SUARAMERDEKA.CO.ID

NASIONAL

Ads

Inside SUARA MERDEKA

POLITIK

SERBA SERBI

KRIMINAL

Kamis, 21 Februari 2019

Kapuspen TNI: Pengurus Koperasi Perlu Inovasi dan Terobosan


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Para Pengurus Koperasi harus pandai berinovasi dan berani melakukan terobosan dengan mencari perbandingan harga diluar seperti swalayan atau pedagang grosir, sehingga barang-barang yang ada di Toko Primer Koperasi (Primkop) Puspen TNI dibawah harga pasaran atau tempat lain.

Demikian sambutan tertulis Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi yang dibacakan oleh Wakapuspen TNI Laksma TNI Tunggul Suropati, S.E., M.Tr (Han) pada saat membuka Rapat Anggota Tahunan Primkop Puspen TNI, di Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (21/2/2019).

“Seperti yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian, bahwa tujuan didirikannya koperasi adalah untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat. Dengan demikian harus terjalin kerjasama yang baik antar pengurus, pengawas dan anggota,” kata Kapuspen TNI.

Menurut Mayjen TNI Sisriadi, ada tiga hal yang perlu dipedomani, yaitu : Pertama, tingkatkan terus kemampuan pengurus dan pengelolaan unit-unit usaha Koperasi, partisipasi aktif dari anggota Koperasi serta laksanakan pengawasan secara ketat terhadap pengelolaan dan pengembangan Koperasi.

Kedua, upayakan terus pencapaian hasil usaha Koperasi yang optimal dan manfaatkan potensi maupun peluang pasar yang ada serta kembangkan dengan sebaik-baiknya, sehingga menjadi sumber pendapatan Koperasi dalam rangka mensejahterakan anggotanya selama tidak bertentangan dengan Peraturan Peundang-Undangan yang berlaku.

Ketiga, jaga citra baik Koperasi, utamanya dalam kegiatan pengelolaannya, agar kepercayaan anggota semakin tumbuh berkembang menjadi keyakinan mendalam yang pada akhirnya partisipasi aktif anggota terhadap koperasi akan semakin meningkat.

Lebih lanjut Kapuspen TNI mengatakan bahwa Rapat Anggota Tahunan (RAT) memiliki arti cukup strategis dalam pengembangan Koperasi kearah yang lebih baik lagi, karena RAT tahunan ini membahas laporan pertanggungjawaban pengurus dan rencana kerja serta rencana anggaran pendapatan dan belanja Koperasi.

Ditambahkan pula bahwa pertanggungjawaban ini penting dilakukan untuk mengukur kinerja pengurus serta mengevaluasi seluruh program dan kegiatan, agar dimasa mendatang kinerja Koperasi Puspen TNI dapat ditingkatkan lagi.  “Dalam rangka meningkatkan kualitas organisasi, diharapkan pengurus dan pengawas dapat mengoptimalkan tugas, fungsi dan perannya masing-masing,” tegasnya.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi juga mengatakan bahwa pelaksanaan RAT merupakan forum pertemuan antara pengurus dan anggota sebagai pemegang kekuasan tertinggi.   “Untuk itu kepada segenap pengurus maupun para anggota Puspen TNI, tidak menjadikan RAT ini sebagai rutinitas pertemuan anggota Koperasi belaka, melainkan menjadikannya lebih bermakna dan lebih aktif untuk ikut menentukan haluan koperasinya demi keberhasilan di masa mendatang,” harapnya.

■ Rasyid / Puspen TNI






Panglima TNI Terima Kunjungan Kehormatan Pangab Australia


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima kunjungan kehormatan Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Australia General Angus Campbell, AO, DSC di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (20/2/2019).

Kunjungan kehormatan tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan hubungan dan kerja sama antara kedua Angkatan Bersenjata antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan Australian Defence Force (ADF).

Kerja sama yang telah dilaksanakan oleh kedua Angkatan Bersenjata antara lain bidang intelejen, operasi dan latihan, pendidikan, logistik serta terjalinnya kesepakatan untuk melaksanakan pertemuan tingkat tinggi (High Level Committee) yang dilaksanakan setiap tahun.

Australia juga telah memberikan bantuan kemanusiaan pada korban gempa bumi, tsunami dan likuifaksi di Palu, Sigi dan Donggala yang terjadi pada tahun lalu serta Australia merupakan negara pertama yang memberikan bantuan kepada Indonesia pada saat bencana tsunami di Aceh tahun 2004 dan gempa bumi di Yogyakarta tahun 2006.

Rangkaian kunjungan Pangab Australia tersebut diawali dengan melaksanakan peletakan karangan bunga dan berdoa di Monumen NKRI serta menerima jajar kehormatan.

Berikutnya kegiatan kunjungan Pangab Australia tersebut dilanjutkan dengan melaksanakan courtesy call kepada Panglima TNI dan diakhiri dengan ramah tamah.

■ Rasyid / Puspen TNI 

Karena Pria Tak Bertanggung Jawab, Wanita Ini Tega Habisi Nyawa Anaknya Sendiri


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Lilis Siti Saadah (20) adalah ibu yang tega menghabisi nyawa janin (bayi) yang baru di lahirkannya lantaran kecewa terhadap seorang lelaki tidak bertanggung jawab.

Seperti gelap mata, Lilis menghabisi nyawa bayinya sendiri yang baru saja dilahirkan dengan cara di bekap hingga tewas, sementara lelaki yang menghamili Lilis hingga kini masih diburu petugas.

Atas pengakuan Lilis tersebut, petugas tak lantas percaya begitu saja. Polisi hingga saat ini masih terus mendalami kasus ini. Demikian diungkap Kepolisian Resort Kota Tangerang Selatan (Tangsel) saat menggelar konferensi pers di halaman Mapolres, pada Rabu, (20/02/2019) siang.

“Pelaku adalah seorang Asisten Rumah Tangga (ART) di Pondok Aren Tangerang Selatan, hasil dari pemeriksaan tersangka diduga kuat telah menghabisi bayinya sendiri usai bersalin, dan kini ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Tangerang Selatan,” kata Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan.

Kapolres menjelaskan, perbuatan tersangka itu terbongkar ketika warga mencium aroma tak sedap (bau busuk) dari arah gudang rumah di Kompleks Arinda Permai I G-18 RT 004/04, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.

“Kronologis perkara ini bermula pada tanggal 18 Februari, dimana saksi yang juga seorang asisten rumah tangga mencium bau tidak sedap dari gudang rumah tempat tersangka bekerja,” ungkap Ferdy.

Selanjutnya, kata Kapolres, saat diperiksa gudang tersebut, ditemukan sosok bayi laki-laki dalam keadaan meninggal dunia berada dalam kardus yang kemudian dilaporkan ke Polres Tangerang Selatan.

Polisi langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Yang Akhirnya, menemukan tersangka. Karena sebelumnya tersangka sempat mengeluh sakit perut kepada majikannya dan dilakukan rawat inap di Rumah Sakit Umum Permata Ibu.

“Dari dasar itu dilakukan penyelidikan kepada tersangka, setelah di interogasi diakuinya janin tersebut berasal dari yang bersangkutan,” imbuhnya.

