang. 

”Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian kami, dalam mendukung program kemanusiaan. Darah yang terkumpul ini nantinya akan disumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui PMI Malang,” terang Kepala Seksi Teritorial Brigif Para Raider 18 Kostrad Mayor Inf Puguh Prasetya.

Kegiatan ini sangat begitu spesial karena dilaksanakan pada saat bulan suci  Ramadhan. Walaupun dalam kondisi momen Ramadhan, para prajurit tetap antusias untuk mengikuti kegiatan donor darah tersebut.

“ Tercatat kurang lebih sekitar 102 kantong darah diperoleh dari kegiatan donor darah ini. Ada manfaat kesehatan bila melaksanakan donor darah rutin. Yakni zat besi dalam darah bisa lebih stabil, dengan demikian bisa menurunkan resiko penyakit jantung. Selain itu efek bagus lainnya juga bisa membantu tubuh mengurangi sel darah merah dalam darah, sebagai pendonor akan mendapatkan pasokan darah baru setiap kali mendonorkan darah,” ujar Mayor Inf Puguh Prasetya.

■ Red/Penkostrad

Wednesday, May 15, 2019

Jaksa Sebut Bakal Ada Tersangka Baru Kasus Meikarta


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Yadyn, Rabu (15/05/2019), menegaskan, penyidik KPK saat ini menelusuri pihak-pihak lain yang bertanggung jawab dalam kasus gratifikasi Mega Proyek Meikarta.

“Prinsipnya kami akan menilai satu per satu tindak pidana siapa-siapa yang harus bertanggung jawab,” singkatnya.

Dalam pledoi tersebut beberapa terdakwa keberatan adanya pihak-pihak lain yang belum dimintai pertanggungjawaban dan itu belum di peroses oleh KPK.

“Adanya pihak-pihak lain yang belum dimintai pertanggungjawaban,” jelas jaksa KPK Yadyn ketika di wawancarai oleh awak media di pengadilan Tipikor Bandung.

Penyidik kata Yadyn sudah menganalisis keluhan dari beberapa terdakwa masih adanya pihak lain. Sehingga menurutnya pihaknya masih menunggu keputusan majelis hakim.

“Kita lihat putusannya, kami analisis putusannya peristiwa perbuatannya, kita lihat perbuatan pidananya, nanti siapa yang menjadi tersangka baru setelah vonis perkara ini,” ucapnya.

Diketahui dalam tuntutan yang dibacakan Jaksa KPK pada pekan sebelumnya yang menuntut Bupati Bekasi non aktif Neneng HY dengan 7,6 tahun, belasan nama anggota DPRD Kabupaten Bekasi kembali disebut kembali. Termasuk pejabat di PUPR, Tina yang menerima Rp 700 juta dari  Meikarta. (sumber: BB)

Penyerahan Penghargaan dari Mendagri kepada Kasum TNI



SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI), Tjahjo Kumolo menyerahkan Piagam Penghargaan dan Piagam Duka Cita diberikan kepada prajurit TNI yang gugur dalam tugas pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Piagam tersebut diserahkan secara simbolis oleh Mendagri RI kepada Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Joni Supriyanto di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (14/5/2019).

Adapun 3 (tiga) prajurit TNI yang gugur dalam tugas pengamanan Pemilu 2019 adalah Serka Muningkat (Babinsa Ramil 18 Plemahan Kodim 0809/Kediri, Korem 082/CPYJ), Serka Yosef Yoachim Lilik Edhi Susanto (Babinsa Kel. Cipedak Koramil 08/Jagakarsa, Kodim 0504/JS Korem 051/Wkt) dan Serda Aju (Babinsa Koramil-02/Batuceper, Kodim 0506/Tgr, Korem 052/Wkr Kodam Jaya).

