SUARA MERDEKA

National

Ads

INTERNASIONAL

RAMADAN

POLITIK

GAYA HIDUP

Kamis, 25 April 2019

Satpol PP dan Pustakawan Pandeglang Ikuti Penyuluhan Anti Penyalahgunaan Narkoba

Satpol PP dan Pustakawan Pandeglang Ikuti Penyuluhan Anti Penyalahgunaan Narkoba

SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Tidak kurang dari 50 orang berkesempatan mengikuti kegiatan Penyuluhan Anti Penyalahgunaan Narkoba yang diselenggarakan oleh Kesbangpol Kabupaten Pandeglang, Rabu, 24 April 2019. Para peserta penyuluhan yang dilaksanakan di Aula Komando Distrik Militer (Kodim) Pandeglang itu berasal dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan pengelola perpustakaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

“Hari ini kita telah melakukan kegiatan penyuluhan anti penyalahgunaan narkoba bagi 50 orang pegawai ASN, Satpol PP dan pustakawan di Aula Kodim Pandeglang,” ujar Ainul Mardiah, SKM, melalui pesan WhatsApp-nya kepada media ini, Rabu, 24 April 2019.

Ainul yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pencegahan P2M BNNP Banten itu juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut berjalan dengan aman dan lancar. “Peserta terlihat antusias mengikuti penyuluhan, kegiatannya dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar,” imbuh mantan bidan ini.

Selain itu, Ainul menambahkan lagi bahwa kegiatan penyuluhan anti penyalahgunaan narkoba akan terus dilaksanakan secaca rutin dengan menyasar berbagai kalangan yang berbeda. “Kita berharap semua kalangan bisa terjangkau oleh BNNP Banten dalam mensosialisasikan anti penyalahgunaan narkoba. Jadi, kegiatannya akan terus dilakukan dengan menyasar berbagai kalangan masyarakat yang berbeda setiap kali kegiatan,” jelas Ainul.

Kegiatan penyuluhan itu, menurut Ainul, sangat penting untuk terus dilakukan ke berbagai elemen warga. 

Yonarmed 12 Kostrad Terima Kunjungan Dirbinlitbang Pussenarmed Kodiklatad


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Seiring perkembangan lingkungan strategis, serta perubahan spektrum pertempuran yang sangat dinamis, pembangunan kekuatan, kemampuan hingga pengembangan gelar TNI-AD, menjadi hal yang wajib untuk dilaksanakan.

Demikian dikatakan Dirbinlitbang Pussenarmed Kodiklatad, Kolonel Arm Arif di sela-sela kunjungannya ke Mako Yonarmed 12 Kostrad. Ngawi.

Menurutnya, kehebatan TNI-AD tidak hanya ditentukan oleh alat utama sistem senjata (Alutsista) yang modern saja. Namun pembangunan kualitas SDM, postur prajurit yang baik dan kemampuan teknis yang profesional, merupakan tolak ukur utama guna mewujudkan satuan Artileri Medan yang handal.

“Disamping profesional, keberadaan Alutsista terbaru ini juga memerlukan dukungan postur prajurit Armed yang ideal,” katanya.

Guna mendukung terwujudnya hal tersebut, pihak Litbang Pussenarmed Kodiklatad melakukan penelitian hingga pengumpulan data-data terkait postur prajurit Armed yang ideal dalam mengawaki setiap alutsista yang canggih tersebut.

“Data ini akan kita jadikan sebagai bahan kajian dalam penentuan program Armed ke depan,” tegasnya.

Danyonarmed 12 Kostrad, Mayor Arm Ronald, F. Siwabessy menambahkan, Artileri Medan sebagai salah satu kekuatan TNI-AD, saat ini berupaya mensinergikan tujuan peningkatan postur dan SDM prajurit dengan modernisasi Alutsista yang sudah berjalan di beberapa satuan Armed, termasuk diantaranya ialah Yonarmed 12 Kostrad yang dilengkapi dengan meriam 155 mm Caesar.

“Di samping profesionalisme prajurit menjadi hal yang mutlak, postur prajurit juga memegang peranan penting,” tegasnya.

Dengan amunisi meriam 155 mm Caesar yang saat ini digunakan, kata almamater Akmil tahun 2002 ini, tentunya prajurit harus memiliki tinggi dan berat badan yang ideal serta tidak memiliki kelainan anatomi.

“Agar saat melaksanakan proses penembakan, kecepatan serta ketepatan prosedur teknisnya tidak terganggu oleh postur prajurit yang tidak sesuai, sehingga penembakan dapat dilaksanakan secara optimal,” ungkapnya.

■ Red/Penkostrad

Rabu, 24 April 2019

KPU Kesulitan Input Data C1, Ini Alasannya

KPU Kesulitan Input Data C1, Ini Alasannya

SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi mengalami kendala proses validasi hasil scan dan penghitungan suara hingga ke proses entri data C1 dari TPS yang diterima. Akibatnya, KPU kesulitan menginput data rekapitulasi ke laman resmi KPU yang biasa diakses masyarakat.

Staf input data KPU Kota Cimahi, Aulia mengungkapkan, selain proses validasi, server yang sering crash/down juga berpengaruh pada koneksi internet yang lambat. Sehingga sangat mengganggu penginputan data.

”Sebenarnya tinggal di proses validasinya saja, soalnya angka yang diinput ke website itu harus sesuai dengan yang discan petugas. Kalau di layar sudah muncul bad server atau error, ya artinya server KPU ini down. Kita harus perbaiki dulu, cukup lama juga prosesnya,” ungkap Aulia, saat ditemui di Kantor KPU Kota Cimahi, Jalan Pasantren, Selasa (23/4).