Tersangka, imbuh Kapolres, tega menghabisi nyawa sang bayi dengan cara membekap wajah bayi itu menggunakan seutas kain, pada Kamis 14 Februari lalu.

Atas perbuatannya menghilangkan nyawa orang lain, tersangka kena pasal 341 KUHP, dengan ancaman hukumannya penjara paling lama 15 tahun.

Rabu, 20 Februari 2019

Kasum TNI : Personel TNI Profesional Akan Dicintai Rakyat


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Rapat Koordinasi Bidang Personel (Rakorpers) TNI merupakan kegiatan yang sangat penting untuk lebih memantapkan sinergitas pelaksanaan kegiatan pembinaan personel di lingkungan TNI, terutama bagi para pejabat personel dalam rangka mendukung terwujudnya kondisi personel TNI yang profesional, dicintai rakyat, memiliki loyalitas dan moralitas.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Mayjen TNI Joni Supriyanto pada saat membuka Rakorpers TNI Tahun 2019 yang diikuti 150 peserta, bertempat di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur, Rabu (20/2/2019).

Kasum TNI mengatakan pula bahwa dalam organisasi modern peran personel sangat vital dan sentral untuk menentukan keberhasilan pencapaian tujuan dan sasaran organisasi. Menurutnya, peran personel selaku subjek atau motor penggerak organisasi menuntut kondisi personel yang profesional dan mampu menjabarkan strategi dalam mewujudkan tujuan organisasi.

“Oleh karena itu, pejabat personel memiliki peran dan pengaruh besar untuk mencetak kondisi Prajurit dan PNS TNI yang memiliki loyalitas dan moralitas tinggi dalam rangka mewujudkan TNI kuat, hebat, profesional dan dicintai rakyat sesuai dengan visi pimpinan TNI,” ujarnya.

Menurut Mayjen TNI Joni Supriyanto, tema Rakorpers TNI “Meningkatkan System Binpers Yang Terintegrasi Dengan Dilandasi Profesionalisme dan Loyalitas Dalam Rangka Mendukung Pelaksanaan Tugas Pokok TNI”, jangan hanya menjadi slogan semata tetapi dapat benar-benar dipahami makna dan esensi yang terkandung dalam tema tersebut.

“Profesionalitas dan Loyalitas  di atas menjadi sangat penting dan harus menjadi perhatian kita semua. Kompleksitas perkembangan zaman baik secara langsung maupun tidak langsung telah banyak menyebabkan distorsi moral dan jati diri prajurit,” katanya.

Disampaikan pula bahwa tugas-tugas TNI ke depan tidaklah semakin ringan, tetapi akan semakin berat dan kompleks serta akan berdampak terhadap pemenuhan kebutuhan personel TNI.  ”Oleh karena itu, sistem pembinaan personel juga harus responsif, untuk menyikapi perkembangan teknologi dan informasi yang berkembang saat ini,” tegasnya.

Di sisi lain, Kasum TNI mengatakan bahwa perubahan fenomena global yang berubah semakin cepat akan menimbulkan gejolak, memunculkan ketidakpastian, kerumitan dan kerancuan. Oleh karenanya, pejabat personel harus tanggap dan tangguh dalam menyikapi setiap perubahan yang terjadi.

“Tidak ada lagi pejabat personel yang lambat mengambil keputusan, tidak fleksibel dan tidak peka terhadap lingkungan. Dibutuhkan pejabat pembina personel yang adaptif, fleksibel dan tangguh serta tetap teguh memiliki integritas pada tujuan organisasi yang sudah ditetapkan sebelumnya,” terangnya.

■ Rasyid / Puspen TNI

Jadi Sentra Jagung, Bupati Blora Undang Investor Bangun Pabrik Pakan


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Bupati Blora Joko Nugroho menyampaikan bulan Februari dan Maret ini merupakan puncak panen raya jagung di Kabupaten Blora. Meskipun, menurutnya, pada akhir bulan Januari petani sudah banyak memanen jagungnya.

Laporan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Blora menyebutkan luas panen pada awal tahun ini (Januari-Maret) 26.977 Ha. 21.051 Ha sudah masuk data Statistik Pertanian, dan selebihnya 5.926 di lahan hutan belum masuk data Statistik Pertanian. Produksi jagung mencapai 157 ribu ton. 

"Pada tahun 2018 luas panen jagung di Kabupaten Blora 70.319 Ha yang tersebar di 16 Kecamatan, dengan rata-rata produktivitas 5,8 ton per Ha," katanya, hari ini. (20/02).

Lebih lanjut, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Blora melaporkan bahwa luas panen jagung tahun 2018 seluruh Kecamatan Banjarrejo sendiri 2.548 Ha (luas panen Februari 1.388 Ha dan Maret 1.215 Ha), dengan produktivitas 7 – 7,5 ton per hektar. Sedangkan luas hamparan jagung di lokasi acara panen saat ini 160 Ha dari total 300 Ha yang dimiliki oleh beberapa kelompok tani.

"Saya berharap harga jagung di tingkat petani saat ini untuk pipil basah dengan Kadar Air (KA) 33% dapat mencapai Rp. 2.800 per kg, sehingga petani masih untung," ucap Bupati Blora Joko Nugroho.

Bupati selanjutnya juga berharap agar pengusaha berminat membangun pabrik di wilayahnya. "Saya berharap para perusahaan pabrik pakan (feed meal) yang hadir di sini ada yang tertarik untuk mendirikan pabrik pakan di sini, sehingga lebih mendekatkan antara produsen jagung dengan pabrik pakan yang dapat langsung menyerap jagung petani, sehingga lebih efisien," harap Joko Nugroho.

■ Wilson

Panen Raya Jagung di Blora, Kementan Fasilitasi Kerjasama Petani


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Meski lokasinya berbukit-bukit, namun hamparan jagung nan luas sejauh mata memandang terlihat sangat subur dan bernas. Pemandangan yang menggembirakan itu terhampar saat Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita bersama dengan Bupati Blora menghadiri acara panen raya jagung di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tepatnya di Lokasi Hutan Perhutani RPH Kalisari Jati Gong Desa Jatiklampok Kecamatan Banjarejo, Blora, Selasa (19/02).

Pada kesempatan tersebut, Dirjen PKH I Ketut Diarmita mengatakan bahwa kehadirannya dalam acara panen raya jagung ini, ditugaskan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk mengawal dan menjembatani  kerjasama pemanfaatan jagung hasil panen raya petani oleh peternak ayam, melalui peran Bulog sebagai fasilitator petani dan peternaknya.

"Petani yang harus kita bina di sini ada dua, yaitu petani jagung dan peternak ayam, sedangkan kami pemerintah ini di tengah-tengah mereka yang harus mengayomi keduanya," kata Dirjen I Ketut Diarmita.

Dirjen juga menjelaskan bahwa dalam pakan unggas, jagung merupakan komponen penting karena berkontribusi sekitar 40-50 persen dalam formulasi pakan, sehingga menurutnya ketersediaan jagung sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha peternakan.

Berdasarkan data prognosa jagung tahun 2018 dari Badan Ketahanan Pangan bahwa total penggunaan jagung di Indonesia sebesar 15,58 juta ton dan sekitar 66,1 persen atau 10,3 juta ton untuk memenuhi kebutuhan industri pakan dan peternak ayam petelur (layer) mandiri.