Tuesday, May 14, 2019

Gubernur Koster Ingatkan Tema PKB Jangan Hanya Jadi Pemanis


SUARAMERDEKA.CO.ID Pesta Kesenian Bali (PKB) menjadi ruang aktualisasi segala nilai luhur dan indah dari seni dan budaya Bali. PKB menjadi event seni dan budaya benilai sejarah yang tinggi dan telah menjadi bagian dari memori kolektif tidak saja krama Bali, tetapi juga nasional dan dunia intenasional.

Untuk itu, tata kelola dan manajemen event yang konsekuen serta profesional untuk menguatkan sekaligus memajukan seni dan budaya Bali dalam dimensi pelindungan dan pembinaan sangat diperlukan untuk memayungi seni-seni sebunan, serta melestarikan pakem seni klasik dan tradisi sebagai ajang pemajuan Kebudayaan Bali.

Hal ini diungkapkan Gubernur Bali Wayan Koster pada rapat evaluasi persiapan pelaksanaan acara PKB XLI Tahun 2019 di Jaya Sabha, Denpasar, Senin (13/5) sore.

"Saya berharap pelaksanaan PKB tahun ini harus lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Baik konten, format maupun tata cara pelaksanaan. Penyelenggaraan harus lebih bagus dan berkualitas sesuai dengan tema PKB yakni Bayu Pramana - Memuliakan Sumber Daya Angin sebagai salah satu implementasi visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali," ungkap Koster.

Ditambahkan Koster yang juga ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini, setiap unsur baik pelaksanaan pawai, pergelaran, pameran, workshop, sarasehan, dan Iomba harus menerjemahkan secara fokus dan terintegrasi tema “Bayu Pramana; Memuliakan Sumber Daya Angin".

"Mulai tahun ini, antara tema dengan isian acara mesti sinkron dan selaras. Tidak ada lagi tema yang hanya menjadi pemanis saja, sementara isian acara tetap menoton dari tahun ke tahun. Untuk itu dibutuhkan peran tim kreatif dan kurator yang bersinergi dengan seniman, budayawan, dan masyarakat seni di seluruh Bali ini. Sehingga setiap tahun ada satu wacana, yang kemudian ditetapkan sebagai tema, kemudian diterjemahkan dalam komposisi, tata artistik, maupun kreteria seleksi jenis kesenian yang mesti tampil," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Koster, mulai tahun ini pula pada pameran PKB, baik stand kerajinan maupun kuliner akan dibebaskan dari pungutan biaya. Dengan demikian Ia berharap yang tampil adalah produk kerajinan dan kuliner yang berkualitas tinggi, unik, dan indah.

"Peserta diseleksi, dan memang benar sebagai pelaku industri kreatif dari seluruh Bali. Sehingga pewujudan PKB sebagai pesta rakyat benar-benar menjadi kenyataan. Rakyat bersukacita dalam menyaksikan, menikmati, dan juga menampilkan capaian karya seni dan kerajinan terbaiknya," imbuhnya.

Selain itu, Koster ingin pelaksanaan PKB tidak sepi penonton setiap harinya. Ia minta agar para pelajar bisa diberdayakan untuk datang ke PKB sebagai ajang pendidikan budaya Bali.

"Jangan sampai sepi pengunjung selama perhelatan PKB, kasihan para seniman sudah jauh-jauh datang mau pentas, justru tidak ada yang nonton. Tolong berdayakan para pelajar, karena PKB kan sebagai ajang edukasi pendidikan budaya juga. Jadikan PKB sebagai promosi budaya Bali, undang daerah lain untuk datang ke PKB juga. Sinergikan dengan kunjungan wisatawan melalui travel agen," pungkasnya.

Sementara itu Tim Kurator PKB dalam laporannya yang disampaikan I Gede Arya Sugiartha yang juga Rektor ISI Denpasar menyampaikan jika Pesta Kesenian Bali akan dimulai pada tanggal 15 Juni hingga 13 Juli 2019.