Jika dibandingkan dengan proses entri data pada Pemilihan Walikota (Pilwakot) dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) yang lalu, proses entri data pada pelaksanaan Pemilu 2019 kali ini jauh lebih rumit. Sebab, data yang di input kali ini lebih banyak dan server lebih banyak error.

”Kalau sudah begitu (error) otomatis ke petugas juga mengganggu, karena kalau server down ya hanya bisa nunggu,” ujarnya.

Berdasarkan hasil entri data terakhir, dari 1.572 TPS di 15 kelurahan, baru 193 TPS yang hasil rekapitulasinya berhasil diinput ke laman KPU, atau hanya sekitar 12 persen.

”Sepertinya untuk input data memerlukan tambahan waktu,” tandasnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kota Cimahi, Djayadi Rachmat, mengatakan proses entri ini sebetulnya bisa selesai lebih cepat bila ditunjang dengan kesiapan sarana dan prasarana.

”Kalau petugas sebetulnya siap. Kita total mempekerjakan 22 petugas input data dengan 22 komputer. Mereka kerja 24 jam. Tapi hasilnya lambat karena proses entri yang terkendala server down,” katanya.

Dari tiga kecamatan, TPS di Kecamatan Cimahi Tengah sama sekali belum dientri. Sedangkan yang paling banyak yakni Kecamatan Cimahi Utara dan Kecamatan Cimahi Selatan.

”Cimahi selatan ada 639 , Cimahi Tengah 480 TPS dan Cimahi Utara 453,” ucapnya.

Sedangkan untuk proses rekap ditingkat Panitia Pemilihan Kecamatan, KPU pusat menargetkan harus selesai pada 4 Mei 2019. Namun jika melihat perekapan yang sudah dilakukan KPU Cimahi pesimis PPK bisa menyelesaikan tepat waktu.

”Kalau melihat tiga hari ini, mungkin karena masih awal, sepertinya akan meleset dari waktu yang ditargetkan,” tandasnya.(sumber: JE)



Panglima TNI Terima Kunjungan Ombudsman RI



SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Asrenum Panglima TNI, Laksda TNI Agung Prasetiawan, M.A.P., Aspers Panglima TNI, Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., MMDS dan Waka Babinkum TNI, Brigjen TNI Dr. Wahyu Wibowo, S.H., M.H., menerima kunjungan Ombudsman RI, terdiri dari Dr. Ninik Rahayu, S.H., M.S. (anggota), Dadan S. Suharmawijaya, S.IP., M.IP. (anggota), Dr. Drs. Amran, AP, M.T. (Kepala Keasistenan Pelayanan Teknis), Nyoto Budiyanto (Kepala Keasistenan Substansi II), dan M. Pramulya Kurniawan (Asisten), bertempat di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019).  

HUT Kopassus ke-67, Panglima TNI: Jadilah Pasukan Khusus yang Berkelas Dunia


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Panglima TNI menegaskan bahwa Komando Pasukan Khusus (Kopassus) tempatnya prajurit-prajurit pilihan yang ditempa dengan berbagai latihan, tantangan, dan medan pertempuran serta bersumpah untuk senantiasa mempersembahkan pengabdian yang terbaik kepada bangsa dan negara.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada upacara peringatan HUT Kopassus ke-67 tahun 2019, bertemakan “Melalui HUT Ke-67 Kopassus Kita Tingkatkan Profesionalisme Yang Kuat dan Tangguh serta Adaktif Dalam Menghadapi Berbagai Tantangan Global Guna Mendukung Tugas Pokok TNI” di Markas Kopassus Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019).

Diungkapkan oleh Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bahwa sejak Republik ini berdiri sampai dengan usia ke-67, Komando Pasukan Khusus selalu hadir di seluruh penjuru negeri dan tidak terbersit ragu sedikitpun dalam diri prajurit Komando untuk melaksanakan tugas.

“Saya sampaikan Selamat Hari Ulang Tahun Kopassus yang ke-67 !!! Dirgahayu Kopassus !!!. Selaku Panglima TNI, saya bangga dan hormat kepada seluruh prajurit Komando Pasukan Khusus”, ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan rasa bangga dengan prajurit Kopassus yang senantiasa menepati Janji Prajurit Komando.

Menurutnya, kesetiaan kepada Sapta Marga, keteguhan memegang Sumpah Prajurit, serta kehormatan dan jiwa kesatuan Para Komando telah membawa berbagai keberhasilan.

“Motto Prajurit Komando ‘Berani, Benar dan Berhasil’ yang telah di pilih, agar selalu diingat dan ditepati”, katanya.

Di sisi lain, Panglima TNI mengingatkan bahwa tantangan di masa mendatang tidak semakin ringan karena teknologi terus berkembang demikian pula dengan taktik dan teknik kemiliteran.

“Terus tingkatkan profesionalisme kalian. Jadilah pasukan khusus yang adaptif dan inovatif dalam berbagai tuntutan tugas. Jadilah Pasukan Khusus yang berkelas dunia”, ujarnya.

“Ingat pula bahwa kekuatan TNI ada pada rakyat, dan TNI-lah yang menjadi pelindung dan pembela rakyat. Karena itu, tetaplah rendah hati dan berjiwa besar, dekat dan menyatu dengan rakyat”, pesannya.