I Ketut menuturkan, jika produksi pakan tahun 2018 sekitar 19,4 juta ton, maka setidaknya dibutuhkan jagung 7,8 juta ton untuk industri pakan ditambah 2,5 juta ton untuk peternak mandiri. Sedangkan di 2019, industri pakan memerlukan 8,59 juta ton dan peternak mandiri 2,9 juta ton. Hal ini menurutnya dapat menjadi pendorong bagi berkembangnya agribisnis jagung di Indonesia dalam rangka peningkatan produksi dan kesejahteraan petani sekaligus sebagai motor penggerak pembangunan di pedesaan.

Kabupaten Blora merupakan salah satu sentra jagung Jawa Tengah, terbesar kedua setelah Kabupaten Grobogan. Dengan panen jagung ini, I Ketut Diarmita berharap para petani dapat menyuplai kebutuhan jagung bagi peternak, baik yang berada di wilayah Blora maupun di kabupaten lainnya. I Ketut berharap petani jagung dan peternak ayam mandiri dapat menikmati masa panen raya jagung saat ini melalui mekanisme distribusi dan tata niaga yang baik.

Pada kesempatan tersebut, Dirjen PKH I Ketut Diarmita juga mempertemukan langsung peternak ayam mandiri Solo dengan petani jagung Blora. Ini langkah konkret memberi kepastian pasar kepada petani dan peternak yang diwujudkan dalam kesepakatan kerjasama penyerapan jagung antar kedua belah pihak. “Kesepakatan pembelian jagung petani oleh peternak, dengan Bulog berada di tengahnya, mengatur penyerapan jagung dan pasokan dari Blora ke Solo," imbuh I Ketut Diarmita.

Sebagai salah satu sentra ternak ayam petelur di tanah air, kebutuhan peternak Solo, Jawa Tengah, akan jagung sebagai bahan pakan sangat tinggi. Untuk itu, Dirjen PKH mengharapkan saat panen raya seperti ini harga jagung di petani tetap terjaga, tidak turun drastis, petani untung dan peternak juga memperoleh harga yang wajar, sehingga keduanya sama-sama untung.

Lebih lanjut I Ketut menjelaskan dasar aturan yang digunakan sebagai pedoman harga jagung adalah Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 96 Tahun 2018 Tentang Harga Acuan Pembelian di Tingkat Petani dan Harga Acuan Penjualan di Tingkat Konsumen. Dalam Permendag ini harga pembelian jagung di tingkat petani dengan kadar air 15% sebesar Rp. 3.150/kg dan harga acuan penjualan di industri pengguna (sebagai pakan ternak) Rp 4.000/kg.

Pada acara ini dilakukan penandatanganan kesepakatan kerjasama antara petani dan gabungan kelompok tani (gapoktan), para perusahaan pabrik pakan (feed meal), dan peternak ayam petelur (layer) mandiri yang disaksikan oleh Satgas Pangan dan Bulog Divre Jateng.

■ Wilson

Selasa, 19 Februari 2019

Satgas Indobatt XXIII-M Terima Tim Wasrik Sektor Timur UNIFIL


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Memasuki bulan ketiga masa penugasan sebagai Pasukan Perdamaian di Lebanon,  Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-M/UNIFIL atau Indonesian Battalion (Indobatt) menerima Tim Initial Evaluation atau lebih dikenal dengan istilah tim Pengawas dan Pemeriksaan (Wasrik) dari Sektor Timur UNIFIL di Markas Indobatt UNP 7-1 Adchit Alqusayr, Lebanon Selatan, Senin (18/02/2019).

Kegiatan Wasrik diawali dengan entry briefing yang dipimpin langsung oleh Letkol Pushpa dari Nepal Army selaku Ketua Tim Wasrik Sektor Timur UNIFIL, dengan menyampaikan paparan tentang hal-hal apa saja yang akan menjadi objek pemeriksaan dan tujuan dari kegiatan Wasrik itu sendiri.

Letkol Pushpa yang menjabat sebagai Chief of G5 (Training) Sector East UNIFIL menyampaikan bahwa kegiatan Initial Evaluation (Wasrik) ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan dan kinerja setiap pasukan perdamaian, sehingga menjamin efektivitas dalam menjalankan  Mandat PBB sebagai penjaga perdamaian di Lebanon khusunya Sektor Timur UNIFIL.

“Diharapkan Staf Satgas Indobatt dapat mengedepankan koordinasi yang baik dan bersikap akomodatif serta transparan, dengan menyiapkan data-data yang dibutuhkan sehingga seluruh data dan informasi yang kami butuhkan dapat terpenuhi secara nyata,” katanya.

Selanjutnya Tim Wasrik dengan didampingi seluruh Staf Indobatt yang dipimpin oleh Wadan Satgas Indobatt XXIII-M Mayor Inf Abdul Samad bergerak menuju salah satu Pos Indobatt di UNP 9-15 untuk melaksanaan pemeriksaan.

Tim Wasrik melanjutkan pemeriksaan di Kompi Alfa dan diakhiri dengan pemeriksaan ke Markas Indobatt di UNP 7-1 Adchit Al Qusayr.

Dalam kegiatan pemerikasaan dan pengawasan ini tidak jauh berbeda dengan tata cara Wasrik yang dilaksanakan di Indonesia dimana seluruh staf diperiksa mulai dari Staf Personel, Staf Intelijen, Staf Operasi, Staf Logistik dan Staf Teritorial (CIMIC) bahkan bidang komunikasi sebagai jaminan pelaksanaan Komando dan Pengendalian selama pelaksaanan misi perdamaian tidak luput dari pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan tersebut Letkol Pushpa memberikan apresiasi positip terhadap kinerja yang sudah diberikan oleh seluruh staf dan anggota Satgas Indobatt. “Pertahankan kinerja yang sudah baik selama ini. Kalaupun ada temuan-temuan selama kegiatan Wasrik ini kiranya dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” tuturnya.

■ Rasyid / Puspen TNI

TNI Dalam Operasi dan Latihan Tidak Terlepas Dukungan Logistik


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Pelaksanaan tugas operasi dan latihan yang dilakukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tentunya tidak terlepas dari kerja keras, disiplin dan kesungguhan prajurit dalam penyelenggaraan fungsi logistik secara cepat dan tepat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Mayjen TNI Joni Supriyanto pada saat membuka Rapat Koordinasi Bidang Logistik (Rakorlog) TNI Tahun 2019 yang diikuti 203 peserta, bertempat di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur, Selasa (19/2/2019).

Kasum TNI mengharapkan dengan Rakorlog ini dapat memberikan konstribusi dan ide-ide baru yang dapat digunakan untuk upaya-upaya memecahkan berbagai permasalahan dalam dukungan logistik sehingga pelaksanaan operasi TNI di masa yang akan datang, baik Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dapat terlaksana secara lebih optimal.

Menurut Mayjen TNI Joni Supriyanto, dengan tema “Melalui Rakorlog Yang Dilandasi Profesionalisme, Loyalitas dan Kemanunggalan Dengan Rakyat, Komunitas Logistik Siap Mendukung Tugas Pokok TNI”. Tema Rakorlog ini saya anggap sangat tepat untuk menyikapi situasi dan kondisi yang dihadapi pada tahun 2019.