Tema “Bayu Pramana: Memuliakan Sumber Daya Angin” dikatakan I Gede Arya Sugiartha, tema tersebut menjiwai seluruh isian kegiatan dalam Pesta Kesenian Bali, dari pawai, pergelaran, parade, Iomba, pameran, sarasehan, maupun work~shop. Tema: Bayu Pramana dimaknai sebagai kesadaran dalam memuliakan daya, energi, dan kekuatan unsur semesta, yakni: udara, angin, nafas, atau sebutan Iain. Energi semesta ini menjadi fondasi peradaban Krama Bali dari masa ke masa, yang terpancar dalam segala aspek kehidupan sakala-niskala, dari peradaban pikir, cara hidup, sistem kepercayaan, hingga ke hal yang bersifat transenden.

Konsep adiluhung ini hendaknya akan menjadi pemantik kreativitas berbasis tradisi Bali, yang kemudian dapat mengilhami generasi Bali masa kini untuk selalu mencintai kebudayaan Ieluhur untuk membangun karakter, jatidiri, dan kesejahteraan bersama.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Ketua Dekranasda Bali Ny. Putri Suastini Koster, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Danrem 163/Wirasatya Kolonel Arh A.M. Suharyadi, Kadis Kebudayaan Provinsi Bali I Wayan Adnyana, Kepala Biro Umum Setda Provinsi Bali Gede Darmawa, Kepala Biro Humas dan Protokol Anak Agung Ngurah Oka Sutha Diana, Kepala Satuan Pol.PP Provinsi Bali I Dewa Nyoman Rai Dharmadi.


Bupati Suwirta Temu Wirasa Dengan Warga di Nusa penida


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Temu wirasa merupakan suatu kegiatan yang memiliki tujuan menyerap aspirasi langsung dari masyarakat dan dalam temu wirasa masyarakat dapat memberikan saran maupun kritikan terkait program pemerintah Kabupaten Klungkung.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Plt. Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Komang Susana, Camat Nusa Penida I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya dan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Klungkung mengadakan Kegiatan Temu Wirasa pertama ditahun 2019 yang bertempat di Balai Banjar Bayuh Desa Kutampi Atas Kecamatan Nusa Penida, pada Senin (13/05/2019).

Pada awal kegiatan temu wirasa, Bupati Suwirta menerangkan mengenai  program pemkab Klungkung yang sedang berjalan yakni Perbup KTR dan Program inovasi TOSS, satu Desa Satu TK Negeri. dan Program kedepan, yakni Budidaya sayuran hidroponik untuk KK Miskin, Angkutan Antar jemput Siswa TK Negeri, Enterpreneur masuk Desa, memberangkatkan anak KK Miskin ke kapal pesiar dan program lainnya. 

Pada Temu Wirasa pertama ini lebih banyak membahas tentang air, infrastruktur jalan, pengelolaan sampah hal tersebut diutarakan pada sesi diskusi yang disampaikan I Nyoman Yoga mengharapkan agar air bersih bisa segera dapat dinikmati masyarakat Nusa Penida. Perbekel Desa Suana I Putu Rai Sudarta menyarankan kepada instansi terkait agar pengelolaan sampah di Nusa penida bisa berjalan dengan baik.

Dan Ketua Forum Perbekel I Ketut Gede Arjaya menyarankan kepada instansi terkait, agar hasil pertanian di Nusa Penida bisa dibantu pada bagian pemasarannya. Nyoman Sukada menambahkan agar Pemerintah dapat membantu dengan memberikan dana untuk kegiatan yang melibatkan lansia.

Terkait aspirasi Masyarakat tersebut Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan terkait masalah air, Bupati Suwirta menugaskan Kepada Direktur PDAM untuk berkantor selama 2 Minggu di Nusa Penida untuk menyelesaikan perencanaan dan biaya yang diperlukan untuk merealisasikan 100% air bersih bagi masyarakat Nusa Penida, diharapkan pada tahun 2020 hal tersebut bisa terealisasikan.