Panglima TNI juga mengatakan bahwa prajurit Kopassus adalah Legenda. Menurutnya, tanpa perlu mencari nama, prajurit Kopassus sudah terkenal seantero penjuru dunia. “Prajurit Kopassus bagaikan hantu-hantu bagi musuh negara”, katanya.

“Tapi ingatlah bahwa kita juga manusia, jangan takabur, jangan lupa untuk selalu berlindung kepada Sang Pencipta dalam setiap langkah menjadi yang terbaik”, pungkasnya.

Mabes TNI Gelar Peringatan Isra Mi’raj 1440 H/2019 M


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menggelar Peringatan Isra Mi’raj, bertemakan “Dengan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW  1440 H/2019 M Kita Implementasikan Nilai-Nilai Sholat Dalam Kehidupan Prajurit dan PNS TNI Dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI”, bertempat di Masjid Panglima Soedirman Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019).

Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1440 H/2019 M, dengan penceramah Wakil Ketua Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI Pusat, KH. Wahfiudin Sakam, S.E., M.B.A., diikuti oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Joni Supriyanto  bersama ratusan Prajurit dan PNS di lingkungan Mabes TNI serta Ibu-ibu Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI Pragati Wira Anggini (IKKT PWA).

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.  dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kasum TNI menyampaikan bahwa Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhamad SAW yang diselenggarakan ini sebagai salah satu upaya dalam rangka pembinaan personel, dengan tujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus membangun silaturahmi, soliditas, persatuan dan kesatuan Prajurit dan PNS TNI,  khususnya di lingkungan Mabes TNI.

Selanjutnya dikatakan bahwa melalui Peringatan Isra’ Mi’raj, marilah kembali memahami dan memetik hikmah akan kebesaran Allah SWT yang telah memberi kuasa-Nya kepada Nabi Muhammad SAW untuk melakukan perjalanan dalam waktu semalam. “Perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, dilanjutkan ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah sholat wajib lima waktu yang harus dikerjakan dalam sehari semalam,” ujarnya.

Oleh karenanya, menjadi kewajiban kita semua sebagai umat Nabi Muhammad SAW untuk selalu menjalankan ibadah sholat wajib tersebut,  sebagai suatu keutamaan yang tidak boleh ditinggalkan. “Hal ini mengingat sholat wajib merupakan ibadah yang mempunyai kedudukan paling tinggi sebagai wujud dari ketaatan, keimanan dan ketaqwaan kita kepada Yang Maha Pencipta Allah SWT,” tegasnya.

Disisi lain, Panglima TNI mengingatkan bahwa bangsa Indonesia baru saja menyelesaikan tahapan hajat nasional, yaitu pemungutan suara Pemilu 2019, dan rangkaian selanjutnya masih terus berjalan.

“Melalui Peringatan Isra’ Miraj kali ini, saya mengajak marilah kita berdoa bersama, khususnya untuk bangsa dan negara,  agar dalam pelaksanaan rangkaian pesta demokrasi ini dapat berjalan dengan damai, aman dan lancar sampai dengan akhir,” tutupnya.

Koster Tepis Isu Soal Revisi Perpres Nomor 51 Tahun 2014 Terkait Reklamasi Teluk Benoa


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Akhirnya Gubernur Bali Wayan Koster menepati janjinya membuka salinan surat revisi Perpres Nomor 51 Tahun 2014 terkait Reklamasi Teluk Benoa usai pelaksanaan Pemilu 17 April 2019 kepada publik seperti yang diminta oleh sejumlah pihak, pada Rabu (24/4) di Denpasar.

Gubernur Koster menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menutup-nutupi isi salinan surat surat revisi Perpres Nomor 51 Tahun 2014 terkait Reklamasi Teluk Benoa yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo seperti tudingan sejumlah pihak.

"Saya kan sudah janji akan buka, tapi ditunda dulu sehabis pemilu. Dan saya juga bilang waktu itu, kalau ada yang ingin tahu isinya, saya persilahkan untuk bertemu saya secara langsung. Jadi tidak benar itu ada yang ditutup-tutupi," tegas Koster yang juga Ketua DPD PDIP Bali ini.

Sementara isi surat berperihal Usulan Perubahan Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2014 dengan nomor surat 523/1863/Sekret/Dislautkan tertanggal 21 Desember 2018 yang ditujukan kepada Presiden itu dalam paragraf pembuka menyebutkan bahwa dengan berlakunya Peraturan Presiden Tahun 2104 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan  Perkotaan Denpasar, Badung  Gianyar dan Tabanan, maka Perairan Teluk Benoa. dengan peruntukan dan pengaturan ruang sebagai berikut:

Selanjutnya dalam paragraf pembuka butir pertama menyebutkan bahwa Pasal 56. Perairan Teluk Benoa dikelompokkan ke dalam kawasan Budidaya pada Zona Penyangga (Zona P) dengan pengaturan pada Pasal 63A ayat ( I) sebagai kawasan pemanfaatan umum yang potensial untuk kegiatan kelautan, perikanan, kepelabuhanan, transportasi, pariwisata, pengembangan ekonomi, pemukiman, sosial budaya, dan agama.

"Dalam upaya untuk pengembangan pariwisata di Teluk Benoa adapun arahan peraturan zonasi pada Pasal 1O1A huruf d angka 6. dilakukan melalui kegiatan revitalisasi temasuk penyelenggaraan reklamasi paling luas 700 (tujuh ratus) hektar dari seluruh Kawasan Teluk Benoa," bunyi butir kedua dalam paragraf pembuka surat tersebut.