Lebih lanjut Kasum TNI mengatakan bahwa secara garis besar penyelenggaraan dukungan Logistik TNI tahun 2018 telah terlaksana dengan baik, walaupun kendala dan permasalahan masih terjadi di lapangan. ”Saya cukup bangga dan berterima kasih kepada seluruh personel komunitas logistik, yang telah berupaya untuk mengoptimalkan penyelenggaraan dukungan logistik sesuai skala prioritas, sehingga kegiatan Operasi dan Latihan TNI tahun 2018 dapat berjalan dengan aman dan lancar,” terangnya.

Kasum TNI menegaskan agar pengelolaan atau penatalaksanaan Barang Milik Negara (BMN) dengan Sistem Informasi Manajemen Akuntasi Barang Milik Negara (Simak-BMN) terus dilaksanakan dengan baik. ”Personel Logistik harus melaksanakan pembenahan secara cermat, akurat, terpadu dan menyeluruh, dari tingkat Satker sampai dengan Unit Organisasi, sehingga status Laporan Keuangan TNI Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dapat dicapai,” tuturnya.

Untuk itu, kegiatan Rakorlog TNI tahun 2019 dapat dijadikan sarana silaturahmi, komunikasi dan koordinasi di antara komunitas logistik serta sosialisasi kebijakan pimpinan TNI untuk dipedomani dalam pelaksanaan tugas di lapangan. “Prestasi kinerja optimal yang telah kita capai harus dipertahankan dan lebih ditingkatkan di masa mendatang,” katanya.

■ Rasyid / Puspen TNI 

Warga Asal Tegal Tewas di Teras Mushala Al Ishlah Indramayu


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Warga RT 01/02 Blok Siwalan Desa Tanjungpura, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu dibuat geger. Pasalnya, warga setempat menemukan pria tidak dikenal sudah tidak bernyawa di teras Mushala Al Ishlah, pada Senin (18/2) sore.

Radar Indramayu merilis bahwa Mr X yang diperkirakan berusia 40 tahun, tinggi badan 160 cm, berkulit hitam dan mengenakan kaos kuning polos itu diduga sudah berada di teras mushala sejak Minggu (18/1).

Kuwu desa setempat, Edi mengatakan, berdasarkan keterangan beberapa warganya, korban terlihat berada di area mushala pada hari Minggu sekitar pukul 20.00 WIB.

“Katanya sempat meminta rokok kepada salah satu warga, namun tidak dikasih karena warganya tersebut tidak merokok,” katanya.

Pada hari Senin sekitar pukul 11.00, lanjut Edi, Mr X ini meminta air minum kepada salah satu warga, dan warga tersebut memberikan sebotol air mineral dan segelas teh manis hangat.

Saat ditanya warga, kata Edi, mengaku dari Kabupaten Tegal.

“Ketika diberikan air mineral dan teh hangat, orang itu sempat mengatakan dari Kabupaten Tegal. Korban kondisi sekujur tubuhnya terasa panas, selang berapa jam ketika ditinggalkan dan balik lagi, korban sudah dalam kondisi sudah tak bernyawa, sekitar pukul satu siang,” ungkap Edi.

Pihaknya, kemudian langsung menghubungi aparat Kepolisian Polsek Karangampel.

Kapolres Indramayu, AKBP M Yoris melalui Kapolsek Karangampel Kompol Suprawadi membenarkan kejadian penemuan mayat tanpa identitas di teras mushala Blok Silawan, Desa Tanjungpura Kecamatan Karangampel.

Saat ditemukan, katanya, jasad korban terdapat bercak darah di seputaran mulut, kedua lubang hidung tertutup ingus, menggunakan baju kaos kuning polos, tidak mengenakan celana, dan mengenakan handuk hijau mengambil inventaris dari musala.

“Diduga karena sakit, dan diduga korban merupakan ODGJ, kita langsung berkoordinasi dengan tim Inafis untuk mengevakuasi jasad korban,” tandasnya.

Begini Cara Polda Banten Sosialisasi Tertib Lalu Lintas Dikalangan Generasi Millenial


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Banten, memiliki cara yang unik dalam memberikan sosialisasi tentang keselamatan berkendara di jalan raya kepada para siswa tingkat SMA/SMK di Banten. Para siswa, diadu dalam lomba melukis, fotograpi ini terkait aturan-aturan dan tata tertib berkendara di jalan raya.

Acara lomba melukis dan fotographi yang diikuti generasi millenial ini dilaksanakan di Alun-alun Barat Kota Serang. Dalam acara perlombaan ini juga ditampilkan 20 grup band anak generasi millenial Banten.

Wadirlantas Polda Banten, AKBP Maesa Soegriwo, mengatakan bahwa pelaksanaan lomba melukis dan fotographi yang melibatkan generasi millenial ini merupakan rangkaian acara Millenial Road Safety Festival (MRSF) yang puncaknya akan digelar pada 23 Maret 2019.

Maesa mengatakan sebelumnya juga telah dilaksanakan lomba cerdas cermat tingkat SLTA se Provinsi Banten tentang aturan dan tata tertib berlalulintas.

“Lomba melukis dan fotographi ini dalam rangka untuk puncak acara bulan Maret nanti. Kami sasar kepada generasi millenial yang berusia 18 sampai 35 tahun karena sebagai penyumbang terbesar dalam angka kecelakaan. Pemenang dari lomba ini akan ditampilkan pada puncak MRSF Maret mendatang,” kata Maesa kepada wartawan, kemarin.

Mantan Kapolres Demak ini berharap melalui kegiatan MRSF ini, para remaja yang masih berstatus sebagai siswa tingkat SMA/SMK atau mahasiswa di Banten agar lebih menyadari tata tertib dan aturan dalam berlalu lintas. Sebab, anak-anak remaja tercatat menjadi korban yang rentan akan kecelakaan di jalan raya.

“Kita tekankan, minimal mereka punya pengetahuan di bidang lalu lintas. Sehingga di jalan bisa memahami semua aturan-aturanya,” tutur Maesa.

Selain untuk wawasan pribadi, ia juga mendorong siswa yang telah mengetahui aturan-aturan berlalu lintas, agar memberikan pemahaman dan mengajak rekannya yang lain supaya lebih menyadari pentingnya tertib saat berkendara di jalan raya.

“Mudah-mudah dia bisa menyampaikan ke yang lain. Rencananya kami juga akan menggelar kegiatan ini secara rutin. Selain memang pencanangan Korlantas Polri, antusiasme para siswa dan masyarakat lainnya juga sangat tinggi menyambut kegiatan ini,” ucapnya. ■ RED/ARIA/GOES

Senin, 18 Februari 2019

Warga Ex-Combatan Serahkan Senjata Pada Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO di Republik Demokratik Kongo


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Tiga warga ex-combatan menyerahkan senjata kepada Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga)  XXXIX-A Rapidly Deployable Battalion (RDB) Mission de l’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO).

Demikian dikatakan Komandan Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO, Kolonel Inf Dwi Sasongko di Markas Satgas RDB, Soekarno Camp, Kalemie, Propinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo, beberapa waktu yang lalu.