Terkait infrastruktur jalan di Nusa penida, Bupati Suwirta meminta Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman Pemerintah Kabupaten Klungkung agar segera menurunkan tim untuk melakukan inventarisir panjang jalan yang belum terselesaikan di Nusa penida, untuk kedepannya akan ditindaklanjuti, dan terkait kemacetan yang terdapat di pasar Toya Pakeh, Bupati Suwirta meminta dinas Terkait untuk menata Pedagang yang berjualan, agar bisa berjualan di tempat yang sudah disediakan dan menata parker kendaraan untuk memperlancar arus lalu lintas didaerah tersebut.

Terkait penggunaan Dana Desa, Bupati Suwirta menugaskan para perbekel untuk menggunakan dana desa dalam hal pemberdayaan masyarakat, tidak hanya dalam hal pembangunan desa saja.

Terkait pengelolaan sampah, Selain menugaskan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung untuk segera menindaklanjuti hal tersebut, Bupati Suwirta juga mengharapkan para pengusaha di Nusa Penida untuk bersama-sama dengan Pemkab dan Masyarakat dalam hal mengelola sampah.

Bupati Suwirta mengharapkan agar Perbekel dapat menginventarisir jumlah KK Miskin untuk segera dikumpulkan ke Dinas Sosial untuk ditindaklanjuti, dan Kepada para OPD, Bupati Suwirta mengharapkan Agar OPD Pemkab Klungkung agar dapat segera menindaklanjuti proposal yang sudah masuk ke masing-masing OPD, dan menguatkan inventarisir permasalahan yang terjadi di Masyarakat sesuai dengan bidang pekerjaan masing-masing.

Turut hadir dalam Temu Wirasa pertama di tahun 2019 yang berlangsung di Kecamatan Nusa Penida, yakni Perbekel, Jro Bendesa dan tokoh masyarakat serta masyarakat Nusa Penida. 

6 Bidan PTT Terima SK CPNS, Ini Pesan Bupati Artha


SUARAMERDEKA.CO.ID Bupati Jembrana I Putu Artha menyerahkan Surat Keputusan (SK) Bupati Jembrana tentang pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Jembrana dari program pegawai tidak tetap (PTT) Kementerian Kesehatan tahun anggaran 2019.

SK CPNS diserahkan secara langsung kepada 6 bidan PTT, bertempat di Ruang VIP Bupati, Senin (13/5). Turut hadir  Kepala BKPSDM I Made Budiasa, Sekdis Kesehatan Dr Putu Suekantara .

Kepala BKPSDM Jembrana I Made Budiasa mengatakan, sesuai Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 2018, menjadi dasar PTT CPNS Kemenkes yang telah mengikuti seleksi pada tahun 2016 dan berusia setinggi-tingginya 40 tahun dapat diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan pemerintah daerah.

“Keenam bidan tersebut rata – rata telah mengabdi selama 14 tahunan sebagai bidan PTT kementerian kesehatan selama ini mengabdi didesa. Mereka akan ditempatkan di masing – masing desa di Jembrana. Ini sekaligus menjadi kuota bidan PTT terakhir sebagai CPNS ,” kata Budiasa.

Sementara, Bupati Jembrana I Putu Artha usai penyerahan SK CPNS kepada 6 bidan tersebut mengatakan bahwa ini merupakan sebuah penghargaan dari pemerintah pusat yang diberikan kepada para bidan yang selama ini telah mengabdikan diri sebagai pelayan masyarakat di bidang kesehatan.

“Saya harap setelah diserahkannya SK CPNS, para bidan bisa bekerja lebih baik, tanggap, makin peka akan kebutuhan masyarakat dalam pelayanan kesehatan," katanya.

Secara khusus , Artha juga berharap kepada CPNS baru ini untuk rutin turun, memonitor kondisi kesehatan dilingkungan kerja masing-masing.