Sedangkan pada paragraf kedua berbunyi, berdasarkan ketentuan Pasal 56, pasal 63A Ayat (1), dan Pasal 1O1A huruf d angka 6. membuka peluang bagi pihak tertentu untuk melakukan kegiatan pariwisata, pengembangan ekonomi, dan permukiman.

Kemudian pada paragraf ketiga berbunyi, berkenaan dengan ketentuan dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan tersebut, bersama ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:

"Bahwa konsideran mengingat yang dipakai sebagai dasar hukum pembentukan Peraturan Presiden Nomor 51Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan, antara lain Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725), yang pada intinya hanya mengatur penataan ruang di wilayah darat, sedangkan Kawasan Teluk Benoa merupakan kawasan perairan yang diatur dengan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisisr dan Pulau Pulau Kecil," bunyi butir pertama paragraf ketiga isi surat itu.

Kemudian dilanjutkan butir kedua yang menyebutkan, berdasarkan Keputusan Pesamuhan Sabha Pandita Parisada Hindu Dharma lndonesia (PHDI) Pusat Nomor 03/Sabha Pandita Parisada/IV/2016, tanggal 9 April 2016, bahwa Kawasan Perairan Teluk Benoa merupakan kawasan suci dan tempat suci meliputi:

Poin a, Kawasan suci pantai yang masih digunakan oleh umat Hindu di sekitar Teluk Benoa untuk melakukan kegiatan ritual keagamaan seperti pemelusllun dan pengunyulun. Dan poin b, Kawasan suci campuhun.

"Kawasan suci laut, zona inti mama mandala adalah Pura Karang Tengah disebut pula dengan Pura Karang Suwung atau Pura Dalem Sagara, sebagai tempat melakukan kegiatan ritual keagamaan mulang pakelem," bunyi poin c.

Sementara poin dalam poin d menyebutkan, tempat suci/pura tersebar di Pulau Pudut, di pesisir daratan Serangan, pesisir daratan Benoa, pesisir daratan Tuban, pesisir daratan kelan, pesisir Tanjung

Pembangunan Bali lanjut butir 3 surat tersebut, sesuai Visi Nangun Sal Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana yang mengandung makna: menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia sakala-niskala.

"Perkenankan kami menyampaikan hal-hal sebagai berikut: a. Pelaksanaan kebijakan dan program pembangunan Bali harus melestarikan alam. manusia dan budaya Bali serta kearifan lokal," imbuh isi butir ketiga surat tersebut.

Selanjutnya butir 3 poin b berbunyi, oembangunan Bali dilakukan untuk menyeimbangkan pengembangan perekonomian antar wilayah Bali Utara, Bali Selatan, Bali Barat dan Bali Timur, guna meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat secara adil dan merata.

Sedang butir keempat mengatakan, bahwa secara sosiologis, perubahan kawasan konservasi menjadi kawasan penyangga yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pariwisata, pengembangan ekonomi, dan permukiman. telah menimbulkan penolakan keras dari masyarakat adat pada khususnya dan masyarakat Bali pada umumnya.

Sehubungan dengan butir 1, 2. 3 dan 4 tersebut di atas. kami mohon kepada Bapak Presiden:

"Pertama, untuk mengubah Peraturan Presiden Nomor 51Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan, khususnya yang berkaitan dengan Kawasan Perairan Teluk Benoa, di luar peruntukan fasilitas umum seperti pelabuhan, bandar udara dan jaringan jalan agar ditetapkan sebagai Kawasan Konservasi Maritim untuk perlindungan adat dan budaya maritim masyarakat Bali yang berdasarkan Tn' Hita Karana,"  bunyi  usulan surat itu.

Usulan kedua meminta agar memerintahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk tidak menerbitkan ijin lingkungan (Amdal) bagi setiap orang yang mengajukan permohonan ijin pelaksanaan reklamasi di Perairan Teluk Benoa di luar peruntukan fasilitas umum yang dibangun pemerintah karena tidak selaras dengan adat dan budaya masyarakat Bali.

"Demikian permohonan yang kami sampaikan atas perkenan Presiden kami mengucapkan terima kasih yang setulus tulusnya," demikian bunyi akhir surat yang ditandatangai Gubernur Koster itu.

Tembusan surat ini juga disampaikan kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Sekretaris Kabinet, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN serta Menteri Dalam Negeri.

Seperti diketahui, salinan surat revisi Perpres Nomor 51 Tahun 2014 terkait Reklamasi Teluk Benoa diserahkan langsung oleh Gubernur Bali kepada Sekretaris Kabinet Rl Pramono Anung pada 28 Desember 2018 lalu di ruang kerjanya di Kantor Sektretariat Kabinet, Jakarta.

■ Made Asnawa

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Gabungan Kostrad Ziarah Ke TMPN Kalibata


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Dalam rangka memperingati HUT ke-55 Dharma Pertiwi tahun 2019, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Gabungan Kostrad, Ibu Tari Besar Harto Karyawan dan Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Gabungan Kostrad, Ibu Ida Bambang Taufik beserta seluruh pengurus mengikuti Ziarah bersama Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto ke Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kalibata, Jakarta Selatan, kemarin.

Ziarah rombongan tersebut berlangsung khidmat, diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan serta peletakan karangan bunga oleh Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto selaku pimpinan ziarah dan dilanjutkan dengan tabur bunga di beberapa pusara makam pahlawan.

Ziarah ini diikuti sebanyak 200 anggota Dharma Pertiwi dari Pengurus Pusat dan Pengurus Unsur jajaran se-Jabodetabek sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjasa mengorbankan jiwa raga, berjuang dan gugur demi kejayaan Nusa dan Bangsa.