Dalam kesempatan tersebut Komandan Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO menyampaikan bahwa dua orang warga yang tergabung dalam Armed Groups (AGs) kelompok bersenjata Perci yang dipimpin oleh Kadogo, menyerahkan dua pucuk senjata jenis Automatic Machine Gun (AMG) dan AK-47 serta 33 butir amunisi kepada Satgas Indo RDB di Desa Kabulo dan Desa Bakari, Republik Demokratik Kongo.

Selanjutnya Kolonel Inf Dwi Sasongko juga mengatakan bahwa diwaktu yang sama dan ditempat berbeda, tepatnya di Standing Combat Deployment (SCD) Kasenge, satu orang warga menyerahkan senjata jenis AK-47 dengan 2 butir amunisi kepada Satgas RDB di Propinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo.

Pada kesempatan tersebut, Kolonel Inf Dwi Sasongko menyampaikan bahwa kegiatan patroli, Cimic dan pendirian SCD yang dilaksanakan oleh Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO memiliki dampak yang positif dan sangat besar sehingga “gaungnya” didengar oleh warga pelosok desa di wilayah Propinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo.

Menurut Kolonel Inf Dwi Sasongko, penyerahan senjata sekaligus kembalinya tiga warga ex-combatan ke Republik Demokratik Kongo merupakan hasil dari pembinaan teritorial atau Civil and Military Coordination (Cimic) yang telah dilakukan Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO.

Komandan Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO mengharapkan dalam beberapa waktu kedepan akan menyusul ex-combatan lainnya untuk menyerahkan senjata dan kembali hidup normal seperti masyarakat pada umumnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, ketiga warga ex-combatan yaitu Useni Ibrahin, Liwanga dan Sugara Mufaume menuturkan bahwa penyerahan senjata yang dilakukan kepada Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO menunjukkan keinginan mereka untuk berdamai dan kembali ke masyarakat, karena sudah lelah hidup bersembunyi di hutan dan menghindar dari kejaran aparat keamanan.

 ■ Rasyid / Puspen TNI 

Jenderal Spanyol : Pasukan Perdamaian Indobatt Profesional Dalam Bertugas


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Perdamaian Satgas Indonesian Battalion (Indobatt) Konga XXIII-M/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) sangat profesional dalam menjalankan tugas-tugas misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan.

Hal tersebut dikatakan Komandan Sektor (Dansektor) Timur UNIFIL, Brigadier General Antonio Romero Losada didampingi Brigadier General Colomer yang sama-sama dari negara Spanyol, saat meninjau Area of Responsibility (Aor) Satgas Indobatt di Lebanon Selatan, Sabtu (16/2/2019).

Jenderal Spanyol Antonio Romero Losada juga menyampaikan rasa kagum terhadap seluruh Prajurit TNI Satgas Indobatt yang hingga saat ini masih menunjukkan profesionalitas dalam menjalankan tugas sebagai penjaga perdamaian.

“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh pasukan Indobatt yang senantiasa bekerja secara profesional ditengah cuaca yang sangat ekstrim dalam mendukung Sektor Timur menjalankan Mandat PBB di Lebanon,” ucapnya.

Dansatgas Konga XXIII-M/UNIFIL, Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya di Markas Indobatt Indobatt UN Posn 7-1, Adchit Al-Qusayr, Senin (18/2/2019) mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini Brigadier General Antonio Romero Losada akan mengakhiri masa tugasnya sebagai Dansektor Timur. Oleh sebab itu, beliau bersama dengan calon penggantinya yaitu Brigadier General Colomer hadir dalam rangka meninjau daerah operasi Indobatt.

“Kehadiran mereka di area operasi Satgas Indobatt adalah untuk mengetahui secara langsung situasi dan kondisi pasukan yang akan dipimpinnya, termasuk salah satunya adalah Pasukan Garuda Konga XXIII-M/UNIFIL,” ungkapnya.

Daerah operasi Satgas Indobatt yang dikunjungi yaitu TP.  36,  TP. 37 dan Panorama Point yang merupakan temporary points sepanjang blue line atau perbatasan geopolitik antara dua Negara Lebanon dengan Israel.  “Dengan adanya pembangunan T-Wall dan pagar besi diatasnya, daerah tersebut tengah mendapat perhatian khusus dunia internasional baik kalangan militer maupun sipil,” ujarnya.

Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya juga mengatakan bahwa saat meninjau area operasi Indobatt, Dansektor Timur UNIFIL beserta rombongan menerima paparan singkat dari Danki Alfa Lettu Inf Suryadi di TP. 36 tentang situasi dan kondisi yang terjadi di wilayah tersebut, dilanjutkan menuju TP. 37 dan Panorama Point yang masih termasuk kedalam rangkaian dari blue line.

“Usai meninjau daerah operasi Indobatt, Dansektor Timur UNIFIL bersama rombongan melanjutkan tugas kunjungannya menuju daerah operasi Spanbatt (Spanyol Batalyon) yang berbatasan dengan AoR Indobatt,” katanya.

■ Rasyid / Puspen TNI

Sukseskan Pemilu 2019, Polresta Sidoarjo Ajak Netizen Perangi Hoax


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Bertambahnya tahun, menjadikan kecanggihan tehnologi semakin berkembang meski ada juga yang bisa merusak pemikiran para generasi penerus dan ada juga yang malah membuat kepandaian semakin bertambah. Karena yang membuat tehnologi semakin canggih itu justru berasal dari kemahiran manusia itu sendiri.

Seperti halnya dengan cepatnya informasi yang tersebar melalui media sosial, maka kita akan bisa memilah, mana informasi positif dan mana yang negatif (Hoax).

Berbagai upaya telah dilakukan untuk menangkal berita hoax yang beredar di dunia maya. Itulah yang membuat Polresta Sidoarjo menggandeng netizen Info Lantas Sidoarjo (ILS) yang bertujuan untuk memerangi berita hoax, agar tidak meresahkan masyarakat dan menjaga kondusifitas kamtibmas menjelang Pemilu 2019.

Hal tersebut seperti disampaikan Wakapolresta Sidoarjo AKBP M. Anggi Naulifar Siregar saat menghadiri Kopdargab IX ILS, bertempat di Balai Desa Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, Minggu (17/2/2019).

“Dalam kesempatan ini kami mengajak rekan-rekan netizen untuk turut menjaga kondusifitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Sidoarjo, khususnya menjelang Pemilu 2019. Netizen memiliki peran penting bijak bersosial media, yakni membantu menyebarkan informasi positif dan menangkal hoax,” pesan Wakapolresta Sidoarjo.

Situasi pemilu 2019, dapat cepat berubah salah satunya juga pengaruh dari perkembangan informasi di dunia maya. Karenanya AKBP M. Anggi Naulifar Siregar, berharap netizen Sidoarjo terus menebar kebaikan dalam transformasi informasi. “Sampaikanlah mana informasi yang baik, dan mana yang kurang tepat,” imbuhnya.

■ Rls

Kapolres Lumajang Apresiasi Gerak Cepat Tim Tagana Atasi Pohon Tumbang Akibat Puting Beliung


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Hujan disertai angin puting beliung akibatkan beberapa pohon tumbang di jalur Timur Banyuputih, Kecamatan Jatiroto yang merupakan jalur menuju arah Jember dari Kabupaten Lumajang.