“Bidan ini harus paham kondisi warga dibawah, lakukan pendataan dengan baik agar tahu kebutuhan mereka. Utamanya bila ada warga miskin dengan  sakit kronis menahun. Lakukan monitoring dan perhatikan keperluan mereka. Misalnya,  ada warga miskin perlu kursi roda,  bisa dilaporkan ke dinas. Termasuk jangan segan-segan masing-masing Poskesdes untuk menjemput langsung memberikan penanganan dan rujukan,” ujar Artha.

Selain itu, Artha juga berharap para bidan aktif membagikan keahliannya. Cara efektif yang dicontohkan Artha, bisa masuk melalui kegiatan pengajian atau pertemuan ibu-ibu dibanjar, guna mensosialisasikan kesehatan ibu dan anak.

“Pendekatan preventif itu juga salah satu cara menurunkan angka kematian ibu dan anak,” pungkas Artha. 

Sunday, May 12, 2019

Panglima TNI: Ramadhan Merupakan Bulan Terbaik Untuk Melakukan Intropeksi Diri


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Ramadhan merupakan bulan terbaik untuk melakukan intropeksi diri dan kita diwajibkan oleh Allah SWT agar menahan diri dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa. Ini tentunya mengandung maksud untuk menumbuhkan kesadaran dan keinsyafan kita dalam rangka memperbaiki diri dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada acara silahturahmi TNI dan Polri dalam rangka Safari Ramadhan 1440 H, bertempat di Hanggar Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/5/2019).

Panglima TNI mengatakan bahwa dengan adanya bulan suci ini semoga persaudaraan kembali terjalin erat dan dengan melaksanakan ibadah puasa sesama anak bangsa saling memaafkan dan kembali merajut silaturahmi yang sedikit renggang akibat perbedaan pilihan. “Semoga ibadah suci yang penuh barokah ini mendapatkan rahmat dan ridho Allah SWT sehingga kita menjadi orang-orang yang bertakwa, Amiin Ya Robal Alamin,” ujarnya.

Selanjutnya, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menyampaikan bahwa kekayaan keanekaragaman yang ada pada bangsa Indonesia seyogyanya menjadi kekuatan, perbedaan yang ada selayaknya saling mengisi dan melengkapi. “Potensi itu akan sangat kuat apabila kita menyadarinya dan berupanya untuk mengolahnya mejadi sebuah keunggulan,” ucapnya.

Panglima TNI menegaskan bahwa keberagaman dan kebhinekaan itu seharusnya disyukuri karena akan menjadikan Indonesia  negara yang kuat melebihi negara lain yang ada di dunia dengan kekayaan yang dimemilikinya. “Untuk itu bangsa ini harus bersatu dan meyatukan langkah demi menyiapkan masa depan yang lebih baik,” imbuhnya.

“Kepada seluruh masyarakat, prajurit TNI dan Polri, para ulama untuk menjadi pemersatu bangsa, marilah menjadi pembawa energi positif bagi lingkungan sekitar kita,” harapnya.

Dikatakan Panglima TNI bahwa Provinsi Sulawesi Selatan khususnya kota Makassar merupakan barometer stabilitas di kawasan Indonesia tengah.  “Oleh karenanya, TNI dan Polri sebagai aparat negara harus ekstra waspada dan bijak dalam menghadapi situasi paska Pemilu,” tegasnya.

“TNI dan Polri memang tidak berpolitik praktis, namun demikian para prajurit TNI dan Polri beserta keluarga harus memiliki kesadaran demokrasi dan menjadi pelopor dalam bersikap menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkas Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

■ Rasyid/Puspen TNI

Saturday, May 11, 2019

Peterjun Yonif Para Raider 432 Kostrad Hiasi Langit Simbang


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan keterampilan sebagai prajurit Lintas Udara, prajurit Yonif Para Raider 432 Kostrad melaksanakan latihan terjun penyegaran statik di Desa Simbang, Kecamatan Simbang, Maros, Sulawesi Selatan.