Ziarah ini sendiri, mengandung makna penting dan mendalam, dimana melalui kegiatan ini diharapkan para anggota Dharma Pertiwi dan Persit KCK mampu mengaktualisasikan nilai-nilai kejuangan dan kepahlawanan, guna memberikan kontribusi aktif dan berkarya nyata bagi pembangunan bangsa dan negara serta dalam aktualisasi kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.

Turut mendampingi Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto dalam ziarah ini diantaranya Ketua Umum Persit KCK Ibu Hetty Andika Perkasa, Ketua Umum PIA Ardhya Garini Ibu Ayu Yuyu Sutisna, Ketua Umum Jalasenastri Ibu Manik Siwi Sukma Adji beserta para pengurus masing-masing.

Meriahkan Acara Camping Paskah, Satgas Pamtas Yonif PR 328 Kostrad Gelar Penyuluhan dan Perlombaan

(Penkostrad. Selasa, 23 April 2019). Kegiatan perayaan hari Paskah di Kampung Skofro ditandai dengan dibukanya acara Camping Paskah oleh Ketua panitia kegiatan dimulai tanggal 18 s.d. 21 April 2019. Kegiatan Camping Paskah ini sendiri merupakan kegiatan yang bermaterikan perlombaan edukasi khusus untuk anak-anak sekolah di Kampung Skofro dan sekitarnya, sekitar 115 orang anak-anak dari berbagai daerah mengikuti kegiatan ini.

Dansatgas Pamtas Yonif PR 328 Kostrad Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) menyebutkan bahwa dalam memeriahkan acara Camping Paskah yang diselenggarakan selama 3 hari ini Personel Satgas pun turut terlibat sebagai kepanitiaan.

“Personel Satgas dipercayai sebagai panitia keamanan dan kesehatan, namun tidak hanya itu saja kami juga mengisi materi-materi tentang edukasi-edukasi yang positif dalam acara tersebut,” ujar Danyon.

Dilanjutkan Dansatgas bahwa pemberian materi dalam acara tersebut di hari pertama kegiatan Camping Paskah ini panitia kegiatan memberikan materi penyuluhan yang salah satunya diisi oleh Personel Satgas Pos Skofro Lama yaitu Letda Inf Ahmad Mukti.

“Karena wilayah perbatasan masih sangat rawan terhadap peredaran Narkoba jadi Personel satgas memberikan penyuluhan tentang bahaya Narkoba yang memang pesertanya anak-anak usia sekolah yang rentan dengan pengaruh bahaya Narkoba,” ujarnya Letda Inf Ahmad Mukti.

Kegiatan pun semakin menarik saat memasuki hari kedua dengan materi perlombaan yang berisikan hadiah-hadiah bagi peserta lomba.

“Personel Pos Skforo Lama juga mengisi acara perlombaan dimana salah satunya adalah lomba tembak ketapel yang mana perlombaan ini baru pertama kali diadakan di Kampung Skofro sehingga minat dan antusias anak-anak dalam mencoba sangat besar sekali,” imbuh Letda Inf Ahmad Mukti.

Memasuki hari terakhir kegiatan Camping Paskah diakhiri dengan kegiatan pawai obor dengan berjalan kaki selama 5 Km, setelah selesai acara pun ditutup dengan kegiatan do’a bersama di GKI Diaspora Kampung Skofro yang dipimpin oleh Bapak Pendeta David Wompere.

 ■ Rasyid/Penkostrad

Laksdya Bakamla Taufiq Beberkan Kompleksitas Tugas Bakamla Emban Fungsi Coast Guard


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Kepala Badan Keamanan Laut Laksdya Bakamla A. Taufiq R. mengisi sesi kuliah umum yang diikuti ratusan mahasiswa Universitas Pertahanan dari berbagai fakultas, di Auditorium kampus Unhan, Kawasan IPSC Sentul, Bogor, Selasa (23/04/2019).

Sebelumnya, kedatangan Kepala Bakamla diterima dengan hangat oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik & Kemahasiswaan Mayjen TNI Sudibyo, S.E., D.S.S., M.Si, Wakil Rektor II Bidang Akademik & Kemahasiswaan Mayjen TNI Lasmono, M.Si (Han),Wakil Rektor III Bidang Kerjasama Kelembagaan di Ruang Tamu Rektor Unhan.

Mewakili Rektor Unhan Letnan Jenderal TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.AP., dalam pembukaan kuliah umum tersebut, Mayjen Sudibyo menyampaikan rasa terimakasih dan penghargaannya atas kehadiran Laskdya Bakamla Taufiq untuk mengisi kuliah umum. Adapun tema yang dibawakan yaitu Kompleksitas Tugas Bakamla dalam memgemban Fungsi Coast Guard di Indonesia. Sebanyak 268 Mahasiswa hadir mengikuti sesi kuliah umum itu, yang berasal dari 4 Fakuktas yaitu Strategi Pertahanan, Manajemen Pertahanan, Keamanan Nasional dan Teknologi Pertahanan.

Mengawali kuliah pagi itu, Laksdya Taufiq membeberkan tentang karakteristik wilayah NKRI, Regulasi penegakan Hukum di Laut Indonesia, Coast Guard Of Indonesia, dan Strategi Maritim Indonesia. Dijelaskannya tentang regulasi Penegakan Hukum di Indonesia dalam kaitannya dengan Bakamla yang bersifat Single Agency Multi Task, yakni satu instansi namun dengan tugas beragam. Dikatakannya, saat ini terdapat lebih kurang 26 Undang-Undang, dengan 11 instansi memiliki kewenangan di laut sehingga dibutuhkan keterpaduan antar instansi.