Tim Tagana (Taruna Siaga Bencana) Kabupaten Lumajang mendapat informasi dari warga dan relawan BPBD bahwa ada pohon tumbang yang memutus akses jalan antar kota tersebut.  Beruntung pada saat kejadian,  tidak memakan korban dan tidak mengakibatkan kerusakan materiil.

Akhirnya Tim Satgas Siaga Bencana BPBD dan Tagana segera datang ke lokasi pohon tumbang untuk mengatasi masalah tersebut. Dalam waktu 15 menit saja, akhirnya pohon tumbang tersebut dapat teratasi karena kesigapan dan kelengkapan alat-alat untuk membersihkan pohon tumbang dari jalan raya.

Dengan adanya kegiatan tersebut, tim bersama warga melakukan buka tutup arus secara bergantian guna menghindari kemacetan sembari menunggu pemotongan dan pemindahan pohon tersebut dari jalan raya, arus lalu lintas dapat berjalan secara kondusif tanpa harus adanya penumpukan kendaraan di tempat pohon tumbang tersebut.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban, SH, SIK, MM, MH, menuturkan hujan deras disertai angin kencang telah membuat pohon tersebut tumbang dengan posisi melintang di tengah jalan, sehingga membuat akses jalan raya  tertutup total. Namun hanya memakan waktu sebentar saja jalan sudah dapat dibuka kembali berkat kekompakan dan kelengkapan peralatan yang digunakan.

“Saya sangat mengapresiasi gerak cepat Tim Satgas Siaga Bencana karena berhasil mengatasi pohon tumbang tersebut dengan waktu yang singkat sehingga aktifitas masyarakat tidak terganggu dan terhambat,” ujar Arsal.

Sementara itu, Tagana Lumajang ikut serta dalam penanganan akibat rumah yang tertimpa pohon tumbang, serta mendata rumah yang terkena dampak dari kejadian tersebut.

“Jangan sampai warga yang kesusahan menjadi lebih susah lagi, apa yang di butuhkan mendesak agar dapat segera dilaporkan ke instansi, baik ke Dinas Sosial maupun lintas dinas,” kata Eko selaku koordinator Tagana Lumajang.

Dia juga mengatakan bahwa di Lumajang selain angin puting beliung juga ada kejadian banjir akibat luapan air sungai di daerah Yosowilangun. (rls)

Minggu, 17 Februari 2019

Panglima TNI Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Umum FORKI 2019-2023



SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI) periode 2019-2023, bertempat di Hotel Peninsula, Jl. Letjen S. Parman Kav. 78 Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Minggu (17/2/2019).

Terpilihnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Ketua Umum PB FORKI berdasarkan hasil keputusan Kongres ke-15 PB FORKI pada tanggal 15-16 Februari 2019, diikuti oleh 150 orang peserta yang berasal dari pengurus daerah di 34 provinsi dan 25 perguruan yang ada di Indonesia.

Panglima TNI dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas terselenggaranya Kongres ke-15 PB FORKI, dimana sebanyak 96 persen suara secara aklamasi mendukung dirinya menjadi Ketua Umum PB FORKI periode 2019-2023. “Terima kasih atas dukungan dan penghargaan yang diberikan kepada saya sebagai Ketua Umum, saya bertekad untuk bekerja sama dalam memajukan olahraga Karate Indonesia,” ujarnya.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum terdahulu yaitu Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo yang telah membawa FORKI menjadi organisasi yang cemerlang dan mohon doa restu beliau,” ucapnya.

Selanjutnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa sebentar lagi kita akan menghadapi Olimpiade Tokyo tahun 2020, yang tinggal 522 hari lagi. Untuk itu, FORKI harus segera mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. “Semoga Karateka Indonesia dapat kembali mengharumkan nama Indonesia di even internasional bergengsi ini,” harapnya.

“Untuk mendapatkan medali sebanyak mungkin, kita harus berprinsip bahwa kemenangan itu bisa diraih dengan pelatihan yang baik, mempersiapkan diri, berkoordinasi dan berkomunikasi dengan baik,” katanya.

Di hadapan awak media, Ketua Umum PB FORKI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa pembentukan pengurusan yang baru akan segera dilakukan dan tim formatur akan segera berkoordinasi untuk menyiapkan.  “Dalam hal ini, saya juga akan berkomunikasi dan mengakomodir masukan dari Pengurus Provinsi atau Kepala Perguruan tentang permasalahan yang ada serta sampai sejauh mana kemampuan kita untuk meraih prestasi,” tuturnya.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan sekaligus Ketua PP Inkado Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc., Ketua DPD RI selaku Tokoh Karate Indonesia Oesman Sapta Odang, Ketua Umum PB FORKI 2010-2014 Mayjen TNI (Purn) Hendardji Soepandji, S.H., Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos. dan Kepala Pusat Jasmani dan Peraturan Militer Dasar (Kapusjaspermildas) TNI Brigjen TNI Sapriadi.

■ Rasyid / Puspen TNI

Fadli Zon dan Para Habaib Hadiri Milad Majelis Nurul Musthofa ke-23 di Monas


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Petinggi Partai Gerindra Fadli Zon, tadi malam menghadiri acara Milad Majelis Nurul Musthofa ke-23 tahun di Monas.

Acara Tabligh Akbar Gema Sholawat di majlis nurul musthofa di pimpin oleh Al Habib Hasan Bin Ja'far Assegaf beserta saudara-saudara beliau Al habib Abdullah Bin Ja'far Assegaf, Al Habib Musthofa Bin Ja'far assegaf dan Al Habib Ghasim Bin ja'far Assegaf mengajarkan untuk mengenal kepada kecintaan Kepada Nabi Muhammad SAW, kepada keluarga serta para sahabat-sahabatnya.

Dakwah beliau mengikuti ajaran para habaib dan orang-orang sholeh terdahulu yaitu dengan pembacaan Ratib Al Athos dan Al Haddad, Surah Yasin, Tahlil, sholawat dan dzikir untuk menambah kedekatan kepada allah swt dan kecintaan kepada Rasulullah saw.

Berikut tayangan vidio dan tausiah lengkap dari acara Milad Majlis Nurul Musthofa Ke 23 Lap. Silang Monas Jakarta Pusat 16.02.19


Kasum TNI Ikuti Kejurnas Menembak Pangdam Jaya 2019


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Mayjen TNI Joni Supriyanto menghadiri pembukaan dan mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Lomba Menembak Pangdam Jaya 2019 di Lapangan Tembak Rakca Jaya Den Arhanud 003/1/F Kodam Jaya, Cikupa, Tangerang, Provinsi Banten, Sabtu (16/2/2019).

Kejurnas Menembak Pangdam Jaya 2019 di buka secara resmi oleh Kasdam Jaya Brigjen TNI Suharyanto mewakili Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono. Kejurnas diikuti dari berbagai kalangan, seperti TNI, Polri dan masyarakat umum.