Terjun penyegaran ini diikuti oleh  500 peterjun dari Yonif Para Raider 432 Kostrad dipimpin langsung oleh Komandan Yonif PR 432 Kostrad, Mayor Inf Gustiawan Ferdianto dengan mengambil titik muat dari Bandara Sultan Hasanuddin Maros dan diterjunkan di wilayah Desa Simbang.

Kegiatan terjun dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 7 s.d. 8 Mei 2019, setiap hari penerjunan terbagi menjadi 4 shorty terjun statik, setiap shorty terdiri dari 2 run setiap run terdiri dari 64 peterjun dengan 1 pesawat Hercules Short Body A-1316 dengan Pilot  Kapten  Pnb Endrik,  Kopilot  Lettu Pnb Sony dan  Letda Pnb Bima.

Latihan terjun penyegaran ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya dengan tujuan untuk senantiasa memelihara dan meningkatkan kemampuan terjun prajurit dalam rangka mendukung tugas-tugas kedepannya yang diberikan oleh komando atas, sehingga setiap prajurit diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan baik mendapatkan keberhasilan dan kesuksesan.

Disela-sela meninjau latihan, Kepala Staf Divisi Infanteri 3 Kostrad, Brigjen TNI Dwi Darmadi didampingi oleh Danbrigif Para Raider 3 Kostrad Letnan Kolonel Inf Susilo, S.Sos memberikan penekanan tentang faktor keamanan dan keselamatan lebih diutamakan sehingga latihan ini bisa dilaksanakan dengan zero accident.

“Keberhasilan latihan ini akan berhasil kalau prajurit mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diberikan saat melaksanakan ground training,” ujar Kasdivif 3 Kostrad.

Kegiatan terjun ini disambut dengan aplaus dan antusias dari masyarakat setempat yang baru pertama kali melihat latihan terjun dari satuan Kostrad, karena selama ini masyarakat setempat hanya bisa menyaksikan kegiatan latihan terjun hanya melalui layar televisi. Tapi kali ini masyarakat dapat menyaksikan secara langsung. Terpantau masyarakat tumpah ruah menyaksikan latihan tersebut serta ucapan terimakasih dari masyarakat atas diselenggarakannya latihan terjun penyegaran semoga kedepannya Desa Simbang bisa dijadikan sebagai sarana latihan TNI khususnya Yonif Para Raider 432 Kostad.

■ Red/Penkostrad

Kodam IX Udayana Gelar Pasar Murah Menyambut Idul Fitri 1440 H


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Denpasar-Bali Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., membuka kegiatan Pasar Murah dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah Tahun 2019, Jumat (10/5) di Lapangan Praja Raksaka Kepaon, Denpasar.

Mengusung misi sosial kemasyarakatan, kegiatan pasar murah yang digelar Kodam IX/Udayana ini diharapkan dapat membantu meringankan beban pemenuhan kebutuhan Sembilan Bahan Pokok (Sembako)  bagi Prajurit, PNS dan keluarganya serta masyarakat sekitar, dimana saat ini harga kebutuhan pokok dipasaran mulai merangkak naik terlebih saat menjelang Idul Fitri.

Dengan disambut penuh antusias dan apresiasi yang tinggi, anggota Kodam IX/Udayana dan masyarakat  mendatangi Pasar Murah tersebut guna membeli berbagai macam kebutuhan pokok, baik kebutuhan untuk melaksanakan Ibadah Puasa maupun dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IX/Udayana menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan kepada Puskop Kartika Udayana dan panitia penyelenggara yang telah memprakarsai terselenggaranya kegiatan Pasar Murah sebagai perwujudan peran sosial Kodam IX/Udayana dalam misi sosial kemasyarakatan.