Adapun Bakamla sebagai Indonesian Coast Guard telah diamanatkan dalam Surat Seskab No. B.551/Seskab/9/2015 tanggal 30 September 2015 yang berisi tentang Arahan Presiden untuk mengembangkan Bakamla agar dapat melaksanakan fungsi Coast Guard. Sebagai Indonesian Coast Guard, Bakamla memiliki tugas Universal yaitu sebagai penjaga keselamatan laut (Maritime Safety), penjaga keamanan laut (Maritime Security) dan juga sebagai komponen cadangan pertahanan dalam aspek maritim (Maritime Defence).

Kemudian dibeberkannya pula tentang UU 32/2014  pasal 59 ayat 3, dimana Bakamla dibentuk dalam rangka penegakan Hukum di Wilayah perairan dan wilayah yurisdiksi khususnya dalam melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan yurisdiksi Indonesia. Selanjutnya tentang strategi maritime, Laksdya Taufiq menjelaskan tentang faktor-faktor penentu strategi maritim Indonesia, yaitu tantangan Poros Maritim Dunia, Maritime Domain Awareness (MDA), serta Perdagangan laut dan Keamanan Energi.

Sebelum mengakhiri kuliah umum Laksdya Bakamla Taufiq berujar, “Kebanggaan seorang prajurit bukan pada pangkat, jabatan atau kedudukan, melainkan bila berfungsi sebagai prajurit dimanapun di tugaskan”.

Turut hadir mendampingi Kepala Bakamla yaitu Plh. Direktur Kerjasama Kolonel Bakamla Salim, Kasubbag TU Kepala Letkol Bakamla Ridwansyah, dan seluruh jajaran pejabat di lingkungan Unhan dari Eselon I,II,III dan IV.

■ Rasyid/Bakamla

Selasa, 23 April 2019

Muncul Wacana Rekonsiliasi, BPN: Kita Tidak Sedang Berperang

Muncul Wacana Rekonsiliasi, BPN: Kita Tidak Sedang Berperang

SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Pasca coblosan Pilpres, muncul wacana agar dua kandidat yang bertarung pada 17 April lalu melakukan rekonsiliasi. Seruan itu pun disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menginginkan rekonsiliasi antara capres petahana Joko Widodo dengan capres Prabowo Subianto dilakukan secepatnya.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Dian Islamiati Fatwa menanggapi bahwa pemilu bukanlah sebuah perang. Karena itu, ia memastikan tidak ada agenda rekonsiliasi antara BPN dengan siapapun.

"Apanya yang direkonsiliasikan? Kita kan sedang tidak perang? Hanya berkompetisi (di pemilu) saja," tutur Dian, Selasa (23/4/2019).

Dian juga menyoal atas seruan Jimly Asshiddiqie agar Jokowi dan Prabowo ngopi bareng, juga tidak akan dimasukkan dalam agenda.

Alasannya, karena saat ini, baik Prabowo maupun Sandiaga bersama tim BPN tengah sibuk menginventaris C1 Plano yang dikumpulkan oleh para relawan dari seluruh pelosok negeri.

"Bagi Prabowo-Sandi bukan soal kalah dan menang, tapi bagaimana rakyat merasakan keadilan ketika rakyat tidak punya tempat mengadu," ungkapnya.

Sementara melihat antusiasme rakyat, Dian mengaku optimis menatap Indonesia.

Menurutnya, rakyat menginginkan ada perubahan perubahan untuk negeri ini.

"Dengan tujuan sama yakni masyarakat yang adil dan makmur, yang menjadi cita-cita founding fathers kita," imbuhnya.

Tradisi Penerimaan Prajurit Berprestasi Yonif Para Raider 502 Kostrad


SUARAMERDEKA.CO.ID ■  Kopda Febri Agustinus Hermawan, Tabak-2/2/Morse/Bant angota Batalyon Infanteri Para Raider 502 Kostrad telah kembali dari lomba menembak Australian Army Of Skill Arms At Meeting (AASAM) tahun 2019 yang diadakan di Australia dengan meraih medali emas, perak dan perunggu bertempat di Markas Yonif PR 502 Kostrad, Madiun. Rabu (17/4).

Penerimaan prajurit berprestasi ini, diikuti oleh seluruh anggota Yonif Para Raider 502 Kostrad yang dipimpin langsung oleh Danyonif Para Raider 502 Kostrad Mayor Inf Roihan Hidayatullah,S.Sos., MTr (Han) dengan penuh rasa bangga dan semangat yang berapi-api.

Danyonif Para Raider 502 Kostrad mewakili keluarga besar Yonif Para Raider 502 Kostrad menyampaikan rasa bangga dan terimah kasih atas prestasi yang telah diraih oleh Kopda Febri Agustinus Hermawan yang mengharumkan nama Satuan dan Indonesia dimata Internasional, hal tersebut agar dapat menjadi contoh dan teladan oleh Prajurit Yonif Para Raider 502 Kostrad yang lain.

■ Red/Penkostrad 

Mengejutkan, Ternyata Jokowi Kalah Di Kompleks Paspampres


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Jokowi dan KH Maruf Amin ternyata mengalami kekalahan telak di hampir seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) Kompleks Paspampres.

Diketahui, Kompleks Paspampres terletak di Kelurahan Kampung Tengah, Kramatjati, Jakarta Timur.