Dalam kejurnas kali ini, dipertandingkan beberapa kategori yaitu Kategori Menembak Pistol Eksekutif (20 M dan 25 M), Menembak Pistol Presisi 25 M Open, Menembak Reaksi IPSC (level 1), Menembak Reaksi Non IPSC, Menembak Reaksi PPC 1.500 Match, Menembak Senapan 100 M, Menembak Metal Silhouette 300 M, Menembak Benchrest Presisi 500 M, Menembak Benchrest  Grouping 500 M, Menembak Benchrest Presisi 600 Yards dan Menembak Benchrest Grouping 600 Yards.

Kejurnas Menembak Pangdam Jaya 2019 berlangsung mulai tanggal 15 s.d 20 Februari 2019, dan dilaksanakan di tiga tempat yaitu Lapangan Tembak Den Arhanud 003/1/F Kodam Jaya, Cikupa Tangerang, Lapangan Tembak Senayan Jakarta Pusat dan Lapangam Tembak Cilodong Depok.

Dalam Kejurnas Menembak Pangdam Jaya 2019 tersebut, Mayjen TNI Joni Supriyanto yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) periode tahun 2018-2022 mengikuti Lomba Tembak Pistol Eksekutif para Perwira Tinggi dengan jarak 20 M dan Lomba Tembak PPC 1500 Match.

Kejurnas Menembak Pangdam Jaya 2019 bertujuan  untuk mencari dan menjaring bibit-bibit  atlet menembak serta diharapkan mampu meningkatkan dan memelihara kemampuan para atlet yang pada akhirnya dapat mewakili Indonesia diajang lomba tembak internasional.

■ Rasyid / Penkostrad

Sabtu, 16 Februari 2019

BPN: Masyarakat Sudah Punya Tolak Ukur Memilih Presiden 2019


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Masyarakat saat ini sudah memiliki tolak ukur. Berbeda dengan tahun 2014, dimana Capres ketika itu sama-sama baru, sehingga belum diketahui satu sama lain.

Tetapi pada Pilpres 2019 kali ini, masyarakat sudah mengetahui kinerja Joko Widodo selama 4 tahun terakhir yang amatiran. Sehingga kesempatan berikutnya harus diberikan kepada Prabowo Subianto.

"Dulu di 2014 kita tidak punya tolak ukur. Sekarang kita sudah melihat kinerja Presiden sekarang," kata Anggota BPN Prabowo-Sandi, Harryadin Mahardika dalam diskusi "Debat Kedua Pembuktian Kualitas Capres" di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (16/2).

Terkai apa saja yang sudah dipersiapkan Prabowo dalam debat kedua Pilpres pada Minggu besok, Harryadin menegaskan bahwa capres 02 sebenarnya sudah membocorkan salah satu staretegi ketika memberikan pidato di Semarang kemarin.

"Sebetulnya pak Prabowo sudah membocorkan strategi masing-masing tema itu ketika memberikan kuliah umum pada Jumat kemarin," kata dia.

Yang menjadi perhatian pihak BPN, yakni Prabowo tidak menguasai singkatan-singkatan yang disampaikan Jokowi. Itu, kata dia, sudah disampaikan ke Prabowo.

"Meski begitu, kami memaksa pak Prabowo untuk menghapal itu," ujar Harryadin.

Persiapan debat kedua Pilpres sudah mencapai 95 persen. Adapun tema yang diangkat adalah soal energi, pangan, sumber daya alam, lingkungan hidup dan infrastruktur. [sumber: rmol)



Perjosi: Pembentukan Satgas Mengindikasikan Dewan Pers Menyerah


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Pembentukan satuan tugas (Satgas) pengawasan portal berita online yang dilakukan Dewan Pers (DP) dengan melibatkan pihak lain mengindikasikan bahwa DP sudah menyerah dan tidak mampu lagi melakukan pembinaan kepada pers dan jurnalis di tanah air  sesuai perkembangan zaman.
     
"Idealnya yang dibentuk oleh Dewan Pers adalah Satgas Edukasi dan bukan Satgas Pengawasan dan penindakan terhadap portal online yang belum terverifikasi atau jurnalis yang belum mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang mereka sebut portal dan jurnalis Abal Abal," demikian penilaian Ketua Dewan Kehormatan organisasi wartawan Perserikatan Jurnalis Siber Indonesia (Perjosi), Fredrich Kuen MSi pada diskusi lepas tentang pers di salah satu warung kopi yang menyatu dengan outlet Martabak di Makassar, Jumat.
   
Harusnya DP melakukan otokritik (introspeksi diri) secara ksatria dan mengakui  gagal mengemban tugas pembinaan terhadap pers Indonesia karena berbagai keterbatasan dan mau menerima kritik positif sebagai masukan untuk meningkatkan kinerja serta menjadikan pengeritik itu kawan dan bukan lawan yang harus dimusnahkan.
     
Data yang beredar, Indonesia diketahui negara dengan jumlah paling banyak di dunia pengguna media/cyber yakni 43.300 media online. Sementara, memenuhi syarat sebagai perusahaan pers sebanyak 2.200, dan hanya 7 persen yang memenuhi standar profesional.
     
Data Dewan Pers Juni 2018 tercatat hingga kini wartawan yang telah lulus mengikuti Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) di Dewan Pers berjumlah lebih dari 12.000 wartawan. Ujian dilakukan oleh 27 lembaga penguji yang terdiri dari perguruan tinggi, lembaga pendidikan, organisasi pers PWI, AJI dan IJTI. Jumlah wartawan di Indonesia mencapai angka kisaran puluhan ribu lainnya yang belum mengikuti UKW.
     
Mengacu data yang dikeluarkan DP maka wajar bila terhitung sejak era reformasi saat keluarnya UU Nomor.40/1999  tentang Pers, DP memiliki kinerja minimalis sehingga wajar bila saat ini mulai menyerah dan menerapkan kebijakan keras untuk menekan pers yang seharusnya dibina.
   
Idealnya menurut Fredrich yang juga  Penguji Kompetensi Wartawan, DP harus mencontohkan melakukan UKW massal berbiaya murah hingga gratis kepada 27 lembaga penguji yang diakui, walau diketahui lembaga itu sendiri bukan lembaga sertifikasi sesuai aturan yang ada. Ini juga sebenarnya pelanggaran aturan yang harus dibenahi agar tidak menjadi lembaga penguji Abal Abal.
     
Kalau itu dilakukan, lanjutnya, maka angka wartawan ikut UKW akan cepat meningkat, sekaligus semakin sedikit angka wartawan Abal Abal yang disebutkan Dewan Pers tanpa definisi yang jelas itu.
     
"Toh negara mengucurkan dana untuk DP. Harusnya itu digunakan untuk UKW massal gratis. Begitu juga kegiatan verifikasi harus dilakukan dengan biaya murah dan mudah. Bukanya semua serba sulit dengan biaya tinggi," ujarnya.
     
Saat ini kalangan pers non UKW yang menjalankan fungsi kontrol sosial resah karena DP telah menjelma menjadi "mahluk menyeramkan" rekomendasinya bisa mengubah delik pers menjadi pidana umum sehingga jurnalis terkriminalisasi (kriminalisasi pers) hanya karena portal berita belum terverifikasi dan wartawan belum ikut UKW. Ujung ujungnya terpenjara atau mati dalam penjara. Padahal harusnya UU No.40/1999 adalah Lex Specialist dengan hukuman bila terbukti melanggar adalah dengan  hak jawab, hak koreksi atau bayar denda dan bukan pidana penjara.
     