Dengan diselenggarakannya Pasar Murah ini diharapkan dapat  membantu memenuhi kebutuhan Sembako dengan harga murah jauh dibawah harga standar pasar pada umumnya. Dengan demikian secara langsung dapat meringankan beban anggota Kodam IX/Udayana dan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari, terlebih pada situasi Bulan Puasa ini dimana barang-barang kebutuhan pokok sudah mulai naik.

Pangdam juga berharap kepada seluruh anggota Kodam IX/Udayana dan masyarakat, untuk dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, karena Pasar Murah yang utamanya menjual kebutuhan pokok dengan harga murah ini hanya diselenggarakan selama satu hari saja.

Para pejabat yang hadir mendampingi Pangdam pada acara Pasar Murah diantaranya Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Para Perwira Staf Ahli Pangdam IX/Udayana, Asrendam IX/Udayana, Para Asisten Kasdam IX/Udayana, LO AU, LO AL, serta Dan/Kabalakdam IX/Udayana. (Pendam IX/Udayana)

Kementerian Luar Negeri Jerman Puji Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Bali


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menerima kunjungan dari Delegasi Penanggulangan Bencana Kementerian Luar Negeri Republik Federal Jerman yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Crisis Response Centre Tina Debenham di ruang kerjanya, Jumat (10/5).

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Cok Ace menyampaikan bahwasannya sebagai daerah pariwisata dunia, kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana menjadi perhatian utama guna memberikan rasa nyaman dan aman bagi para wisatawan. Ditambahkannya, kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab dari pemerintah semata , namun diperlukan sinergitas semua komponen yang ada termasuk didalamnya masyarakat, pihak swasta dan media  dalam upaya menciptakan ketangguhan dalam menghadapi bencana.

“Kami secara rutin melakukan simulasi kesiapsiagaan terhadap bencana,  koordinasi dan komunikasi  serta edukasi kepada masyarakat dalam meminimalisir risiko akan kebencanaan gencar kami lakukan.
Dengan demikian semua pihak paham akan apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana, dan diharapkan  dapat mengurangi resiko jatuhnya korban jiwa,“ imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan oleh  Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali I Made Rentin, dimana Pemprov Bali telah melakukan berbagai upaya dalam mewujudkan ketangguhan serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Secara rutin, BPBD Provinsi Bali bekerja sama dengan stakeholder terkait melakukan simulasi kesiapsiagaan bencana seperti gempa bumi dan tsunami. Tidak terhenti disitu saja, BPBD Provinsi Bali juga telah menyiapkan  skema evakuasi serta penanganan pasca bencana, seperti skema evakuasi wisatawan jika Bandara Ngurah Rai harus tutup karena erupsi Gunung Agung seperti beberapa waktu lalu. Pemprov Bali  akan menyediakan  transportasi darat untuk menuju bandara terdekat dan menyediakan  penginapan  bagi para wisatawan, dimana hal tersebut difasilitasi secara gratis.

“Kedepan kami akan terus meningkatkan kualitas kesiapsiagaan , diantaranya dengan menambah sirine peringatan dini tsunami, peningkatan kualitas para anggota dan relawan, serta yang terpenting membangun ketangguhan yang lebih kuat akan kebencanaan di tengah masyarakat, kami ingin mewujudkan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) baik di Desa Adat maupun Desa Dinas seluruh Bali,“ tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Tina Debenham yang didampingi oleh Konsul Jerman untuk Bali H.E. Robert Jantzen menyampaikan pujiannya akan berbagai langkah kesiapsiagaan yang telah dilakukan di Bali.

Kedepan pihaknya tertarik dan siap untuk melakukan kerjasama dalam bidang penaggulangan bencana dengan Bali, sehingga Bali sebagai destinasi pariwisata dunia dapat memberikan rasa aman dan  nyaman kepada para wisatawan khususnya terkait penanganan kebencanaan.