Terdapat 9 TPS di Kompleks Paspampres, tepatnya di RW 6. Hasilnya, Paslon 02 Prabowo-Sandi unggul di 8 TPS, sementara Paslon 01 Jokowi-Maruf hanya unggul di 1 TPS.

Prabowo-Sandi unggul di TPS 78, 79, 80, 82, 83, 84, 85, dan 86. Kemenangan Prabowo-Sandi di TPS tersebut berkisar antara 52-70 persen.

Untuk TPS 84, Paslon 02 mendapat perolehan sebesar 118, dan Paslon 01 mendapat 79 suara. Jumlah suara sah di TPS ini adalah 197, dan suara tidak sah 1.

Di TPS 85, dari 208 suara sah di TPS tersebut, Prabowo-Sandi memperoleh 128 suara. Sementara Paslon Jokowi-Maruf mendapat suara sebesar 80.

TPS 86, Paslon Prabowo-Sandi memperoleh 129 suara, dan Paslon Jokowi-Maruf mendapat 86 suara. Jumlah suara sah di TPS ini adalah 215.

Sedangkan di TPS 82, Prabowo-Sandi memperoleh suara sebesar 155, dan Jokowi-Maruf mendapat suara sebesar 67 suara. Jumlah suara tidak sah di TPS ini adalah satu suara.

Dari 9 TPS tersebut  Paslon Jokowi-Maruf hanya menang di TPS 81. Paslon petahana ini unggul atas Paslon penantang dengan persentase sebesar 53 persen. (Sumber: RMOL)

Panglima TNI: Dharma Pertiwi Berperan Strategis Bentuk Generasi Penerus Bangsa Berkualitas

Panglima TNI: Dharma Pertiwi Berperan Strategis Bentuk Generasi Penerus Bangsa Berkualitas

SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Peran strategis program-program yang dilaksanakan oleh Dharma Pertiwi sebagai organisasi yang terstruktur dalam membina anggotanya, hendaknya mendukung cita-cita luhur dalam mendidik, membentuk dan membina putra-putrinya menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Demikian sambutan tertulis Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. selaku Pembina Utama Dharma Pertiwi yang dibacakan oleh Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa selaku Pembina Dharma Pertiwi Unsur Persit Kartika Chandra Kirana pada Peringatan HUT ke-55 Dharma Pertiwi di Puri Ardya Garini, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (23/4/2019).

Panglima TNI berharap semoga organisasi Dharma Pertiwi semakin bersemangat untuk melanjutkan kiprah dan pengabdiannya di masa-masa yang akan datang. “Saya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, atas segala pengabdian Ibu-ibu yang telah menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam membina kesejahteraan keluarga TNI,” ungkapnya.

Selanjutnya dikatakan bahwa pada setiap ulang tahun tentunya ada momen yang tidak boleh dilupakan, yaitu momen evaluasi dan refleksi diri. Menurutnya, dengan evaluasi dan refleksi ini, akan dapat menyadari kekuatan dan kelemahan agar pengabdian di masa mendatang lebih optimal. “Hendaknya Dharma Pertiwi terus berinovasi agar membawa manfaat yang nyata, baik bagi para anggotanya, maupun masyarakat, bangsa dan negara,” tegasnya.

Peringatan HUT Dharma Pertiwi ke-55 tahun 2019, mengambil tema “Dharma Pertiwi Berperan Aktif Dalam Mencerdaskan dan Mensejahterakan Keluarga TNI, Serta Peduli Terhadap Kesehatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup”.  Dengan tema ini, saya selaku Pembina Utama menaruh harapan, kesejahteraan keluarga TNI meningkat melalui meningkatnya kecerdasan, kesehatan, serta perhatian terhadap kelestarian lingkungan hidup.

“Ketiganya merupakan modal dasar yang sangat menentukan agar bangsa ini memiliki generasi unggulan pada dekade mendatang. Dekade dimana persaingan akan semakin ketat dan kompleks, sehingga menuntut sumber daya manusia yang berkualitas untuk dapat meraih kejayaan,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto, Ketum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Hetty Andika Perkasa, Ketum Jalasenastri Ny. Manik Siwi Sukma Adji dan Ketum Pia Ardhya Garini Ny. Ayu Yuyu Sutisna berkesempatan menyerahkan Piala kepada perwakilan pemenang lomba dalam rangka memeriahkan HUT ke-55 Dharma Pertiwi.

Untuk Lomba Lahan Tidur diraih Dharma Pertiwi Daerah F, Lomba Dasawisma diraih  Dharma Pertiwi Daerah B, Lomba Voli diraih IKKT Pragati Wira Anggini, Lomba Vokal Grup diraih Jalasenastri, Lomba Tari Kreasi Betawi diraih Jalasenastri, Piala Bergilir Pertandingan Bola Voli dan Piagam Penghargaan kepada Wanita Inspiratif Dharma Pertiwi kategori Kewirausahaan diraih oleh Jalasenastri, Kesehatan oleh Persit Kartika Chandra Kirana, Lingkungan Hidup oleh IKKT Pragati Wira Anggini, Budaya oleh Pia Ardhya Garini, dan Pendidikan oleh Persit Kartika Chandra Kirana.

■ Red/Puspen TNI

Tradisi Korp Raport Pindah Satuan Personel Yonif Raider 303 Kostrad


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Sejumlah prajurit Yonif Raider 303 Kostrad mengikuti acara korp raport pindah satuan yang dipimpin oleh Danyonif  Raider  Senin (22/4). Letkol Inf Taufik Ismail S.Sos bertempat di Markas Yonif R 303 Kostrad, Cikajang, Garut. Senin (22/4).