Fungsi pembinaani harus jelas, peningkatan ketrampilan jurnalis dilakukan oleh perusahaan pers dan organisasi pers, sedangkan kompetensi dilakukan DP tanpa komersialisasi agar dapat dilakukan secara massal.
     
Program pembinaan pers tidak sulit, terutama bagi jurnalis yang menjalankan salah satu fungsi pers yakni kontrol sosial. Media dan jurnalisnya harus patuh terhadap UU Nomor 40/1999 tentang pers serta patuh terhadap kode etik jurnalistik. Memberitakan sesuai fakta fisik atau fakta intelektual (statement), melakukan pemberitaan berimbang, melakukan check and recheck, patuh terhadap azas praduga tidak bersalah, tidak melakukan trial by the press dan bila diperlukan maka melakukan double check and recheck terhadap kebenaran suatu informasi/fakta, memberi kesempatan hak koreksi bila berita kurang benar serta hak jawab terhadap sumber yang keberatan sehingga sekeras apapun kontrol sosial yang dilakukan dapat terhindar dari delik pers (masalah hukum yang timbul akibat pemberitaan), ujarnya.

Jaman Now,  Jaman online

Fredrich yang juga pemegang kartu Wartawan Utama ini menguraikan jaman now (sekarang) saat ini tidak bisa lagi dibendung portal berita online sesuai perkembangan IT, portal berita akan banyak muncul, vlog, video amatir dan lainnya. Akan banyak jurnalis warga (citizen journalism), jurnalis otodidak dan jurnalis independen.
   
Khusus jurnalis independen, mereka berfungsi seperti Video journalist (VJ) dengan kemampuan jurnalis yang bagus, terampil menulis, terampil membuat gambar Vidio, menyunting narasi dan gambar serta cenderung memiliki link ke newsroom media mainstream tetapi mereka bukan bagian dari media tersebut, namun berita dan gambarnya sering disiarkan. Begitu juga hasil vlog yang banyak disiarkan stasiun tv dan jurnalisme warga serta video amatir yang disiarkan oleh media tulis dan TV pada kejadian kejadian luar biasa seperti bila terjadi bencana alam yang mereka jadi saksi atau korban selamat dan tidak ada wartawan di tempat itu.
   
Ini semua harus mendapat sentuhan pembinaan ke depannya dan dari sekarang sudah harus dipikirkan caranya. Sebab mereka potensial menginformasikan kejadian yang terjadi untuk diketahui masyarakat luas. Semua pihak tidak bisa tutup mata terhadap perkembangan ini. Padahal wartawan yang ada sekarang saja belum mampu dibina secara maksimal.
     
Untuk itu, DP dan Kementerian Kominfo harus buka diri, akomodir lembaga yang muncul dan kritis untuk menunjang pers yang merdeka dengan kebebasan pers yang beretika. Jangan menganggap semua pengkritik adalah lawan. Rangkul mereka dan sama sama melakukan pembinaan agar tidak ada lagi kriminalisasi terhadap pers, katanya. (Rilis Perjosi)

Daerah Operasi Pasukan Garuda Indobatt di Lebanon Mendapat Perhatian Dunia


SUARAMERDEKA.CO.ID ■ Blue Line merupakan sebuah istilah yang digunakan sebagai demakarsi perbatasan geopolitik antara Lebanon dan Israel yang diterbitkan oleh PBB pada tanggal 7 Juni 2000.  Salah satu bagian dari blue line ini adalah TP. 36 dan TP. 37 yang merupakan temporary points, saat ini menjadi tanggung jawab dari Satgas Indobatt Konga XXIII-M/UNIFIL sebagai pasukan penjaga perdamaian.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Konga XXIII-M/UNIFIL, Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya di Markas Indobatt UN Posn 7-1, Adchit Al-Qusayr, Jumat (15/2/2019).   “Saat ini TP. 36 dan TP. 37 yang merupakan  Area of Responsibility (AoR) atau daerah operasi Pasukan Garuda Indobatt sedang mendapat perhatian dunia,” katanya.

Menurut Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya, hingga saat ini baik dari kalangan militer dunia maupun PBB silih berganti mengunjungi area TP. 36 dan TP. 37 untuk melihat secara langsung situasi dan kondisi di kawasan blue line.   “Dengan adanya pembangunan T-Wall/dinding pembatas ditambah pagar besi diatasnya yang dilakukan oleh Israel, menjadi faktor penarik bagi kalangan penasehat militer dunia maupun PBB untuk mengunjungi daerah tersebut,” ungkapnya.

Selanjutnya dikatakan bahwa pada hari Kamis, 14 Februari 2019, dirinya bersama Wadan Sektor Timur Kolonel Inf Ahmad Aljufri mewakili Dansektor Timur UNIFIL menerima kunjungan Delegasi Penasehat Keamanan Kerajaan Inggris (Advisor Security United Kingdom) yang dipimpin Leuteunan General (R) Sir Graeme Lamb didampingi beberapa pejabat tinggi dari UNIFIL, serta dihadiri oleh beberapa perwira dari Lebanese Armed Force (LAF).

“Kunjungan Delegasi dari Kerajaan Inggris ini merupakan rangkaian kunjungan yang diterima di AoR Indobatt setelah beberapa hari sebelumnya juga menerima kunjungan dari Delegasi Militer Spanyol, Force Commander UNIFIL dan Delegasi Koordinator Khusus PBB untuk Lebanon Mr. Jan Kubik yang datang ke TP. 36 dan TP. 37,” jelasnya.

Dansatgas Indobatt mengatakan bahwa saat berada di TP. 36 dan TP. 37, Leuteunan General (R) Sir Graeme Lamb menerima paparan singkat Lettu Inf Suryadi sebagai Danki Alfa tentang batas-batas wilayah yang menjadi tanggung jawabnya serta kondisi terakhir yang sedang terjadi di daerah ini, diantaranya pembangunan T-Wall dengan pagar besi diatasnya.

“Mereka juga menerima penjelasan dari Mr. Eugene Friel selaku Senior Political Affairs Officer UNIFIL tentang batas-batas garis blue line sesuai dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 tahun 2006,” tambahnya.

Lieutenant General (R) Sir Graeme Lamb yang pernah menjabat sebagai Wakil Komandan Pasukan Multinasional di Irak menyampaikan apresiasi positipnya kepada Pasukan Garuda Satgas Indobatt dengan mengatakan “Indobatt Good”.

Sebelum meninggalkan area TP. 36 dan TP. 37, Lieutenant General (R) Sir Graeme Lamb berpesan kepada seluruh Pasukan Garuda Indobatt untuk tetap mengutamakan keselamatan pribadi dalam bertugas sebagai penjaga perdamaian. “Laporkan secara cepat sesuai prosedur bila terjadi hal-hal yang menonjol,” ucapnya.

■ Rasyid / Puspen TNI 

BISNIS

GAYA HIDUP

OPINI

OLAH RAGA

SEPUTAR MASJID

© Copyright 2017 SUARAMERDEKA.CO.ID | All Right Reserved