■ Made Asnawa

Masjid Baru Islamic Center of Nashville (ICN) di Bellevue


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Bangunan masjid berwarna krem dengan aksen coklat serta kubah berwarna marun kini hadir di Nashville, Tennessee. Tempat ini merupakan lokasi masjid kedua bagi Islamic Center of Nashville (ICN) di Bellevue, yang baru selesai dibangun dan diresmikan menjelang Ramadan 2019. Masjid tersebut menjadi bagian penting dari pusat kegiatan Islam di kawasan seluas hampir 4,5 hektar.

Rashed Fakhruddin, anggota dewan perwalian sekaligus direktur kemitraan komunitas ICN , mengatakan, berdirinya masjid yang diresmikan pertengahan April lalu, merupakan impian bagi komunitas Muslim di Nashville.

Masjid yang dibangun dengan biaya 2,5 juta dolar itu, telah masuk rencana induk ICN sejak lebih dari 20 tahun silam, kata Fakhruddin.

Warga Muslim di Nashville berasal dari beragam bangsa. Warga Muslim keturunan Kurdistan, Somalia, Afghanistan, Palestina, Timur Tengah, Afrika Utara, India, Pakistan, Bangladesh, Malaysia, Indonesia dan tentu saja Muslim Amerika, cukup banyak jumlahnya. Tak ketinggalan, ada pula warga yang berasal dari Yaman, Lebanon, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Oman, Kuwait dan negara-negara Afrika lainnya.

Meskipun beragam latar belakang, komunitas Muslim di sana memiliki hubungan yang cukup erat, kompak dan terorganisir dengan baik. Jumlah Muslim di sana berkembang pesat pada tahun 1990-an, dengan kedatangan orang-orang keturunan Kurdi dan Somalia di Nashville. Inilah yang membuat ICN pada pertengahan 1990-an memutuskan membeli lahan untuk membangun sebuah pusat komunitas Muslim berikut masjid dan lembaga pendidikan Islam.

Fakhruddin mengatakan, pembangunan Nashville International Academy, sekolah yang sekarang ini menampung murid-murid mulai dari taman bermain hingga SMP, menjadi prioritas dibandingkan dengan pembangunan masjidnya. Alasannya, lanjut Fakhruddin, masjid-masjid lain mulai berdiri di sekitar Nashville.

Akan tetapi seiring dengan berdirinya sekolah tersebut, muncul kebutuhan yang lebih besar akan kehadiran masjid di sana mengingat banyak keluarga yang pindah mendekati sekolah tersebut.

Sekarang ini diperkirakan terdapat sekitar 40 ribu warga Muslim di Nashville.

Fakhruddin mengemukakan bahwa komponen spiritualitas yang sama pentingnya dengan aspek komunitas dalam membangun masjid itu membuat kehadiran anggota masyarakat Nashville, Muslim maupun non-Muslim pada acara peresmiannya terasa sangat bermakna.

Sementara itu Imam Ossama Bahloul dari ICN mengemukakan bahwa masjid itu bukan hanya aset bagi komunitas Muslim, melainkan juga bagi komunitas yang lebih besar di Nashville.

“Kami merasa ini adalah kontribusi bagi kota kami,” kata Bahloul. “Kami membayangkan kota kami memiliki gereja-gereja, sinagog, masjid-masjid yang indah, dan inilah bagian dari keberagaman kita.”

Pembangunan masjid ini terhitung mulus tanpa tentangan masyarakat. Bahloul mengemukakan hal ini menunjukkan pentingnya kita mencintai semua orang. “Saya berharap kita dapat berbicara satu sama lain lebih banyak daripada membicarakan satu sama lain,” ujar Bahloul.

Masjid baru ini terbuka untuk dikunjungi, bahkan oleh umat agama lain. Namun yang jelas, dalam waktu dekat masjid ini akan dipenuhi pengunjung yang ingin menjalankan ibadah Ramadan di sana. [sumber: VOA]

MILITER

MEDSOS

MASJID

UMROH HAJI

DOA

© Copyright 2018 SUARA MERDEKA | All Right Reserved