Acara ini dihadiri oleh para Perwira, Bintara, Tamtama dan juga  Ibu-ibu Persit Kartika Candra Kirana ranting 2 Yonif Raider 303 Kostrad.

Kegiatan ini merupakan tradisi di satuan, setiap prajurit yang pindah satuan dilaksanakan acara korp raport dan tradisi pelepasan. Hal ini bertujuan memberikan penghormatan bagi prajurit yang keluar satuan agar selalu mencintai dan mengenang semasa dinas di satuan lama dan segera menyesuaikan diri serta memberikan kontribusi yang positif di satuan baru.

Danyonif  Raider  303 Kostrad, Letkol Inf Taufik Ismail S.Sos. berpesan kepada prajurit yang pindah satuan untuk selalu memelihara dan meningkatkan semua pengetahuan dan keterampilan yang telah dimiliki, kembangkan secara kreatif pengalaman yang positif yang sudah didapatkan selama bertugas di Batalyon Infanteri Raider 303 Kostrad.

Acara diakhiri dengan pemberian cinderamata dari Komandan Yonif Raider 303 Kostrad kepada lima orang personel yang pindah satuan sebagai wujud penghargaan dari satuan dan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dari seluruh peserta acara dan ibu-ibu persit.

Senin, 22 April 2019

Peringatan dari Allah untuk Orang-orang yang Curang


Cukuplah Alquran menjadi pemberi peringatan yang paling besar. Kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW ini merupakan petunjuk bagi umat manusia hingga akhir zaman.

Alquran mengecam pelbagai tabiat buruk, antara lain, kecurangan. Salah satu surah di dalamnya bernama al-Muthaffifin. Secara kebahasaan, surah Makkiyah itu berarti "Orang-orang yang curang."

Surah yang terdiri atas 36 ayat ini dibuka ayat pertama. Isinya peringatan keras dari Allah SWT. Artinya, "Celakalah bagi orang-orang yang curang."

Mengutip buku Asbabun Nuzul: Sebab Turunnya Ayat Al-Qur'an, tafsir tentang ayat itu dijelaskan Imam an-Nasai dan Ibnu Majah dengan sanad yang sahih. Mereka meriwayatkan dari Ibnu Abbas yang berkata sebagai berikut.

"Ketika Nabi shalallahu 'alaihi wasallam baru saja tiba di Madinah (dalam rangka hijrah dari Makkah), orang-orang di sana masih sangat terbiasa mengurang-ngurangi timbangan (dalam jual-beli). Allah lantas menurunkan ayat 'Celakalah bagi orang-orang yang curang.' Maka setelah turunnya ayat ini, mereka khususnya orang-orang Muslimin di Madinah selalu menepati takaran dan timbangan.

Demikianlah. Masyarakat Yastrib--nama sebelum Madinah--awalnya terbiasa dengan praktik-praktik kecurangan. Dengan kedatangan Rasulullah SAW yang membawa risalah Alquran, maka tak ada lagi yang berani mempermainkan takaran. Para pedagang di Madinah berubah menjadi pebisnis yang paling jujur seantero Arab.

Kecurangan yang disinggung dalam firman Allah SWT itu tak sekadar dalam praktik jual-beli, melainkan lebih luas lagi. Muthafifin juga dapat merujuk pada mereka yang gemar mengurangi hak orang lain. Mereka itulah yang diancam dengan suatu kecelakaan besar. Allah mengancam akan memasukkan mereka ke dalam neraka wail, lembah di neraka jahanam yang sangat dahsyat siksanya.

Kecurangan yang diancam dengan siksa neraka itu, sekali lagi, tak sebatas perkara niaga. Itu juga berkenaan dengan kehidupan orang di tengah keluarga, masyarakat, dan negara. Siapakah yang patut disebut sebagai pelaku kecurangan? Yakni seseorang atau sekelompok orang yang meminta keistimewaan, penghargaan, atau pelayanan bagi diri sendiri atau golongannya saja.

Terhadap orang lain atau golongan luarnya, mereka bersikap masa bodoh. Mereka bersikap partisan, bahkan ketika kewajibannya untuk bersikap seadil-adilnya dan setransparan mungkin.

Pada masa pemilihan umum (pemilu) seperti saat ini, ratusan juta rakyat Indonesia telah menggunakan hak pilihnya. Mereka telah mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) dengan harapan, suara mereka dapat ditampung dan dihitung secara cermat dan adil.

Mereka tentu saja tidak menginginkan adanya pengurangan ataupun penggelembungan suara yang tidak semestinya, baik itu kepada kandidat pilihannya apalagi yang bukan pilihan.

Dalam konteks ini, surah al-Muthaffifiin, khususnya ayat 10-18, menjadi relevan. Terjemahannya sebagai berikut.

"Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. (Yaitu) orang-orang yang mendustakan hari pembalasan. Dan tidak ada yang mendustakan hari pembalasan itu melainkan setiap orang yang melampaui batas lagi berdosa. Yang apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata, 'Itu adalah dongengan orang-orang yang dahulu.

Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka. Sekali-kali tidak, sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar tertutup dari (rahmat) Tuhan mereka. Kemudian, sesungguhnya mereka benar-benar masuk neraka. Kemudian, dikatakan (kepada mereka): 'Inilah azab yang dahulu selalu kamu dustakan." (Sumber: ROL)


MILITER

MEDSOS

MASJID

UMROH HAJI

DOA

© Copyright 2018 SUARA MERDEKA | All Right Reserved